menu-button
Cara Investasi di Securities Crowdfunding Investasi Keuangan Bisnis

Investor Muda: Simak 4 Langkah Sukses Jadi Investor di Usia Muda

Tuesday, 24 May 2022

Read in 6 minutes

Author: Nadya A. Faatihah
Yuk simak cara jadi investor muda yang bisa memberikan anda keuntungan jangka panjang menjanjikan

Meraih kestabilan finansial bukan hanya mimpi belaka. Cari tahu cara investasi untuk anak muda dan sukses jadi investor muda dengan 4 langkah ini.

Zaman sekarang, investasi gak cuma untuk kalangan usia matang yang sudah stabil kariernya. Investasi untuk anak muda sudah jadi bagian dari lifestyle bagi early jobbers dan bahkan pelajar. Gak heran kalau muncul deretan tokoh-tokoh investor muda Indonesia yang sukses dan inspiratif. 

Mulai dari Timothy Ronald, Andrian Wijaya, Ellen May, Dea Surjadi, dan Belvin Tannadi. Mereka bisa meraih kesuksesan finansial dimulai dari jadi investor muda. Sebenarnya, mengapa penting bagi anak muda untuk melek berinvestasi sejak dini? Baca terus artikel ini jika kamu ingin menjadi investor muda yang bisa segera mencapai kestabilan finansial, ya!

Jadi Investor di Investasi di Usia Muda

Investasi di usia muda adalah hal penting di zaman sekarang. Mengapa demikian? Berikut beberapa alasan kenapa kita harus menjadi investor sejak usia muda.

1. Peluang mendapatkan penghasilan tambahan

Untuk kamu yang sudah memiliki pekerjaan, gaji setiap bulan mungkin dirasa cukup untuk memenuhi kebutuhanmu. Namun, perlu diingat bahwa tidak akan selamanya kamu dapat bekerja. Jika kamu bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari investasi, mengapa tidak? 

Terlebih jika kamu masih bersekolah dan sedang belajar mencari uang sendiri, investasi bisa dijadikan penghasilan utama. Dengan mengalokasikan sebagian uang kamu untuk investasi, kamu bisa memperoleh nominal yang terus meningkat dibanding dana awal yang dialokasikan. Nantinya, uang ini kamu bisa tabung untuk kebutuhan utama atau pun kebutuhan sekunder lainnya. Bahkan, bisa kamu sisihkan untuk simpanan hari tua.

2. Alasan Cepat Meraih Kebebasan Finansial

Singkatnya, dengan berinvestasi kamu bisa duduk menunggu uang yang menghampirimu, bukan kamu yang berlari mengejar uang tersebut. Dengan memiliki passive income sebagai investor muda, kamu bisa mengumpulkan uang untuk masa depan impianmu.

Ingin pensiun dini dan keliling dunia? Bisa dicapai dengan jadi investor muda. Atau, ingin punya rumah idaman di usia muda? Tentu bisa dicapai juga dengan berinvestasi. Semua keinginanmu untuk mencapai kebebasan finansial idealmu bisa terealisasi dengan membangun strategi terbaik untuk menjadi investor muda yang sukses sejak dini. 

3. Instrumen Investasi Beragam

Zaman sekarang, instrumen investasi bisa kamu pilih sesuai dengan kemampuan modal dan preferensi profil risiko yang ingin dimiliki. Mulai dari investasi emas, cryptocurrency, obligasi, saham, properti, deposito, reksa dana, hingga equity crowdfunding. Semua transaksi investasi ini bisa kamu akses di mana saja dan kapan saja melalui gadget karena kehadiran berbagai platform fintech.

Jika kamu memiliki modal besar, menjadi investor muda yang berani berinvestasi high risk high return seperti saham dan cryptocurrency bisa menjadi pilihan. Namun, cara investasi untuk pelajar atau mahasiswa dengan modal minim pun tersedia, misalnya melalui equity crowdfunding dan reksa dana.

4. Terhindar dari risiko hutang

Untuk menjadi investor muda yang sukses, tentunya kamu perlu belajar mengelola keuangan dengan efektif dan efisien agar bisa disisihkan untuk berinvestasi. Kamu harus benar-benar mengontrol pengeluaran agar dapat mengalokasikan sebagian uang kamu untuk mendapatkan manfaat yang menguntungkan dari investasi.

Kedisiplinan dalam mengelola keuangan ini akan melatih kamu untuk membangun mindset yang baik dalam menyikapi kondisi finansial yang baik atau pun buruk. Tentunya, dengan memiliki kesadaran akan pentingnya investasi, kamu pun secara alamiah akan terjerat dari hutang yang diciptakan dari pengeluaran yang kurang bijak.

4 Langkah Strategis Cara Berinvestasi untuk Anak Muda

1. Mempersiapkan Kondisi Keuangan Sedini Mungkin

Merencanakan keuangan untuk masa depan memang sangat penting. Namun jangan sampai kamu menyepelekan kebutuhan masa kini yang tetap harus menjadi prioritas. Memiliki dana yang cukup untuk menjalani keseharian saja tidak cukup.

Sebelum menyusun rencana investasi, pastikan kamu telah memperhitungkan alokasi dana asuransi kesehatan dan tabungan dana darurat yang memadai sebagai langkah preventif jika dihadapkan dengan kemungkinan ketidakstabilan keuangan di masa depan.

2. Menentukan Tujuan Keuangan

Memiliki target tujuan keuangan idealmu adalah pondasi awal untuk memulai perjalanan sebagai investor muda. Tujuan keuangan maksudnya adalah sebuah kondisi dana finansial yang ingin dicapai melalui investasi untuk periode waktu tertentu. Hal ini berhubungan dengan jenis investasi yang ingin kamu jalani. Apakah kamu ingin berinvestasi untuk jangka pendek (1-3 tahun), jangka menengah (3-10 tahun), atau jangka panjang (lebih dari 10 tahun). 

3. Memilih Instrumen Investasi yang Sesuai

Setelah menentukan tujuan yang keuangan yang ingin dicapai dengan mulai menjadi investor muda, kamu bisa memilih instrumen investasi yang sesuai dengan tujuan tersebut. Memilih instrumen investasi ini bisa dikatakan juga proses memilih profil risiko sebagai investor.

Umumnya, terdapat tiga jenis profil risiko yaitu investor konservatif, moderat, dan agresif. Berikut penjelasan singkatnya.

  • Investor Konservatif: Waktu investasinya biasanya di atas empat tahun. Cenderung tidak akan mencairkan dana investasi jika di kemudian hari sedang terjadi penurunan atas nilai investasi, bahkan berpotensi mengalami kerugian. Biasanya instrumen investasi yang dipilih adalah emas, reksa dana, dan deposito berjangka.
  • Investor Moderat: Cenderung tidak mencairkan dana investasi saat terjadi penurunan nilai yang berdampak kerugian, namun akan lebih memonitor investasi tersebut. Biasanya jangka waktu investasinya hanya 3-4 tahun. Biasanya tipe ini akan berinvestasi instrumen campuran di equity crowdfunding dan reksa dana.
  • Investor Agresif: Seorang investor yang terbiasa terhadap fluktuasi harga pasar modal, bahkan terhadap fluktuasi yang tergolong ekstrim. Umumnya, jenis investor ini hanya mengalokasikan modalnya pada instrumen investasi dengan risiko tinggi, seperti saham, cryptocurrency, dan obligasi. 

4. Investasi dengan Konsisten Sejak Usia Muda

Setelah membangun rencana di langkah-langkah sebelumnya, kamu tinggal membuka rekening investasi yang dipilih. Biasanya yang dibutuhkan adalah kartu identitas pribadi, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), nomor rekening bank, pengisian formulir initial investment, dan syarat-syarat lain yang bisa Anda cek di lembaga atau platform terkait. 

Hal yang terpenting dilakukan jika kamu ingin menjadi investor muda yang sukses adalah konsistensi dalam berinvestasi sesuai dengan perencanaan untuk meraih target keuangan yang diinginkan. Jangan lupa untuk mengelola keuntungan yang didapat dari investasimu juga ya! Jangan sampai hanya fokus untuk digunakan foya-foya saja.

Kesempatan Investasi Saham Modal Minim Sejak Usia Muda

Investasi saham masih memang menjadi favorit penanaman modal para investor muda. Meskipun identik dengan high risk high return, sekarang terdapat skema investasi yang bisa jadi pilihan bagi anak muda yang belum memiliki modal yang besar.

Jika investasi saham biasanya mengharuskan kamu membeli saham dari perusahaan-perusahaan besar (Tbk) yang tercantum di Bursa Efek Indonesia, melalui skema Securities Crowdfunding (SCF) yang merupakan pengembangan skema Equity Crowdfunding (ECF), kamu bisa beli saham bisnis UMKM.

Melalui skema ini, investor muda seperti kamu punya banyak pilihan untuk mengalokasikan dana yang dimiliki ke banyak bisnis UMKM potensial. Semakin masif perkembangan bisnis dari suntikan dana yang didapatkan dari urun dana saham UMKM, peluang investor muda untuk terus mendapatkan profit jangka panjang melalui bagi hasil juga akan semakin besar. 

Hal ini menjadikan investasi beli saham dengan skema equity crowdfunding menawarkan risiko yang rendah sehingga cocok untuk investor muda pemula seperti kamu.

Jika kamu merasa tertarik untuk berinvestasi saham UMKM, pastikan untuk memilih platform urun dana yang sudah berpengalaman dan di bawah pengawasan OJK seperti LandX ya!

Sukses Jadi Investor Muda Hanya Dengan 1 Juta Dengan Investasi di LandX Sekarang!

miliki bisnis modal kecil cuma dengan 1 jutaan dapat 4 cabang

Baca Juga