Hampir semua orang pasti menginginkan sebuah keuntungan besar. Lantas, bagaimana caranya? Cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan investasi properti yang disebut sebagai investasi paling menguntungkan dan minim risiko.

Di era teknologi, investasi properti pun bisa dilakukan dengan mudah oleh seorang pemula. Investasi properti bagi pemula, asal pilihannya tepat, maka properti tersebut secara bertahap akan mengalami kenaikan dan tingkat kenaikannya pun lebih tinggi ketimbang inflasi.

Bayangkan saja, tanah yang ada perlahan akan berkurang, sedangkan populasi penduduk pasti bertambah. Melihat hal tersebut tentu permintaan akan properti makin meningkat bahkan lebih tinggi persediaan yang tersedia.

Soal harga, cepat atau lambat properti pasti naik. Oleh sebab itu, investasi properti sangat disarankan bagi siapa saja, termasuk pemula supaya bisa turut mendapatkan keuntungan yang besar.

Penyebab Gagalnya Investasi Properti Bagi Pemula

Tidak bisa dipungkiri jika investasi properti bisa memberikan keuntungan yang besar. Namun, jangan sampai Anda lupa jika tidak ada instrumen investasi sempurna atau tidak adanya risiko. Tanpa ilmu yang memadai, investasi apa saja bisa membuat Anda rugi, termasuk investasi properti.

Meski tampak sederhana, beli kemudian menyewakan bisa menghasilkan keuntungan yang besar secara passive income. Akan tetapi, kenyataannya tidak sedikit orang yang mengalami rugi karena tidak bisa menganalisa dan mengurusnya. Selain itu, ada juga risiko lain yang menggerus keuntungan sehingga keuntungan investasi properti tidak bisa Anda peroleh. Bagi seorang pemula, ada baiknya Anda membaca ulasan di bawah ini.

Harga jual properti atau harga sewa, seperti rumah, bangunan, atau apartemen memang cenderung meningkat. Namun, jika sebagian besar bangunan rusak dan tidak mendapatkan perawatan, perlahan-lahan harganya akan turun. Terpaksa, untuk menyiasatinya adalah mengalokasikan dana tambahan untuk merawat bangunan. Misalnya, jika Anda menginvestasikan properti seperti rumah yang dikontrak/disewakan, maka Anda harus melakukan beberapa jenis perawatan di bawah ini.

· Mengalokasikan Dana untuk Mencegah Kebocoran

Rumah, khususnya atap, pasti secara perlahan akan tergerus kualitasnya. Apalagi ketika cuaca mudah berubah, pasti atap maupun lapisan cat di dinding akan mudah bocor. Oleh sebab itu, Anda harus memastikan masalah bocor ini untuk meminimalisir kerusakan yang makin parah.

· Tersedia Jaringan Listrik yang Aman dan Tidak Ada Masalah

Gangguan listrik bisa menyebabkan berbagai jenis masalah. Jika penghuni di rumah Anda termasuk orang-orang yang aktif, maka masalah ini akan menghambat kegiatan. Selain itu, jika ada gangguan listrik yang tidak segera ditangani, bisa saja risiko kebakaran.

· Terhindar dari Hama

Khusus untuk rumah, hama yang sering menyerang adalah rayap dan tikus. Kedua hama ini kerap merusak furnitur dan membuat tidak nyaman atau terkesan kotor. Agar bisa menjadi investasi properti yang menjanjikan, Anda harus menjamin jika rumah terhindar dari dua hama tersebut.

Selain masalah di atas, ada risiko lain yang bisa Anda alami ketika investasi properti. Risiko tersebut adalah penghasilan pasif yang tertunda. Rumah yang tidak terawat membuat orang tidak berminat untuk mengontraknya.

Alhasil, properti Anda akan mengalami kekosongan, khususnya pendapatan. Jika tidak segera mendapatkan peminat, perlahan-lahan Anda akan mengalami kerugian. Pasalnya, pemasukan pasif pun tidak diperoleh, tetapi Anda harus mengeluarkan banyak biaya untuk kepentingan perawatan rumah yang tidak berpenghuni.

Permasalahan tersebut sebenarnya bisa terhindari sekalipun Anda adalah pemula. Hadirnya platform LandX akan memudahkan masalah investasi properti untuk pemula. Pasalnya, LandX memberikan kemudahan, mulai dari membeli properti terbaik yang sudah dianalisis oleh tim profesional, serta sistem equity crowdfunding. Dengan demikian bagi Anda yang ingin melakukan investasi tetap dengan modal terbatas tetap dapat melakukannya. Kalau sudah ada LandX, kenapa harus menunggu lama lagi?