Investor Penerbit
menu-mobile

Ekonomi Makro Adalah: Pengertian, Tujuan, & Pengaruhnya Pada Investasi

16 November 2022

|

7 Min Read

|

Author: Della Octavilia
ekonomi makro adalah

Inflasi, pengangguran, pendapatan nasional, kemiskinan, dan permasalahan ekonomi lainnya ini merupakan bahasan permasalahan ekonomi makro. Yuk, pahami apa yang dimaksud dengan ekonomi makro di sini!

Apa yang dimaksud dengan ekonomi makro? Makroekonomi atau ekonomi makro adalah salah satu cabang ilmu ekonomi yang mempelajari perekonomian secara menyeluruh dan total. Indikator dasar ekonomi makro adalah membahas hal-hal seperti inflasi, pengangguran, pendapatan nasional, PDB, dan masih banyak lagi.

Dari makroekonomi ini sendiri, pemerintah menggunakannya untuk merumuskan kebijakan yang terkait pada  pertumbuhan ekonomi suatu negara. Karena melalui makroekonomi akan menunjukan “tingkat kesehatan” dari suatu negara yang nantinya dapat mempengaruhi pasar dan investasi. Jadi, mempelajari konsep makro ekonomi menjadi penting.

Di sini, kita akan membahas seputar ekonomi makro, mulai dari pengertiannya, tujuan ekonomi makro, hingga pengaruh makro ekonomi terhadap investasi. Jadi ikuti terus artikel ini, ya.

Pengertian Ekonomi Makro

Ekonomi makro adalah salah satu cabang dari ilmu ekonomi. Apa yang dimaksud dengan ekonomi makro? Pengertian makroekonomi atau ekonomi makro adalah ilmu yang mempelajari perekonomian secara keseluruhan dan total.

Sedangkan, menurut Bapak Ekonomi, Adam Smith menyatakan ekonomi makro adalah sebuah upaya untuk menganalisis suatu fenomena atau peristiwa yang biasanya guna mengetahui sebab-akibat dari peristiwa tersebut.

Adapula, hal-hal yang dibahas dalam permasalahan ekonomi makro adalah seputar inflasi, pengangguran, pembangunan nasional, pendapatan nasional, PDB, tingkat harga, dan lain sebagainya.

Selain itu, ekonomi makro juga digunakan untuk menganalisa arus lingkar pendapatan atau merupakan perputaran uang serta barang-jasa antara dua atau lebih pelaku ekonomi. Di mana dalam arus lingkar pendapatan menunjukan perilaku konsumen yang menggunakan pendapatannya untuk dibelanjakan barang dan jasa ada produsen.

Karena konsep makro ekonomi membahas perekonomian secara menyeluruh, maka dari sini kita dapat melihat kesehatan perekonomian dalam suatu negara. Nah, bila ditemukan permasalahan-permasalahan ekonomi di dalamnya, pemerintah akan menggunakannya sebagai acuan pengambil kebijakan ekonomi makro untuk pertumbuhan ekonomi.

Tujuan Ekonomi Makro

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, konsep makro ekonomi  adalah mempelajari perekonomian secara menyeluruh, mulai dari inflasi, pengangguran, kemiskinan, dan lain sebagainya yang membawa dampak buruk bagi pertumbuhan ekonomi.

Dengan begitu tujuan ekonomi makro adalah untuk mengatasi permasalahan-permasalahan ekonomi tersebut. Berikut ini beberapa tujuan ekonomi makro adalah:

1. Menciptakan Lapangan Pekerjaan

Salah satu kegiatan ekonomi makro adalah membahas permasalahan pengangguran. Nah, dari sini pemerintah akan mengeluarkan kebijakan ekonomi makro yang bertujuan untuk menciptakan lapangan pekerjaan.

Hal ini dilakukan karena di suatu negara masih ditemukannya jumlah pengangguran yang sangat tinggi dan akan membawa dampak buruk bagi pertumbuhan ekonomi di negara tersebut. 

Dengan mengeluarkan kebijakan untuk menciptakan lapangan pekerjaan, pemerintah dapat mengurangi angka pengangguran di negaranya.

2. Meningkatkan Produksi dalam Negeri

Tinggi rendahnya produksi dalam negeri dapat mempengaruhi pendapatan nasional. Jadi, salah satu tujuan ekonomi makro adalah meningkatkan produksi dalam negeri guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan pada suatu negara.

3. Membuat Kondisi Ekonomi yang Stabil

Tujuan selanjutnya dari makro ekonomi adalah membuat ekonomi yang stabil. Untuk menciptakan kondisi ekonomi yang stabil, pemerintah akan berusaha menstabilkan harga barang, lapangan pekerjaan, serta tingkat pendapatan masyarakat stabil.

Jika kondisi ekonomi stabil, maka akan memberikan dampak baik bagi negara tersebut.

4. Menyeimbangkan Neraca Pembayaran

Salah satu pendorong pertumbuhan perekonomian suatu negara adalah neraca perdagangan yang stabil. Pemerintah akan berusaha menyeimbangkan neraca pembayaran dengan meningkatkan kegiatan ekspor dengan negara lain guna menambah pundi-pundi devisa negara.

5. Meratakan Pendapatan Masyarakat

Selanjutnya dari tujuan ekonomi makro adalah meratakan pendapatan masyarakat. Membagi pendapatan masyarakat secara merata dapat dilakukan dengan pemerataan hasil olahan sumber daya alam dan manusia.

Dengan meratanya pendapatan masyarakat, maka tingkat jual-beli di masyarakat pun akan ikut naik, dan tidak adanya ketimpangan sosial di masyarakat. Sehingga terciptanya kehidupan yang damai dan tentram.

6. Mengendalikan Inflasi

Salah satu permasalahan ekonomi yang kerap melanda suatu negara adalah inflasi. Inflasi terjadi karena adanya permintaan berlebih pada salah satu komoditas dan akan membuat harga komoditas tersebut melonjak naik.

Melalui ekonomi makro, pemerintah akan mengeluarkan kebijakan cash ratio, politik pasar terbuka, dan politik diskonto untuk menghentikan laju inflasi.

Kebijakan Ekonomi makro

Setelah membahas tujuan ekonomi makro, selanjutnya kita akan membahas kebijakan ekonomi makro yang akan dikeluarkan pemerintah di suatu negara.

Kegiatan ekonomi makro semuanya berkaitan dengan permasalah ekonomi secara menyeluruh, baik itu inflasi, tingkat pengangguran, ketersedian lapangan kerja, dan lain sebagainya.

Untuk mengatasi permasalahan ekonomi dalam makroekonomi tersebut, pemerintah akan mengeluarkan kebijakan ekonomi makro. Berikut ini beberapa kebijakan ekonomi makro adalah:

1. Kebijakan Moneter

Pertama dari kebijakan ekonomi makro adalah kebijakan moneter. Dalam penerapannya, kebijakan moneter akan dilaksanakan oleh bank sentral, di Indonesia akan dilaksanakan oleh Bank Indonesia.

Dalam kebijakan moneter adalah kebijakan dengan mengendalikan peredaran jumlah uang di masyarakat melalui cara menaikan suku bunga, dan operasi pasar terbuka. Dari kebijakan moneter ini akan mengukur seberapa banyak dana yang telah dihabiskan oleh Bank Indonesia guna menanggulangi masalah perekonomian di suatu negara.

Karena, semakin besar perputaran uang yang dilakukan Bank Indonesia, maka tingkat inflasi juga akan semakin berpengaruh yaitu menurun. Peran kebijakan moneter ini sangatlah membantu untuk menjaga laju pertumbuhan ekonomi suatu negara.

2. Kebijakan Fiskal

Selanjutnya, dalam kebijakan ekonomi makro adalah kebijakan fiskal. Kebijakan fiskal mengatur pemasukan dan pengeluaran yang dilakukan dalam satu negara.

Nah, dari sini pemerintah akan mengatur pemasukan-pemasukan negara yang bisa didapatkan melalui pajak, lelang, denda, pemberian negara lain, hingga gratifikasi.

 Peran dari kebijakan fiskal ini berguna untuk meningkatkan pendapatan nasional, tingkat investasi nasional, distribusi pendapatan nasional, dan lain sebagainya.

3. Kebijakan Segi Penawaran

Terakhir dalam kebijakan ekonomi makro adalah kebijakan segi penawaran. Kebijakan segi penawaran dilakukan untuk menyeimbangkan neraca keuangan di suatu perusahaan atau negara.

Kebijakan segi penawaran diterapkan untuk meningkatkan efisiensi kegiatan produksi usaha serta semangat untuk bekerja dengan cara mengurangi pajak pendapatan rumah tangga.

Pemerintah melaksanakan kebijakan segi penawaran dengan pemberian insentif pada perusahaan-perusahaan yang terus melakukan inovasi, melakukan pengembangan kualitas produknya, hingga menggunakan teknologi terbaru.

Pengaruh Ekonomi Makro Terhadap Pasar di Indonesia

Salah satu pengaruh ekonomi makro adalah terhadap pasar di suatu negara. Misalnya saat terjadi inflasi, dimana harga suatu komoditi melambung tinggi akibat dari permintaan yang tinggi.

Adanya inflasi membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan moneter dengan menekan jumlah uang di masyarakat. Nah, melalui kebijakan moneter pemerintah akan mengeluarkan strategi menaikan suku bunga acuan. 

Hal ini nantinya akan membuat masyarakat lebih memilih untuk menyimpan uangnya di bank daripada digunakan untuk konsumsi.

Dengan begitu kondisi pasar pun kembali stabil dan tidak adanya ketimpangan dalam masyarakat akibat keterbatasan dalam melakukan pembelian. Ekonomi makro memiliki peran dalam mengendalikan pasar Indonesia.

Pengaruh Makroekonomi Terhadap Investasi

Selain terhadap pasar, ekonomi makro juga memiliki pengaruh terhadap iklim investasi di Indonesia. Hal ini karena makro ekonomi sangat mencerminkan kondisi kesehatan ekonomi suatu negara. 

Semakin sehat kondisi ekonomi suatu negara, semakin banyak pula lah investor yang tertarik untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Dengan begitu ekonomi Indonesia pun akan tumbuh positif.

Contohnya, Perekonomian Indonesia diramal akan mengalami tumbuh positif di tahun 2023. Melalui berita tersebut, memicu ketertarikan investor untuk menanamkan modalnya di pasar modal.

Namun, saat kondisi ekonomi makro di suatu negara buruk juga akan mempengaruhi pasar modal yang ikut turun dan membuat investor pun enggan untuk investasi di Indonesia.

Turut Serta Membangun Ekonomi Makro Negara Melalui Investasi

Itu tadi pembahasan seputar ekonomi makro yang mempelajari perekonomian suatu negara secara menyeluruh dan total. Melalui makro ekonomi, pemerintah dapat mengeluarkan kebijakan-kebijakan untuk laju pertumbuhan ekonomi di suatu negara.

Nah, untuk membantu ekonomi makro negara semakin maju salah satunya adalah melalui investasi. Dengan investasi, nantinya proses produksi suatu perusahaan semakin meningkat, dan pemasukan negara pun semakin bertambah. Jika begitu, pertumbuhan ekonomi negara pun semakin positif.

Salah satu investasi yang dapat Anda lakukan untuk membantu makro ekonomi dan Anda juga berkesempatan memperoleh untuk adalah investasi skema equity crowdfunding.

Melalui equity crowdfunding, Anda akan mendanai bisnis UMKM berpotensi melalui patungan online bersama beberapa investor. Setelah pendanaan tercukupi, Anda berkesempatan memperoleh untung berupa dividen yang akan didistribusikan rutin oleh bisnis yang telah didanai.

LandX merupakan platform equity crowdfunding terpercaya, terjamin, dan telah memiliki market cap terbesar se-Indonesia. Melalui LandX, Anda dapat mendanai berbagai industri bisnis menguntungkan, mulai dari bisnis FnB, hingga kos-kosan potensi cuan.

Di LandX Anda pun dapat mendanai bisnis berpotensi dengan menyiapkan modal mulai Rp1 jutaan saja. Oiya, sebelum melakukan pendanaan, cek prospektusnya terlebih dahulu ya di platform LandX. Hal ini untuk meminimalisir segala risiko yang dapat terjadi.

Yuk, Download Aplikasi dan Mulai Investasi Sekarang Juga!

miliki bisnis modal kecil cuma dengan 1 jutaan dapat 4 cabang