Apabila kamu pemula yang masih bingung cara berinvestasi ke dalam saham seperti apa yang bisa memberikan keuntungan, maka saham blue chip bisa jadi pilihan bagi investor pemula.

Saham blue chip adalah saham yang memiliki kualitas baik berdasarkan beberapa kriteria seperti fundamental dan berbagai rasio keuangan untuk menghitung valuasi suatu saham.

Oleh sebab itu, terdapat beberapa daftar saham blue chip yang jadi incaran investor pemula


Table of Content


Mulai Berinvestasi ke Saham Blue Chip

Investor pemula biasanya masih mengalami kesulitan dalam menentukan ke mana harus berinvestasi. Karena minimnya pengalaman dan kemampuan dalam mengatur keuangan, banyak pakar yang menyarankan agar para investor pemula sebaiknya memilih medan investasi yang lebih rendah risiko.

Rekomendasi yang paling sering diberikan salah satunya adalah tabungan deposito, karena sangat mudah diterapkan dan hampir tidak memiliki risiko apapun. Namun, bagi yang bosan dengan deposito dan ingin mencoba saham, investor pemula disarankan agar langsung mencoba saham blue chip. Apa itu saham blue chip?

Definisi Saham Blue Chip

Saham blue chip adalah jenis saham yang berasal dari perusahaan-perusahaan yang dapat dikatakan mapan serta memiliki catatan kinerja keuangan yang stabil dan prima. Biasanya merupakan perusahaan yang telah beroperasi selama berdekade lamanya dan terbukti mampu terus bertahan dalam menghadapi berbagai krisis.

Istilah ini pertama kali digunakan di Amerika Serikat pada tahun 1923. Kala itu, seorang karyawan di Dow Jones bernama Oliver Gingold mengamati pergerakan beberapa saham yang diperdagangkan dengan nilai lebih dari 200 dollar AS per saham.

Istilah “blue chip” sendiri mengacu pada referensi chip pada permainan poker, di mana chip yang berwarna biru memiliki nilai tukar yang lebih tinggi dibanding chip berwarna merah dan putih.

Meski begitu, saat ini saham blue chip tidak hanya dimaknai sebagai saham-saham dengan nilai tinggi, namun lebih dimaknai sebagai saham berkualitas baik yang berasal dari perusahaan-perusahaan mapan yang ketahanannya telah teruji selama bertahun-tahun.

Kriteria Saham Blue Chip

Ada beberapa hal yang menjadi kriteria atau ciri-ciri dari saham blue chip yang dapat diketahui. Perlu dicatat bahwa seluruh kriteria berikut bersifat kumulatif, artinya seluruh kriteria harus terpenuhi agar dapat masuk ke dalam saham blue chip.

1. Memiliki Kapitalisasi Besar

Kapitalisasi saham dapat juga berarti jumlah seluruh saham perusahaan yang diperdagangkan atau yang beredar di pasaran. Kriteria saham blue chip adalah perusahaan yang memiliki kapitalisasi saham dengan nilai lebih dari 10 triliyun rupiah, atau biasa disebut sebagai saham lapis pertama. Jika perusahaan hanya memiliki nilai kapitalisasi antara 500 miliyar sampai 10 triliyun saja, maka hanya masuk ke dalam kategori saham lapis dua. Sedangkan untuk nilai di bawah 500 miliyar termasuk ke dalam saham lapis tiga.

2. Ramai Diperdagangkan

Saham yang banyak diminati masyarakat akan mempengaruhi tingkat aktivitas perdagangan dan transaksi jual beli. Semakin aktif transaksi saham tersebut terjadi di tengah masyarakat, semakin besar kemungkinannya untuk dapat masuk ke dalam daftar saham blue chip. Salah satu ciri yang paling mudah dikenali adalah jumlah persentase kepemilikan oleh publik yang tinggi.

3. Melantai di Bursa dalam Waktu Lama

Salah satu kriteria saham blue chip adalah berasal dari perusahaan yang sudah teruji waktu. Dengan begitu, maka otomatis saham perusahaan tersebut juga telah melantai dalam waktu yang lama di bursa saham. Untuk masuk ke dalam daftar saham blue chip, setidaknya saham tersebut sudah melantai di bursa selama 5 tahun.

4. Kinerja Perusahaan Stabil

Selain telah melantai di bursa dalam waktu yang lama, perusahaan juga harus menunjukkan kinerja yang stabil. Dalam 5 tahun terakhir, misalnya, seberapa besar laba yang bisa dihasilkan secara konsisten oleh perusahaan. Hal ini juga akan sangat berpengaruh kepada besaran dividen yang akan dibagikan kepada investor.

Selain dari laba, kinerja perusahaan juga bisa dilihat melalui pertumbuhan aset perusahaan dan rasio utang yang stabil. Setidaknya, utang tidak boleh lebih tinggi dari aset yang dimiliki.

5. Market Leader di Bidangnya

Dari seluruh kriteria, yang paling mudah digunakan sebagai penanda saham tersebut dapat dikatakan blue chip adalah ‘apakah perusahaan tersebut termasuk dalam market leader di bidang atau sektornya?’. Misalnya, pada sektor telekomunikasi, saham TLKM dapat dikatakan sebagai saham blue chip karena telah menjadi market leader di sektornya.


Baca Juga:


Keuntungan Berinvestasi ke Saham Blue Chip

Saham blue chip sering disebut sebagai saham yang paling cocok bagi investor pemula. Hal ini dikarenakan investor pemula cenderung belum bisa menentukan mana perusahaan yang bagus dan terjamin untuk berinvestasi.

Selain itu, ada beberapa keuntungan dari saham blue chip yang bisa didapatkan dan sangat cocok bagi investor pemula.

Pertama, saham blue chip menawarkan kestabilan. Investor pemula lebih dianjurkan untuk memilih investasi yang stabil dan minim risiko, dan perusahaan blue chip biasanya telah beroperasi dalam waktu yang lama, bahkan hingga berpuluh-puluh tahun. Sehingga, terbukti mampu bertahan saat ditempa berbagai krisis dan mampu memberikan pengembalian secara konsisten.

Kedua, pengembalian yang diterima oleh investor dari perusahaan blue chip biasanya berbentuk dividen yang diberikan secara rutin. Sehingga investor bisa mengandalkannya sebagai pemasukan tetap.

Ketiga, perusahaan blue chip memiliki manajemen dan pengawasan yang baik terhadap aset investasinya. Sehingga, investor pemula juga dapat berinvestasi dengan tenang sebagai investor pasif.

Bagi yang tertarik pada saham blue chip, di Indonesia sudah tersedia indeks saham yang berisi daftar perusahaan blue chip bernama LQ45.

Indeks LQ45 berisi daftar 45 perusahaan teratas yang diukur berdasarkan beberapa kriteria blue chip, seperti likuiditas tinggi, kapitalisasi pasar yang besar, serta stabilitas perusahaan yang terjaga.

Jadwal tinjauan berkala LQ45 pada dilakukan pada bulan Januari dan Juli untuk tinjauan mayor, sementara untuk tinjauan minor dilakukan pada bulan April dan Oktober. Kemudian, hasil tinjauannya diumumkan pada selambatnya 5 hari bursa sebelum tanggal efektif.

Kamu harus tahu,,,

Selain berinvestasi ke saham perusahaan publik, kamu juga bisa membeli saham dari perusahaan privat dengan sistem equity crowdfunding.

Sistem ini sebenarnya hampir sama dengan investasi saham, namun dalam skala bisnis yang lebih kecil sehingga memudahkan anda untuk menganalisis bagaimana potensi bisnis ini di pasaran.

Platform equity crowdfunding akan memberikan anda pilihan berbagai jenis bisnis potensial yang bisa anda tanami modal sehingga anda berhak mendapatkan dividen saat bisnis tersebut menghasilkan keuntungan.

LandX merupakan platform equity crowdfunding terpercaya yang memberikan anda pilihan berbagai bisnis terpercaya untuk diversifikasi investasi anda agar lebih menguntungkan.

Yuk Mulai Investasi Bisnis di LandX

Bagaimana? Kamu lebih suka bisnis dengan buyback guarantee atau yang bisa disimpan dalam jangka panjang? Apapun pilihan kamu.. Yuk Patungan  dengan Keuntungan Menjanjikan Bareng LandX

Jangan Lupa Follow Instagram @landx.id Untuk Berbagai Tips Investasi Menguntungkan Lainnya



#YukPatungaBisnis     #LandX.id    #landx         #landx.id    #InvestasiBisnis     #EquityCrowdfunding    #InvestasiMenguntungkan    #Urundana     #BisnisPatungan    #InvestasiUsah

Beberapa sumber:

  • Mengenal Apa Itu Saham Blue Chip dan Contohnya Halaman 2 - Kompas.com
    Apa Itu Indeks LQ45 dan KOMPAS100 Halaman all - Kompas.com
  • Rekomendasi Saham Blue Chip untuk Investor Pemula, Lirik TLKM Hingga ASII - Market Bisnis.com
  • Pemula di Dunia Saham? Berikut Rekomendasi Saham Blue Chip 2021 (superyou.co.id)
  • Benarkah Saham Blue Chip Cocok Untuk Investor Pemula?? Yuk Kita Pelajari (finance.my.id)
  • Tertarik Saham Blue Chip? Yuk, Cek Harga 1 Lot Sahamnya! - Ajaib
  • Mengenal Saham Blue Chip dan 3 Keuntungan Bisa Diraup - Bisnis Tempo.co