Laba tahun berjalan atau current year earnings adalah istilah yang sering anda temui terutama untuk anda yang sedang memulai investasi. Selama berinvestasi, ada dua jenis istilah laba yang akan sering anda temui yaitu laba ditahan dan laba tahun berjalan.

Agar investasi anda dapat berjalan lancar,  yuk kita bahas lebih lanjut tentang apa itu laba tahun berjalan dan perbedaannya dengan laba ditahan.

Table of Content

Mengenal Laba Tahun Berjalan

Laba tahun berjalan atau dikenal juga dengan istilah current year earnings adalah laba bersih yang telah dipotong pajak.

Laba sendiri dicapai saat pendapatan sudah melebihi beban yang harus ditanggung. Laba tahun berjalan adalah laba yang didapatkan setelah dikurangi dengan pajak yang harus ditanggung.

Laba tahun berjalan atau dikenal juga dengan istilah current year earnings adalah laba bersih yang telah dipotong pajak

Memahami berbagai jenis laba sangat sangat penting terutama apabila anda ingin memasuki dunia investasi yang berkaitan dengan banyak istilah keuangan. Dua jenis laba yang paling populer dan sering tertukar adalah laba tahun berjalan dan laba ditahan.

Oleh sebab itu mari kita bahas perbedaan dari dua jenis laba ini untuk mempermudah investasi yang akan anda jalankan di masa mendatang.

Perbedaan Laba Ditahan dan Laba Tahun Berjalan

Agar lebih mudah membedakan dua jenis laba ini, mari kita bahas satu persatu terlebih dahulu.

Laba Ditahan

Laba ditahan atau retained earnings merupakan laba yang didapatkan oleh perusahaan yang ditahan sehingga tidak dibagikan kepada para investor dengan berbagai tujuan. Penahanan laba ini dilakukan dengan berbagai tujuan sesuai dengan hasil RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham). Hal ini dilakukan dengan berbagai tujuan tergantung dengan rencana dan kebutuhan dari suatu perusahaan.


Manfaat Laba Ditahan

Berikut beberapa manfaat laba ditahan untuk suatu perusahaan:

1. Membiayai Operasional Perusahaan

Agar operasional perusahaan dapat berjalan dengan baik dan terus berkembang, maka laba ditahan seringkali digunakan untuk membiayai operasional perusahaan. Kebijakan ini diambil dengan tujuan operasional bisnis bisa berjalan dengan lebih baik sehingga dapat berkembang dengan lebih optimal lagi pada periode berikutnya. Akan tetapi, pengambilan kebijakan ini kembali lagi kepada keputusan para investor dalam RUPS.

2. Membayar Hutang Perusahaan

Apabila perusahaan memiliki hutang yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat sehingga butuh segera dibayarkan, maka perusahaan dapat merencanakan penggunaan laba yang didapatkan untuk membayar hutang terlebih dahulu. Hal ini untuk menghindari penunggakan hutang yang dapat berdampak buruk terhadap nama baik perusahaan.

Oleh sebab itu, biasanya laba ditahan akan digunakan untuk hutang yang segera jatuh tempo sehingga harus dibayarkan sesegera mungkin.

3. Menyiapkan Modal Cadangan

Penahanan laba juga bisa dilakukan dengan tujuan untuk disimpan sebagai modal cadangan untuk berbagai kendala yang tidak terduga di masa mendatang. Hal ini dilakukan agar perusahaan tidak perlu berhutang apabila membutuhkan dana sehingga bisnis dapat berkembang dengan lebih baik dari waktu ke waktu.

Modal cadangan sangat penting melihat berbagai kondisi mungkin saja terjadi di masa mendatang sehingga perusahaan harus menyiapkan dana cadangan agar tetap bisa berjalan dengan baik.

4. Ekspansi Bisnis Jangka Panjang

Perusahaan tentu saja memiliki rencana ekspansi agar bisnis dapat berkembang dengan skala yang lebih besar sehingga potensi keuntungan pun menjadi lebih besar. Pengembangan ini bisa dilakukan dengan menggunakan laba ditahan dengan persetujuan para investor dalam RUPS. Pengembangan ini sangat penting agar perusahaan dapat terus berkembang sehingga bisa memberikan keuntungan yang lebih besar lagi.

Menghitung Laba Ditahan

Menghitung laba ditahan dapat dilakukan dengan menghitung laba bersih dengan jumlah dividen yang dibagikan. Hasil perhitungan selisih ini merupakan jumlah laba yang ditahan dan akan manfaatkan untuk berbagai keperluan seperti yang sudah dijabarkan pada bagian sebelumnya.

Kesimpulan

Laba ditahan atau retained earnings dan laba tahun berjalan atau current years earnings merupakan dua istilah laba yang sering saat anda berinvestasi. Laba ditahan merupakan keuntungan bersih yang diputuskan untuk tidak dibagikan kepada investor karena berbagai macam tujuan, sedangkan laba tahun berjalan merupakan laba bersih yang telah dipotong pajak.

Nah, sekarang anda jadi pahamkan perbedaan dari dua jenis laba ini. Semoga setelah paham kedua istilah anda bisa mengambil keputusan investasi yang lebih baik lagi.

Apabila anda sedang mencari investasi dengan keuntungan menjanjikan dalam jangka panjang, anda bisa coba investasi bisnis melalui equity crowdfunding yang memberikan anda kemudahan untuk mulai investasi bisnis dengan modal kecil.

Sistem ini sangat mudah anda pahami dan bisa memberikan anda keuntungan jangka panjang melalui dividen dan capital gain.

LandX merupakan platform equity crowdfunding terpercaya yang memberikan anda akses untuk berinvestasi ke dalam berbagai bisnis potensial yang ada di sekitar anda.

Yuk Mulai Investasi Bisnis Jangka Panjang Bersama LandX

Yuk Follow Kami di Instagram @landx.id Untuk Berbagai Update Terbaru Seputar Investasi

#LandX.id    #landx.id    #InvestasiBisnis    #EquityCrowdfunding    #InvestasiMenguntungkan    #Urundana    #BisnisPatungan    #InvestasiUsaha

Baca Juga: