Dalam berinvestasi, setiap orang memiliki tujuan yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan mereka masing-masing seperti investasi untuk biaya pendidikan, hari tua, dan membeli properti idaman di masa mendatang. Salah satu pilihan investasi jangka panjang yang tepat adalah instrumen pasar modal yang kini semakin mudah di akses masyarakat luas melalui investasi online.

Walaupun kesadaran masyarakat akan investasi sudah meningkat, masih banyak masyarakat yang belum berani berinvestasi melalui instrumen investasi yang tersedia di pasar modal karena dianggap instrumen yang sulit untuk dipelajari dan terbatas hanya untuk investor dengan modal besar. Padahal pasar modal memiliki jenis instrumen investasi yang beragam sehingga investor bisa memilih instrumen yang sesuai dengan modal dan tujuan investasi mereka.

Agar anda semakin paham berbagai jenis instrumen pasar modal, mari kita bahas berbagai pilihan instrumen pasar modal yang bisa jadi pilihan investasi anda.

Table of Content

Pilihan Instrumen Pasar Modal

Pasar modal memiliki berbagai instrumen investasi yang sangat beragam mulai dari yang memiliki risiko tinggi hingga risiko rendah sehingga anda bisa menyesuaikan dengan profil risiko anda.

Berikut beberapa pilihan instrumen pasar modal

Saham

Saham merupakan bukti kepemilikan akan sebuah korporasi atau bisnis. Saham merupakan instrumen yang bisa dijadikan investasi jangka panjang dan jangka pendek tergantung tujuan investasi anda.

Berinvestasi ke dalam saham artinya anda menanamkan sejumlah modal ke dalam perusahaan atau bisnis yang akan memberikan anda bagian kepemilikan dari bisnis tersebut sesuai dengan besaran modal yang anda tanamkan.

Sebagai investor saham, anda berhak mendapatkan keuntungan berupa dividen saat bisnis mendapatkan profit yang akan dibagikan kepada investor pemegang saham. Selain dividen investor juga bisa mendapatkan keuntungan melalui capital gain dengan menjual saham pada saat nilainya naik sehingga anda mendapatkan keuntungan dari selisih nilai jual dan beli saham.

Pasar modal menawarkan dua jenis saham yaitu saham biasa (common stock) dan saham Preferen (Preferred Stock)

Saham biasa

Jenis ini sangat umum di kalangan masyarakat. Saham biasa merupakan saham yang biasa kita lihat ditawarkan di bursa efek. Saham ini akan memberikan keuntungan berupa dividen dan capital gain.

Saham preferen

saham jenis ini memiliki karakteristik unik. Karena memiliki karakteristik dari saham biasa yang keuntungan diberikan berdasarkan besar keuntungan yang didapatkan perusahaan dan juga memiliki karakteristik dari obligasi di mana keuntungan diberikan dengan nilai tetap berdasarkan nilai bunga yang disepakati.

Apabila anda ingin berinvestasi saham, anda harus paham bahwa pasar saham memiliki nilai yang fluktuatif sehingga anda harus paham berbagai risiko yang muncul dari saham yang anda pilih.

Obligasi

Obligasi merupakan surat perjanjian hutang antara emiten atau pihak yang membutuhkan dana dengan investor yang akan meminjamkan dana. Dalam obligasi, emiten memberikan investor keuntungan berupa bunga obligasi atau disebut kupon yang akan dibayarkan pada akhir periode pinjaman yang telah disepakati.

Obligasi kupon merupakan jenis paling umum digunakan di pasar modal di mana investor akan mendapatkan pembayaran bunga secara berkala melalui obligasi yang mereka miliki. Namun pasar modal juga mengeluarkan obligasi zero coupon atau tanpa bunga.

Keunggulan lain dari obligasi adalah likuiditas dari instrumen ini karena bisa diperjualbelikan di pasar sekunder.

Selain itu investor juga akan mendapatkan keuntungan melalui bunga yang dibayarkan dalam periode tertentu sesuai dengan perjanjian awal dari obligasi.

Instrumen ini memiliki risiko rendah terutama obligasi yang dikeluarkan oleh pemerintah yang memiliki risiko gagal bayar yang kecil. Namun obligasi tetap memiliki risiko gagal bayar terutama obligasi yang dikeluarkan oleh perusahaan yang memiliki potensi mengalami masalah keuangan yang bisa menyebabkan kebangkrutan.

Reksa Dana

Reksa dana merupakan salah satu instrumen investasi yang sangat cocok digunakan oleh investor pemula karena memiliki risiko yang sangat minim.

Dalam reksa dana, uang anda akan dikelola oleh seorang manajer investasi profesional yang sudah memiliki izin untuk mengelola dana investor ke dalam berbagai instrumen investasi menguntungkan.

Hal ini sangat memudahkan para investor pemula yang tidak memiliki kemampuan dan waktu untuk mengelola sendiri investasi mereka.

Manajer investasi akan memasukkan dana yang telah dihimpun ke dalam berbagai instrumen investasi pasar modal seperti saham dan obligasi.

Reksa dana juga merupakan jenis investasi bisa diperjualbelikan di pasar sekunder sehingga cocok untuk investor pemula yang ingin berinvestasi ke dalam instrumen yang minim risiko dan juga likuid sehingga bisa dicairkan dengan cepat.

Reksa dana memiliki beberapa jenis tergantung instrumen pasar modal yang dipilih oleh manajer investasi.

Salah satu yang memiliki risiko paling kecil reksa dana pasar uang di mana dana akan disalurkan ke dalam obligasi pemerintah seperti Sertifikat Bank Indonesia yang memiliki risiko sangat kecil.

Namun, juga terdapat reksa dana saham dengan risiko yang lebih tinggi karena pasar saham yang fluktuatif.

Derivatif

Derivatif merupakan instrumen pasar modal turunan dari efek utama. Derivatif sendiri memiliki beberapa jenis yaitu opsi, right, dan warrant.

Opsi

Opsi merupakan jenis derivatif yang dikeluarkan  oleh suatu pihak atau lembaga untuk memberikan hak kepada pihak tertentu untuk menjual atau membeli sebuah saham pada saat momen harga yang telah ditentukan sebelumnya.

Right merupakan hak pemegang saham baru yang akan dikeluarkan oleh emiten yang harus menawarkan hak tersebut kepada pemegang saham lama terlebih dahulu. Dalam right, saham dapat dibeli dengan harga yang lebih mudah dibandingkan tanpa right. Pihak yang memiliki hak ini dapat menjual right yang mereka miliki apabila mereka tidak ingin menggunakan hak tersebut.

Warrant

Warrant merupakan surat berharga yang dikeluarkan oleh perusahaan dengan memberikan hak kepada investor untuk membeli saham perusahaan dengan persyaratan seperti harga, jumlah dan masa berlaku tertentu.

Emiten biasanya akan mengeluarkan warrant bersamaan dengan surat berharga lain seperti obligasi dan saham yang ditujukan untuk menarik investor mau menanamkan modal mereka ke perusahaan penerbit warrant.

Warrant memberikan akses kepada investor untuk mendapatkan saham dalam jumlah yang mereka inginkan. Warrant juga dapat diperjualbelikan apabila pemilik warrant tidak mau menggunakan hak mereka.

Berinvestasi Lewat Crowdfunding Bersama LandX

LandX sebagai platform equity crowdfunding memberikan anda kesempatan untuk berinvestasi ke dalam berbagai bisnis potensial yang berpotensi memberikan anda keuntungan lewat dividen dan capital gain.

Mulai investasi melalui LandX dengan modal 1 Juta

Mau Tau Lebih Banyak Seputar Instrumen Investasi? Yuk Follow Instagram Kami @landx.id

#LandX.id #landx.id #InvestasiBisnis #EquityCrowdfunding #InvestasiMenguntungkan #Urundana #BisnisPatungan #InvestasiUsaha