menu-button
Cara Investasi di Securities Crowdfunding Investasi Keuangan Bisnis

Memahami Apa Itu Ekonomi Maritim dan Potensinya di Indonesia

Friday, 24 Jun 2022

Read in 5 minutes

Author: Vlora Riyandi
Ekonomi Maritim dan Ekonomi Kelautan dan berbagai ekonomi maritim atau kelautan di Indonesia

Yuk simak potensi ekonomi maritim yang baru dimanfaatkan sekitar 25% dari seluruh luas wilayah laut Indonesia. Cari tahu peluang berbagai sektor maritim dan ekonomi kelautan di sini.

Negara kita Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan limpahan harta karun di dalamnya. Ragamnya kegiatan penduduk dan pelaku bisnis dalam memanfaatkan potensi kelautan Indonesia bantu bangkitkan sektor maritim.

Fakta-fakta kelautan Indonesia sebagai negara maritim:

  • Tercatat oleh WorldAtlas, panjang garis pantai Indonesia mencapai 99.083 km. Sehingga menempati posisi kedua setelah Kanada.
  • Media CNBC Indonesia mengungkapkan wilayah laut Indonesia adalah 5,4 juta km2. 
  • Indonesia dinobatkan sebagai negara kepulauan terbesar di dunia.

Dengan luasnya wilayah perairan dengan tingkat kedalaman yang berbeda tentu membuat Indonesia memiliki ragam potensi yang dapat diunggulkan. Tidak hanya itu, ragam tingkat kedalaman lautan ini menyimpan ekosistem yang bervariasi dengan sumber daya laut yang mendukungnya.

Keunggulan sumber daya laut inilah yang menjadi dasar untuk mewujudkan kekuatan Indonesia sebagai negara maritim. Tidak hanya menjadi poros maritim dunia namun juga mendeklarasikan diri sebagai negara maritim yang kuat.

Potensi Ekonomi Maritim dan Kelautan Indonesia

Ekonomi maritim adalah semua aktivitas yang berlangsung di wilayah pesisir pantai. Pengertian ekonomi kelautan adalah aktivitas yang bertujuan membangun wilayah lepas pantai atau tengah laut. Kedua kegiatan ini turut membangun dan memperkuat ekonomi Indonesia.

Dikutip dari media Investor, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Kelautan dan Perikanan 2021 Yugi Prayanto mengatakan, potensi nilai ekonomi dari 11 sektor maritim ekonomi kelautan Indonesia mencapai US$ 1,5 triliun per tahun.

Dari nilai ini, potensi ekonomi maritim yang baru dimanfaatkan sekitar 25%. Begitu luasnya dinamika kekayaan laut Indonesia, ya Sobat LandX

Lalu apa saja contoh ekonomi kelautan Indonesia? Yuk, kita bahas lebih lanjut.

11 Sektor yang Termasuk Ekonomi Maritim dan Kelautan Indonesia

Seperti yang telah diungkapkan bahwa sektor maritim dan kelautan Indonesia yang baru dimaksimalkan adalah 25%. Sehingga terdampar luas peluang bagi setiap pelaku bisnis untuk mengeksplorasi lebih lanjut setiap sektor ekonomi maritim dan kelautan.

11 sektor maritim dan kelautan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Sektor Perikanan Tangkap

Sektor perikanan tangkap adalah suatu kegiatan pengusahaan usaha penangkapan ikan dan organisme air lainnya di alam liar (laut, sungai, danau, dan badan air lainnya). 

Perikanan tangkap sebagian besar dilakukan di laut, namun ada juga yang di danau dan sungai. Setiap ikan tangkapan merupakan hasil dari faktor alami tanpa kendali manusia.

2. Sektor Perikanan Budidaya

Wikipedia menuturkan bahwa perikanan budi daya berlawanan dengan perikanan tangkap. Perikanan budi daya dioperasikan di daratan menggunakan kolam air atau tangki, sehingga organisme air atau ikan yang dipelihara tidak lepas ke alam liar. 

Budi daya perikanan meniru sistem yang terdapat di alam untuk mengembangbiakkan dan membesarkan ikan. 

3. Sektor Industri Pengolahan Perikanan dan Hasil Laut

Industri pengolahan perikanan dan hasil laut adalah kegiatan pengolahan hasil laut dengan tujuan komersil. Selain ikan, Hasil laut lain yang diolah yaitu kerang, cumi-cumi, kepiting, udang, timun laut, ubur-ubur, dan telur ikan. Produk olahan hasil laut lainnya yaitu mutiara, rumput laut, sisik, dan lem ikan.

4. Sektor Industri Bioteknologi Kelautan

Bioteknologi kelautan (marine biotechnology) adalah teknik penggunaan biota laut untuk dijadikan produk barang atau jasa. Ada tiga kategori dari kelompok industri bioteknologi kelautan, yaitu:

  • Penggunaan biota laut ini digunakan untuk membuat suatu produk seperti makanan dan minuman, farmasi, kosmetik, cat, dan perekat. 
  • Rekayasa genetik terhadap spesies tumbuhan atau hewan untuk menghasilkan jenis tumbuhan atau hewan baru yang lebih unggul.
  • Rekayasa mikroorganisme seperti bakteri yang mampu menetralkan kerusakan  yang terjadi di perairan dan pencemaran laut.

5. Sektor ESDM

Sektor ESDM kelautan yang melakukan penelitian dan pengembangan terkait penyebaran sumber daya mineral di perairan. Sumber daya mineral laut ini diantaranya minyak dan gas bumi, timah, emas dan perak, pasir kuarsa, pasir besi, hingga material-material berharga yang namanya jarang terdengar.  

6. Sektor Pariwisata Bahari

Keanekaragaman ekosistem laut di berbagai daerah di Indonesia dapat dimanfaatkan sebagai pariwisata bahari. Meliputi wisata olahraga air, wisata pantai, pesiar, hingga wisata bawah laut.

7. Sektor Perhubungan Laut 

Sektor perhubungan laut berurusan dengan berbagai sub sektor seperti pelabuhan, regulasi perizinan dan pemeriksaan perkapalan dalam negeri maupun asing, angkutan air, serta tol laut.

Apa itu tol laut? Departemen Perhubungan menjelaskan konsep tol laut adalah pelayaran secara rutin dan terjadwal dari barat sampai ke timur Indonesia untuk memperkuat jalur pelayaran dan logistik.

8. Sektor Kehutanan

Sektor kehutanan meliputi sumber daya dari hutan seperti kayu tebangan dan hasil hutan. Hasil hutan daerah perairan dapat berupa hutan mangrove yang memiliki fungsi ekologis dan ekonomis.

Fungsi ekologis hutan mangrove atau bakau adalah untuk menahan arus laut ke daratan sehingga tidak mengikis tanah daratan (abrasi). Fungsi ekonomisnya yaitu dapat menjadi bahan baku pembuatan kayu bakar, arang, dan kertas. 

9. Sektor Sumber Daya Wilayah Pulau-pulau Kecil

Sektor sumber daya wilayah pulau-pulau kecil digalakkan demi upaya mitigasi wilayah yang rawan kerusakan. Hal ini demi menjaga sumber daya hayati dan non hayati yang ada.

Hal ini meliputi ikan, mangrove, terumbu karang, hingga pasir yang terancam abrasi. 

10. Sektor Industri dan Jasa Maritim

Sektor Industri dan Jasa Maritim adalah kegiatan yang meliputi desain kapal, konstruksi kapal, manufaktur bidang kelautan, operasional kapal, dan reparasi kapal.

11. Sektor SDA Non Konvensional

Sumber daya alam non konvensional artinya sumber daya alam yang dapat diperbarui dalam waktu singkat. Contih sumber daya alam non konvensional mencakup hydro energi (air), biomassa, energi angin, energi matahari, energi dari laut dan energi panas bumi.

Sumber daya alam non konvensional ini dikonversi menjadi tenaga listrik. Seperti energi dari laut yang berasal dari kekuatan besar arus pasang-surut serta gelombang laut. 

Semua sektor maritim dan ekonomi kelautan ini berguna bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Setiap sektor diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri dan internasional. 

Tuntutan dunia internasional terhadap mutu dan keamanan produk ekspor seperti perikanan juga dibutuhkan dan harus terus berkembang. Kondisi ini menyebabkan Indonesia harus terus berupaya agar mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh negara pengimpor.

Potensi lain yang bisa dimanfaatkan adalah permintaan tinggi terhadap produk perikanan dari dalam dan luar negeri. Selain itu, area laut luas yang belum optimal dapat dimanfaatkan untuk penangkapan ikan bagi pelaku bisnis.

Salah satu bentuk pemanfaatan pemanfaatan sektor perikanan tangkap juga dilakukan oleh project bisnis yang hadir di fintech equity crowdfunding LandX. Project bisnis tangkap ikan cumi dari Kapal Alam Bahari 6 yang berhasil berlayar berkat pendanaan para investor di LandX.

Kapal Alam Bahari 6 ikut berkontribusi pada rantai pasokan kebutuhan tangkap ikan dalam negeri maupun luar negeri. Yuk, lihat proses pengantaran kapal berlayar pada video berikut:

watch this video

Sekarang Bisa Berkontribusi Pada Bisnis Sektor Unggulan di Indonesia Modal 1 Jutaan

miliki bisnis modal kecil cuma dengan 1 jutaan dapat 4 cabang

Baca Juga