menu-button
Cara Investasi di Securities Crowdfunding Investasi Keuangan Bisnis

[INFOGRAFIK] Dirgahayu RI ke-77: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2019-21

Wednesday, 17 Aug 2022

Read in 4 minutes

Author: Vlora Riyandi
Dirgahayu RI ke-77: Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat – Ini dia data yang buktikan terjadi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Yuk lihat ada apa aja!

Dirgahayu RI ke-77: Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat – Ini dia data yang buktikan terjadi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Yuk lihat ada apa aja!

data pertumbuhan ekonomi indonesia 2021

Pecahnya kasus Covid-19 pada tahun 2020 membuat perekonomian di berbagai dunia mengalami perosotan. Rencana yang telah dirancang oleh pemerintah maupun pemilik bisnis sejak tahun sebelumnya 2019 harus mengalami perubahan dan penyesuaian.

Berbagai guncangan terjadi menyebabkan pondasi harus diperkuat lagi agar dapat terus bertahan melewati situasi terkini. Tahun ini, Indonesia dipuji ketua IMF karena mampu mencatatkan kinerja perekonomian yang baik selama pandemi.

Untuk melihat faktanya, berikut data pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2019-2021 yang telah LandX rangkum.

Urutan Ke-14 dari Resesi di Negara Asia

IMF melakukan survei terhadap 15 negara di Asia terkait probabilitas terjadinya resesi dan Indonesia berada pada urutan yang melegakan yaitu ke-14 (data di atas hanya menunjukkan 14 negara karena data dari IMF ikut menghitung Selandia Baru yang berada pada posisi kedua). Resesi yang menghantui berbagai negara di dunia membuat berbagai elemen suatu negara khawatir dengan proyeksi masa depan.

IMF adalah lembaga keuangan dalam organisasi PBB.

Walaupun masih jauh dari urutan pertama, masa depan adalah keadaan yang belum terjadi. Oleh karena itu, penting bagi kita sebagai masyarakat memersiapkan kondisi keuangan yang sehat seperti memiliki dana darurat serta mengikuti perkembangan berita seputar ekonomi dan bisnis.

Pertumbuhan PDB Kembali Positif di 2021

Indonesia memiliki pertumbuhan PDB yang baik pada tahun 2019, namun keadaan berubah pada tahun berikutnya. Situasi ekonomi seluruh dunia yang terdampak pandemi, ikut menyebabkan ekonomi Indonesia turun hingga negatif.

Adaptasi terhadap kondisi dan berbagai kebijakan yang diturunkan ternyata mampu membawa grafik PDB Indonesia naik kembali ke angka positif. Indonesia mencatatkan pertumbuhan PDB hingga 3,59% di tahun 2021.

Produk Domestik Bruto (PDB) = Gross Domestic Product (GDP)

5 Sektor Lapangan Usaha Dominasi PDB 2021

PDB digunakan untuk mengetahui kondisi ekonomi Indonesia. PDB adalah total nilai pasar dari seluruh barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam suatu periode. Singkatnya, PDB adalah total jumlah produksi barang dan jasa suatu negara.

Terdapat 5 sektor lapangan usaha yang berkontribusi besar pada kenaikan PDB tahun 2021, yaitu sektor perdagangan, pertambangan, industri, konstruksi, hingga pertanian.

Manfaat mengetahui PDB adalah negara dapat mengetahui laju pertumbuhan ekonomi dan melihat sisi mana yang harus ditingkatkan melalui kebijakan ekonomi.

Berbagai Faktor Pendekatan PDB 2021 Tumbuh Positif

Dalam menghitung PDB ada beberapa pendekatan, salah satu pendekatan paling sering digunakan adalah PDB pendekatan pengeluaran. PDB pendekatan pengeluaran dihitung dengan menjumlahkan total konsumsi rumah tangga, total investasi, total belanja negara, dan selisih total ekspor dan impor suatu periode.

  • Data Konsumsi Rumah Tangga Indonesia 2019-2021

Data konsumsi rumah tangga mencerminkan tingkat konsumsi masyarakat Indonesia. Peningkatan angka konsumsi rumah tangga maka dapat diartikan daya beli masyarakat Indonesia meningkat. 

Seperti yang ditunjukkan data Badan Pusat Statistik bahwa terjadi kontraksi peningkatan total konsumsi masyarakat hingga 2,02% tahun 2021 setelah sempat negatif pada tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan daya beli masyarakat meningkat dan perekonomian masuk masa pemulihan.

  • Data Total Investasi Indonesia 2019-2021

Pasca pandemi, terlihat peningkatan total investasi di Indonesia pada tahun 2021 mencapai Rp 901,02 triliun. Peningkatan investasi dapat menggambarkan perekonomian Indonesia memiliki potensi baik di masa depan.

  • Data Total Belanja Negara Indonesia 2019-2021

Contoh belanja negara adalah tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN serta kegiatan pemerintah memberikan bantuan belanja subsidi, belanja hibah, belanja pegawai, hingga belanja bunga utang. 

  • Data Ekspor dan Impor Indonesia 2019-2021

Berdasarkan data BPS, nilai ekspor-impor Indonesia yang tercatat stabil di tahun 2019 mengalami penurunan di tahun 2020 dikarenakan aturan ketat di berbagai negara. Namun, terlihat pemulihan nilai ekspor-impor di tahun 2021 dengan nilai ekspor yang lebih besar daripada nilai impor.

Indonesia Diprediksi Tumbuh Positif 2023!

Pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2021 menunjukkan angka positif yaitu 3,69 atau 3,7% dan membuat proyeksi terhadap masa depan terlihat cerah. Didukung oleh data perekonomian Indonesia yang dicatatkan oleh BPS bahwa triwulan II 2022 tumbuh 5,4% dibandingkan triwulan II tahun 2021.

Dengan segala kondisi dan kebijakan yang berlaku, pertumbuhan ekonomi NKRI diproyeksi masih tumbuh positif pada tahun 2023 sebesar 5,2%. Sebagai masyarakat Indonesia tentu kita berharap hanya hal-hal baik yang terjadi pada perekonomian di masa depan.

Kehadiran Anda membaca tulisan ini dapat menjadi bukti diri bahwa peduli dengan situasi ekonomi serta kondisi keuangan pribadi. Mengetahui kondisi perekonomian terkini akan membantu Anda menentukan cara kelola keuangan pribadi yang lebih baik/

Melihat kabar terkini, ada empat faktor yang harus Anda ikuti terkait pertumbuhan ekonomi dunia yang dapat memengaruhi perekonomian Indonesia dan pribadi Anda. Keempat faktor tersebut adalah: 

  • Kenaikan laju inflasi dunia
  • Kenaikan suku bunga bank sentral dunia The Fed dan Bank Indonesia
  • Menyadari adanya kondisi perlambatan ekonomi Tiongkok karena penyebaran kasus Covid-19 lagi
  • Kenaikan harga pangan dan energi sebagai dampak perah Rusia-Ukraina.

Dengan mengetahui dan mengikuti berita perekonomian dan bisnis, diharapkan kita bisa #RaihKebebasan sebagai masyarakat dapat memilih opsi terbaik dalam manajemen keuangan yang tahan banting segala kondisi seperti memiliki dana darurat, cash, serta alokasi investasi sesuai profil risiko.

Persiapkan Finansial Hadapi Ekonomi Masa Depan

miliki bisnis modal kecil cuma dengan 1 jutaan dapat 4 cabang

Baca Juga