menu-button
Cara Investasi di Securities Crowdfunding Investasi Keuangan Bisnis

5 Cara Terhindar dari FOMO saat Berinvestasi yang Harus Anda Pahami

Wednesday, 27 Oct 2021

Read in 7 minutes

Yuk simak bagaimana cara terhindar dari FOMO saat berinvestasi......

Salah satu yang harus kamu hindari adalah FOMO atau Fear of Missing Out yang sering membuat keputusan investasi seseorang menjadi tidak rasional.

FOMO adalah salah satu fenomena yang sering terjadi belakangan ini terutama di kalangan anak muda yang tidak mau ketinggalan berbagai tren sehingga mereka mengambil berbagai keputusan yang tidak rasional dalam proses mereka

FOMO ini berpengaruh cukup besar dalam kehidupan sehari-hari terutama terhadap kondisi finansial karena FOMO ini mempengaruhi berbagai keputusan keuangan yang diambil seseorang.

FOMO artinya kita merasa takut berlebihan apabila tidak mengikuti arus atau tren terbaru seperti merasa takut saat tidak membeli handphone model terbaru sehingga memaksakan diri untuk membeli hal tersebut yang mempengaruhi kondisi keuangan jangka panjang mereka.

Belakangan, istilah FOMO dalam saham juga menjadi sesuatu yang sering terjadi terutama bagi investor pemula yang membeli suatu suatu saham hanya karena mereka takut ketinggalan.

Hal ini tentu saja berdampak buruk terhadap keputusan keuangan kita sehingga FOMO adalah sesuatu yang harus kita hindari berinvestasi saham ataupun instrumen investasi lainnya.

Supaya kamu tidak mengalami hal seperti ini, mari kita bahas lebih lanjut apa itu fear of missing out dan bagaimana cara mengatasi FOMO dalam kehidupan sehari-hari.

Simak artikelnya di bawah ini sampai tuntas, ya!


Apa Itu FOMO atau Fear of Missing Out?

Pengertian FOMO simpelnya adalah rasa takut ketinggalan yang berlebihan yang membuat seseorang membuat keputusan yang tidak rasional.

Rasa missing out sebenarnya cukup umum dirasakan seseorang, namun hal ini tentu saja akan berdampak buruk apabila kita perasaan mulai mempengaruhi berbagai keputusan kita dalam kehidupan sehari-hari.

FOMO atau Fear of Missing Out adalah keadaan dimana seseorang merasa takut akan ketinggalan sesuatu. Di zaman modern ini, biasanya ‘sesuatu’ tersebut mengacu kepada rasa missing out atau ketinggalan dengan berbagai tren yang mereka temui di kehidupan sehari-hari mereka.

Tren ini bisa dalam berbagai bentuk mulai dari hal-hal simpel seperti merasa ketinggalan saat tidak membeli handphone terbaru atau malah FOMO saham dimana merasa ketinggalan apabila tidak membeli saham yang sedang banyak dibicarakan orang.

Simpelnya, FOMO artinya adalah rasa takut ketinggalan dari orang lain dalam berbagai aspek kehidupan yang menyebabkan orang-orang memaksakan diri agar bisa tetap mengikuti arus tersebut.

Sadar atau tidak, sebenarnya fenomena ini sudah sering kamu temui sejak zaman dahulu. Contohnya saat toko langganan kamu sedang mengadakan diskon. Kamu tentu tidak ingin ketinggalan diskon tersebut bukan? Nah, fenomena seperti itu kini populer dengan istilah FOMO.

Fear of missing out menjadi salah satu faktor yang mendorong _impulsive buying _ karena keputusan pembelian yang tidak rasional dan sering kali menjadi penyebab tidak stabilnya kondisi keuangan seseorang.

Meski terkesan sepele, keadaan ini ternyata punya efek yang buruk bagi kesehatan mental dan berbagai aspek kehidupan kita terutama kondisi finansial anda.

Jika tak bisa dikuasai dengan baik, FOMO berdampak buruk terhadap berbagai aspek kehidupan mulai dari gaya hidup yang konsumtif hingga rasa cemas terus menerus karena takut ketinggalan.

Dalam investasi, FOMO menjadi salah satu faktor yang membuat keputusan investasi menjadi tidak optimal dan karena tidak dipertimbangkan dengan matang.

Supaya kamu terhindar dari FOMO saat berinvestasi, yuk kita bahas bagaimana menghindari FOMO dalam investasi.

Kenapa FOMO (Fear of Missing Out) Terjadi?

FOMO sebenarnya adalah salah satu fenomena yang sudah ada sejak dulu karena sifat dasar manusia yang sangat takut ketinggalan/ kehilangan suatu momen.

Karena itu, muncul perilaku-perilaku yang merugikan mereka sendiri seperti berhutang untuk membeli barang yang berada di luar kemampuan finansial hanya karena tidak mau ketinggalan tren terkini.

Dalam kehidupan modern, FOMO juga muncul karena banyaknya informasi dan tren yang kita lihat di media sosial yang terkadang membuat kita merasa tertinggal dan melakukan berbagai hal agar merasa tidak ketinggalan.

FOMO ini memiliki dampak jangka panjang apabila kita tidak bisa mengendalikannya karena hal ini perasaan ini terkadang membuat kita melakukan hal-hal tidak penting yang terkadang malah merugikan diri kita sendiri.

Karena itu, kita harus bisa mengendalikan perasaan FOMO ini agar tidak memberikan efek buruk dalam jangka panjang.

Salah satu yang marak kita temukan belakangan ini adalah FOMO dalam berinvestasi. Supaya tidak terjadi kepada kita, mari kita bahas lebih lanjut.

FOMO (Fear of Missing Out) dalam Investasi

Dalam dunia investasi, FOMO terjadi saat investor atau pun trader dihadapi oleh beberapa situasi. Apa saja?

Situasi pertama terjadi ketika investor pemula mulai memasuki dunia investasi.

Karena maraknya orang yang menawarkan kemudahan berinvestasi – terutama aset kripto – di sosial media, serta dijanjikan profit yang besar dalam waktu yang singkat, mereka mulai masuk ke dunia investasi.

Sayangnya mereka berinvestasi hanya karena ikut-ikutan tren saja. Akibatnya, karena kurangnya persiapan serta strategi yang tepat, di tengah jalan mereka akhirnya merugi dan kemudian memutuskan untuk berhenti berinvestasi.

Situasi selanjutnya terjadi ketika seorang investor atau pun trader khawatir dengan harga aset investasi yang terus meningkat.

Karena takut akan harga yang semakin menjulang, dengan terpaksa mereka akhirnya membeli aset tersebut. Terlepas dari situasi apa yang dihadapi oleh seorang investor atau pun trader, FOMO adalah sesuatu yang wajib kamu hindari.

Kenapa? Karena FOMO dapat menyebabkan kamu bias dan terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi. Pengambilan keputusan yang terburu-buru ini dapat dengan mudah membuyarkan strategi dan rencana investasi.

Dampak Buruk FOMO (Fear of Missing Out)

Dalam kehidupan sehari-hari, perasaan FOMO menjadi salah satu hal yang menganggu banyak aspek dalam kehidupan kita.

Dari kehidupan sosial, FOMO memunculkan perasaan yang tidak tenang apabila kita tidak bisa mengikuti sesuatu yang sedang “hype” sehingga mengganggu berbagai aktivitas sehari-hari kita.

Selain itu, FOMO juga sering menjadi mengganggu proses investasi dan trading karena hal ini menyebabkan seseorang mengambil keputusan investasi dan trading yang tidak optimal karena terbawa FOMO dengan lingkungan sekitar.

Cara Menghindari FOMO (Fear of Missing Out) dalam Investasi

Setelah tahu akan bahaya FOMO, bisakah kamu menghindari hal tersebut? Tenang, bisa kok!

Berikut ini 5 hal yang WAJIB kamu lakukan agar terhindar dari FOMO saat berinvestasi.

1. Lakukan Risetmu Sendiri

Hari ini, kita dengan mudah mendapatkan informasi tentang investasi dari berbagai sumber. Mulai dari sosial media, tv, website, sampai kerabat dan teman dekat.

Di tengah banjirnya informasi tersebut, kamu wajib melakukan riset independen dengan matang. Jangan hanya termakan oleh satu sumber saja. Apalagi mulai berinvestasi hanya karena ikut tren saja. Mulailah melakukan riset mendalam tentang investasi secara mandiri.

2. Buat Rencana Investasi

Menjalankan investasi itu ibarat berperang. Kamu wajib memiliki strategi dan rencana agar bisa menang di kemudian hari. Hal ini juga dapat membuat kamu fokus dan terhindar dari FOMO.

Buatlah rencana investasi yang ingin kamu capai, baik itu jangka pendek maupun jangka panjang. Setelah itu, buat rencana keuangan untuk mencapai hal tersebut dan lakukan dengan konsisten.

3. Hati-hati dengan Bias Perilaku

Entah disadari atau tidak, ada beberapa perilaku yang mendukung kita melakukan FOMO. Contohnya adalah perilaku buas Konfirmasi.

Bias konfirmasi terjadi karena kita punya kecenderungan untuk mencari informasi yang mendukung kepercayaan kita. Oleh karena itu, saat sedang melakukan riset investasi, cobalah mencari sudut pandang lain yang bertentangan.

4. Lihat Situasi Jangka Panjang

Sangat jarang sekali orang yang mendadak kaya dalam investasi. Oleh karena itu, kamu harus fokus dengan rencana jangka panjangmu dan hindari pengambilan keputusan yang didasari oleh FOMO.

Berinvestasi di LandX

Untuk menghindari FOMO, kamu perlu melakukan riset perusahaan secara mandiri, tanpa dipengaruhi oleh tren di luar sana.

Nah, di LandX, perusahaan yang terdaftar adalah UMKM dan startup yang tidak banyak diperbincangkan sahamnya di sosial media, sehingga kamu bisa melakukan research secara tenang dan terhindar dari FOMO.

Selain itu, perusahaan yang terdaftar juga sudah diseleksi secara ketat. Sebagai imbalan investasi, kamu bakal mendapatkan saham dan juga dividen dari perusahaan yang sudah kamu pilih.

Kenapa harus investasi di LandX? Karena LandX sudah memiliki izin dan diawasi oleh OJK. Selain itu, kami juga sudah terdaftar secara resmi di Kementerian Komunikasi dan Informasi.

Tunggu apa lagi?

Yuk Patungan Bisnis Menguntungkan Bareng LandX

Bagaimana? Kamu lebih suka bisnis dengan buyback guarantee atau yang bisa disimpan dalam jangka panjang? Apapun pilihan kamu.. Yuk Patungan  dengan Keuntungan Menjanjikan Bareng LandX

Baca Juga:

#YukPatunganBisnis #LandX.id #landx #landx.id #InvestasiBisnis #SecuritiesCrowdfunding #EquityCrowdfunding #InvestasiMenguntungkan #Urundana #BisnisPatungan #InvestasiUsaha

Writer: Galih

Baca Juga