Investasi merupakan langkah yang perlu anda lakukan untuk membangun kondisi keuangan yang lebih stabil di masa mendatang.

Akan tetapi, dalam berinvestasi pemilihan instrumen yang akan digunakan kembali lagi kepada tujuan investasi anda apakah ingin memilih investasi jangka pendek atau panjang.

Dalam menentukan investasi jangka pendek atau panjang anda harus balik lagi kepada tujuan dari investasi yang anda lakukan.

Walaupun investasi jangka panjang bisa memberikan keuntungan lebih, tapi sebagian instrumen jangka panjang tidak dapat dicairkan dengan cepat apabila sewaktu-waktu anda membutuhkan dana.

Investasi jangka pendek biasanya merupakan instrumen investasi yang likuid sehingga dapat dicairkan sewaktu-waktu saat anda membutuhkan dana darurat.

Selain itu, investasi jangka pendek juga biasanya memiliki risiko yang lebih rendah sehingga dipilih untuk mengamankan modal yang ingin disimpan.

Tapi risiko yang kecil tentu akan memberikan anda return yang relatif lebih kecil pula dibandingkan investasi jangka panjang. Hal ini membuat banyak orang memilih menyimpan modal mereka ke dalam investasi jangka pendek.

Sebelum membahas berbagai jenis investasi jangka pendek, mari terlebih dahulu kita bahas apa yang dimaksud dengan investasi jangka.


Table of Content


Investasi Jangka Pendek

Investasi jangka pendek merupakan instrumen investasi yang dilakukan dalam jangka waktu yang cenderung singkat. Biasanya kurun waktu investasi ini mulai dari 1-3 tahun saja.

Jenis investasi ini biasanya memiliki risiko rendah dengan kenaikan nilai yang kecil namun stabil sehingga banyak dipilih investor untuk menyimpan modal yang akan mereka butuhkan dalam waktu dekat.

Investasi jangka pendek pun kini semakin beragam dan mudah untuk diakses karena adanya sistem investasi online. Untuk itu berikut beberapa pilihan investasi jangka pendek yang bisa memberikan anda keuntungan

Pilihan Investasi Jangka Pendek

Dalam berinvestasi anda akan dihadapkan berbagai jenis instrumen investasi mulai dari yang berisiko rendah hingga tinggi.

Karena jenis instrumen yang beragam, anda harus bisa memilih investasi yang tepat dengan menyesuaikan dengan profil risiko dan periode investasi yang ingin anda jalankan.

berikut beberapa pilihan investasi jangka pendek untuk anda :

Deposito

Seperti yang kita tahu deposito merupakan salah satu produk investasi yang ditawarkan perbankan dengan jangka waktu yang beragam mulai dari periode jangka panjang hingga pendek.

Deposito akan memberikan keuntungan bagi investor melalui suku bunga yang telah disepakati dari awal dan akan diberikan pada akhir periode deposito.

Dalam deposito, agar anda mendapatkan keuntungan anda harus mencairkan dana pada akhir periode yang sudah disepakati di awal.

Deposito biasanya tidak memberikan keuntungan yang begitu besar yaitu mulai dari 5%-7% tapi nilai ini berubah-ubah mengikuti suku bunga yang ditentukan oleh Bank Indonesia.

Reksa Dana Pasar Uang

Reksa dana pasar uang merupakan salah satu pilihan investasi yang memiliki periode yang lebih pendek yaitu 1 tahun.

Penghimpunan dana masyarakat dalam reksa dana pasar uang akan disalurkan ke dalam beberapa instrumen jangka pendek seperti deposito dan obligasi.

Jenis reksa dana ini memiliki periode yang lebih singkat dan risiko yang bisa dibilang lebih kecil dibandingkan jenis reksa dana lain seperti reksa dana saham yang memiliki risiko kerugian yang lebih besar.

Akan tetapi jenis ini tetap memberikan keuntungan yang cukup besar dibandingkan berinvestasi melalui deposito yang harus terkena potongan pajak.

Saham

Saham merupakan investasi yang bisa dilakukan baik jangka panjang maupun jangka pendek karena saham merupakan instrumen investasi yang sangat likuid sehingga mudah untuk dicairkan saat anda membutuhkan dana.

Akan tetapi, agar mendapatkan keuntungan yang optimal anda harus bisa memilih saham mana yang stabil dan bisa memberikan anda keuntungan dalam jangka pendek.

Untuk itu anda harus menentukan berapa besar target keuntungan yang anda inginkan agar bisa mengambil keputusan kapan saat menjual kembali saham.

Namun hal ini bukanlah hal mudah, anda perlu menyusun dan melakukan analisis anda sendiri sehingga bisa menentukan saham mana yang cocok untuk investasi jangka pendek yang akan anda lakukan.

Peer to Peer Lending

Melakukan investasi melalui P2P Lending bisa menjadi pilihan investasi jangka pendek anda. Dalam sistem ini periode peminjaman dan bunga yang ditawarkan beragam sehingga anda bisa memilih kemana akan menyalurkan dana yang anda miliki berdasarkan tujuan investasi yang anda miliki.

Setelah paham beberapa jenis investasi jangka pendek, berikut beberapa tips yang bisa anda ikuti saat mulai memulai investasi jangka pendek.

Tips Investasi Jangka Pendek

Pilih Instrumen Terpercaya

Dalam memilih investasi jangka pendek mulailah dengan instrumen terpercaya yang sudah anda paham dengan jelas seluk-beluk dari sistem investasi tersebut.

Memilih investasi terpercaya akan memperkecil risiko dari investasi yang anda lakukan.

Apabila memilih untuk melakukan deposito maka pilihlah deposito yang ditawarkan bank yang sudah terpercaya, begitupun dengan reksa dana anda sebaiknya membeli reksa dana di platform yang sudah terpercaya sehingga dana yang anda miliki dapat tersimpan dengan aman.

Diversifikasi

Dalam investasi anda perlu melakukan diversifikasi untuk memaksimalkan keuntungan yang bisa anda dapatkan. Sebaiknya anda melakukan kombinasi investasi jangka pendek dengan beberapa instrumen investasi jangka panjang sehingga bisa memberikan anda keuntungan yang lebih optimal lagi.  

Salurkan Investasi Anda Melalui Berbagai Bisnis Potensial Melalui Aplikasi LandX


Baca Juga:


Mau Tips Terupdate Seputar Investasi Lainnya? Yuk Follow Instagram Kami @landx.id

‌#LandX.id #landx.id #InvestasiBisnis #EquityCrowdfunding #InvestasiMenguntungkan #Urundana #BisnisPatungan #InvestasiUsaha