Apabila kamu mendalami dunia bisnis dan investasi, kamu pasti sering sekali mendengar istilah diversifikasi.

Dalam dunia bisnis, diversifikasi adalah usaha suatu bisnis untuk membangun beragam produk dan bidang usaha untuk memaksimalkan keuntungan serta sebagai strategi untuk menghadapi berbagai kondisi tidak terduga di masa mendatang.

Selain dalam bidang bisnis, diversifikasi juga merupakan istilah yang sering digunakan di dunia investasi dan keuangan. Dalam investasi, diversifikasi adalah strategi yang dilakukan investor untuk memasukkan uang mereka ke dalam berbagai jenis instrumen investasi sehingga mendapatkan keuntungan yang lebih optimal dengan risiko yang lebih minimal.

Konsep diversifikasi ini sangat penting untuk dipahami oleh para investor pemula karena hal ini salah satu pemahaman dasar yang harus dipahami oleh seseorang saat memulai investasi.

Karena itu, mari kita bahas lebih lanjut tentang apa itu diversifikasi dan bagaimana strategi diversifikasi yang baik agar investasi menjadi jauh lebih menguntungkan.


Table of Content


Apa Itu Diversifikasi dalam Investasi?

Anda pasti sering mendengar istilah jangan taruh semua telur dalam satu keranjang, tapi taruhlah dalam beberapa keranjang agar kalau satu jatuh masih ada yang lain.

Hal ini merupakan gambaran bagaimana diversifikasi dalam investasi dilakukan sebagai cara untuk meminimalisir berbagai risiko tidak terduga di masa mendatang. Seperti yang kita tau, setiap investasi memiliki risiko yang muncul sejalan dengan potensi keuntungan yang akan didapatkan.

Karena itu, diversifikasi merupakan cara untuk menghadapi kondisi yang sulit untuk diduga di masa mendatang. Dengan kata lain, saat satu instrumen sedang mengalami penurunan maka kamu punya pegangan instrumen lain yang bisa memberikan kamu keuntungan pada waktu tersebut.

Hal ini sangat berguna terutama apabila kamu membutuhkan dana pada saat itu jadi kamu tidak perlu mencairkan investasi yang dalam posisi turun. Oleh sebab itu, salah satu diversifikasi investasi yang paling penting adalah membagi investasi berdasarkan jangka waktu dari investasi tersebut.

Konsep ini hampir sama dengan bagaimana suatu perusahaan membuka berbagai lini bisnis sebagai salah satu cara mereka mengoptimalkan keuntungan mereka dan sebagai backup apabila salah satu dari lini bisnis mereka tidak berjalan dengan baik.

Bagaimana Cara Menyusun Strategi Diversifikasi dalam Investasi?

Apabila kamu ingin mulai menyusun strategi diversifikasi dalam investasi, maka kamu harus paham dulu profil risiko dan tujuan investasi yang ingin kamu capai.

Profil risiko adalah berapa besar risiko atau kerugian yang sanggup kamu hadapi dalam melakukan investasi. Memahami profil risiko akan membuat kamu paham instrumen mana saja yang risiko dapat kamu terima atau hadapi.

Setelah paham profil risiko, kamu jadi paham bukan instrumen seperti apa saja yang akan ada dalam portofolio kamu dan berapa porsi uang yang akan kamu tanamkan dalam setiap instrumen tersebut. Cara ini akan membuat kombinasi portofolio kamu sesuai dengan tujuan investasi yang ingin kamu capai.

Apabila kamu memang investor dengan profil risiko yang rendah, maka porsi portofolio kamu akan lebih banyak diisi dengan berbagai instrumen dengan risiko yang cenderung rendah juga. Karena itu, strategi diversifikasi yang dilakukan setiap orang akan berbeda-beda tergantung dengan profil risiko mereka.

Selain itu, kamu juga perlu mengatur diversifikasi berdasarkan periode dari investasi yang anda lakukan. Kamu perlu mengkombinasikan instrumen dengan jangka panjang dan pendek menyesuaikan tujuan keuangan yang ingin anda capai.

Karena itu, kamu juga harus tahu tujuan keuangan seperti apa yang ingin kamu capai dan investasi seperti apa yang cocok untuk tujuan tersebut. Hal ini sangat penting karena akan memengaruhi instrumen seperti apa saja yang cocok untuk anda lakukan.

Diversifikasi dalam Investasi Bisnis

Investasi bisnis melalui skema equity crowdfunding juga membutuhkan strategi diversifikasi agar investasi bisnis yang anda lakukan jadi jauh lebih menguntungkan.

Apabila anda ikut patungan bisnis, maka diversifikasi dapat dilakukan dengan berinvestasi ke bisnis dari sektor yang berbeda-beda. Contohnya, kamu bisa mengalokasikan sebagian dana anda ke bisnis dari sektor F&B dan sebagian lainnya ke sektor lain seperti car wash atau berbagai bisnis menguntungkan lain yang disediakan platform equity crowdfunding.

Di LandX, kamu bisa menemukan berbagai bisnis potensial dari berbagai sektor yang bisa menjadi pilihan untuk diversifikasi portofolio investasi kamu. Karena itu..

Yuk Temukan Bisnis Terbaik untuk Investasi Jangka Panjang Kamu di LandX

Yuk Temukan Bisnis Terbaik untuk Investasi Jangka Panjang Kamu di LandX

Mau Tau Berbagai Info Terbaru Seputar Keuangan Lainnya? Yuk Follow @landx.id di Instagram


Baca Juga:


#YukPatunganBisnis    #LandX.id    #landx         #landx.id    #InvestasiBisnis  #SecuritiesCrowdfunding   #EquityCrowdfunding    #InvestasiMenguntungkan     #Urundana    #BisnisPatungan    #InvestasiUsaha