Dalam investasi potensi keuntungan yang besar akan selalu diikuti dengan risiko kerugian yang besar pula dan begitu juga sebaliknya. Karena itu investor harus paham bagaimana melakukan mitigasi risiko yang baik agar mereka dapatkan memaksimalkan keuntungan dan memperkecil yang akan muncul dari investasi yang mereka lakukan.

Mitigasi risiko menjadi sangat penting terutama bagi investor pemula yang masih dalam proses belajar bagaimana melakukan manajemen investasi yang baik.

Mitigasi risiko ini merupakan salah satu bagian penting dalam manajemen investasi untuk melihat  apakah investasi anda sudah direncanakan  dengan baik atau tidak.

Dalam investasi, setiap instrumen memiliki risiko yang berbeda-beda. Artinya sebagai investor anda harus melakukan analisis mendalam untuk setiap instrumen yang akan anda pilih.

Tapi sebelum itu, sudahkah anda paham apa itu mitigasi risiko dalam investasi? Kalau belum mari kita bahas secara mendalam melalui artikel di bawah ini.

Table of Content

Mitigasi Risiko

Saat mulai berinvestasi anda akan sering menemukan istilah mitigasi risiko dalam setiap instrumen investasi. Karena itu mari kita bahas terlebih dahulu apa itu mitigasi risiko.

Mitigasi risiko adalah usaha dan tindakan yang diambil oleh seorang investor untuk memperkecil dampak dari risiko yang muncul saat investasi.

Hal ini penting dilakukan karena kondisi masa depan yang sulit untuk diprediksi sehingga dibutuhkan tindakan preventif untuk memperkecil dampak dari risiko-risiko yang akan muncul di kemudian hari.

Dalam investasi hal  ini menjadi sangat penting karena setiap instrumen membutuhkan mitigasi yang berbeda-beda yang membutuhkan analisis mendalam yang harus saat mulai berinvestasi. Karena sebagai investor anda harus paham dengan baik bagaimana mengelola risiko yang muncul dari instrumen investasi pilihan anda.

Lebih lanjut, mari bahas satu persatu berbagai jenis risiko yang dapat muncul saat investasi.

Berbagai Risiko Dalam Investasi

Dalam investasi anda akan menghadapi berbagai risiko karena berbagai hal seperti penurunan nilai, ketidakstabilan nilai dari instrumen, dan berbagai potensi kerugian lain yang muncul karena ketidakpastian kondisi di masa yang akan datang yang sulit.

Berbagai kondisi yang terjadi di luaran sana akan berdampak terhadap investasi yang anda. berbagai kondisi ini tidak hanya memberikan kerugian namun juga terkadang juga membawa keuntungan sehingga instrumen yang anda miliki akan mengalami kenaikan. Karena itu mari kita bahas secara lebih jelas berbagai jenis risiko yang harus anda perhitungkan memulai investasi.

Risiko Inflasi

peningkatan nilai inflasi akan mempengaruhi nilai tukar uang yang anda miliki terutama dana yang hanya anda simpan dalam tabungan.

Peningkatan inflasi ini akan menjadi salah satu risiko yang muncul dalam investasi karena bisa menyebabkan penurunan nilai dari investasi yang anda lakukan.

Inflasi yang meningkat juga akan membuat nilai uang anda jadi lebih rendah, karena itu sebagai investor anda harus memperhatikan bagaimana potensi inflasi di masa akan datang saat mulai berinvestasi.

Risiko Perubahan Pasar

sebelum anda berinvestasi anda harus paham bahwa pasar memiliki kondisi yang fluktuatif sehingga anda harus bisa melakukan analisis tren pasar agar anda bisa memprediksi bagaimana kondisi pasar ke depan.

Analisis pasar ini  akan membantu anda menentukan mana instrumen yang akan memberikan anda keuntungan dengan melihat bagaimana kondisi pasar saat ini.

Selain itu anda juga harus mengerti bahwa kondisi pasar berubah bukan hanya karena satu faktor saja. Perubahan kondisi pasar ini bisa terjadi karena banyak hal seperti kondisi ekonomi, politik atau berbagai isu yang terjadi dalam sebuah negara.

Risiko Likuiditas

Hal ini berkaitan dengan kemudahan anda mencarikan efek atau sekuritas yang anda miliki saat dibutuhkan.

Dalam investasi anda harus memperhatikan tingkat likuiditas dari instrumen investasi yang anda miliki. Semakin cepat suatu sekuritas atau efek dapat dicairkan maka makin likuid instrumen tersebut.

Hal ini diperlukan karena sewaktu-waktu anda mungkin saja membutuhkan dana cepat tapi uang yang anda miliki tidak dapat dicairkan dengan cepat karena instrumen yang anda miliki tidak likuid.

Karena itu anda sebaiknya menganalisis terlebih dahulu tingkat likuiditas investasi yang anda lakukan terutama untuk jangka pendek.

Risiko Kegagalan Bisnis

Risiko ini merupakan risiko yang harus anda kelola dengan baik saat melakukan investasi bisnis.

Saat memutuskan untuk terlibat patungan  modal untuk sebuah bisnis anda akan memiliki bagian dari sebuah bisnis dan sekaligus menjadi pihak yang akan menanggung berbagai risiko yang muncul dalam bisnis tersebut.

Salah satu risiko bisnis yang harus anda perhitungkan adalah risiko kegagalan di tengah jalan  dari bisnis yang sebelumnya telah anda berikan dana.

Hal ini bisa saja terjadi karena kondisi pasar yang tidak terduga atau bisnis tidak dikelola oleh pihak yang tepat sehingga mengalami kegagalan.

Akan tetapi risiko ini bisa anda kurangi dengan berinvestasi bisnis melalui platform equity crowdfunding sudah memiliki rekam jejak baik dalam menyalurkan dana ke berbagai bisnis potensial.

Memilih platform crowdfunding yang baik merupakan salah satu cara anda mengelola risiko dari investasi bisnis yang akan dilakukan. Platform yang baik akan membantu menyeleksi bisnis potensial yang didanai sehingga anda akan mendapatkan bisnis terbaik untuk anda danai.

LandX merupakan platform equity crowdfunding yang sudah berpengalaman menyalurkan dana investor ke dalam berbagai bisnis potensial di sekitar anda.

Mulai Investasi bisnis bersama LandX hanya dengan modal 1 juta

Baca Juga:


Yuk Tetap Update Info Seputar Investasi Terbaru Dengan Follow Instagram Kami @landx.id

#LandX.id #landx.id #InvestasiBisnis #EquityCrowdfunding #InvestasiMenguntungkan #Urundana #BisnisPatungan #InvestasiUsaha