Investor Penerbit
menu-mobile

Kenapa Kamu Harus Investasi? Tujuan dan Tips Investasi Pemula | LandX

23 August 2022

|

6 Min Read

|

Author: Vlora Riyandi
Tujuan Investasi dan Kenapa Investasi Sangat Penting untuk Dilakukan

Orang-orang bertanya "apa tujuan investasi?" Sederhananya, tujuan apa tujuan investasi adalah upaya menanamkan modal untuk dapat keuntungan. Nantinya, keuntungan ini bisa menjadi cara agar cepat mencapai tujuan finansial. Yuk, simak lengkapnya kenapa harus investasi!

Jika hingga saat ini kamu belum tahu apa tujuan investasi, maka kamu sedang menunda kekayaan di masa depan.

Belum mulai memikirkan apa tujuan investasi hanya karena beralasan belum memiliki pendapatan yang cukup hanya akan membuat prosesmu meraih tujuan finansial impian semakin jauh.

Kegiatan investasi dilakukan layaknya sebuah maraton, ada jarak yang harus ditempuh, bukan sebuah sprint yang instan. 

Namun, seseorang yang melakukan maraton tidak langsung terjun pada kegiatannya karena dapat menyebabkan cedera. Seperti kegiatan investasi, kamu harus memulai secara pelan dan dalam jumlah yang kecil agar terbiasa. 

Investasi adalah kegiatan menanamkan modal dengan harapan memberikan keuntungan di masa depan. Dengan demikian, tujuan investasi adalah membuat kamu dapat mencapai tujuan finansial dengan cara membuat uang dapat menghasilkan lebih banyak.

Masih banyak generasi milenial yang belum berinvestasi dengan berbagai kondisi alasan yang dimiliki. Mereka ingin mencapai pendapatan tertentu terlebih dahulu sebelum terjun berinvestasi dan fokus pada tabungan yang ada saat ini. Serta kekhawatiran lain berupa kenyataan bahwa mereka belum mengerti bagaimana cara berinvestasi.

Nyatanya, tidak harus menjadi expert terlebih dahulu untuk berinvestasi. Tapi tentu saja pengetahuan yang cukup tentang cara berinvestasi dan juga tujuan investasi dari diri sendiri sangat dibutuhkan. Jika kamu bertanya, kapan waktu terbaik untuk mulai berinvestasi? Jawaban yang akan kamu dapatkan adalah sekarang waktu terbaik tersebut.

Kenapa Harus Investasi?

Terlepas dari tujuan kamu yang ingin pensiun dengan nyaman di umur 65 tahun atau resign dari pekerjaan untuk keliling dunia di umur 30 tahun. Semakin cepat kamu mulai berinvestasi, semakin dekat kamu dengan tujuan impianmu.

Investasi tidak selalu akan bergerak naik, banyak faktor dan kondisi yang mempengaruhi. Walaupun terkadang kurva statistiknya menunjukkan penurunan, pada investasi jangka panjang nantinya cenderung akan naik dan memberikan keuntungan. 

Bagaimana Membuat Tujuan Investasi yang Tepat?

Sebenarnya, tidak ada yang salah atau pun benar ketika membicarakan tentang apa itu tujuan investasi yang tepat. Tetapi yang jelas, setiap orang punya standar kehidupan finansialnya masing-masing.

Karena pada dasarnya berbeda-beda, maka tujuan investasi pun bisa berbeda setiap orangnya. Namun, apa yang harus dilakukan kalau kamu bingung harus mulai mencari dari mana?

Dalam kehidupan, banyak hal sederhana yang pastinya kamu inginkan. Impian seperti ingin punya laptop baru atau pun ingin punya rumah sebelum usia 40 tahun. Impian yang berhubungan dengan kondisi finansial tersebutlah yang bisa kamu jadikan motivasi sebagai tujuan investasi.

Selain itu, berikut adalah hal-hal sederhana yang bisa kamu jadikan referensi sebagai tujuan investasi yang mungkin relatable dengan impianmu.

  • Ingin punya tabungan dengan nominal tertentu sebelum memasuki usia tertentu
  • Pensiun dini agar bisa membangun bisnis sendiri tanpa bingung modal
  • Keinginan memberangkatkan keluarga liburan bersama
  • Membeli handphone baru untuk mendukung pekerjaan saat ini
  • Menambah simpanan dana darurat untuk mengantisipasi situasi krisis yang mungkin terjadi seperti pandemi

Tips Berinvestasi Bagi Pemula

Berbagai perusahaan manajemen investasi mengatakan investasi dalam jumlah besar dapat memberikan keuntungan atau return yang menguntungkan. Namun, tidak semua orang punya keberanian berinvestasi dengan jumlah modal yang besar.

Investasi yang dimulai dengan uang sejumlah Rp 100 ribu pun tentu lebih baik daripada tidak sama sekali. Langkah investasi selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah konsisten. Saat kamu menerapkannya, kamu sedang melakukan strategi dollar cost averaging (DCA).

Dollar cost averaging adalah strategi yang mudah diterapkan investor agar disiplin mengalokasikan dana untuk diinvestasikan secara rutin. 

Investasi Jangka Pendek VS Jangka Panjang

Penting untuk investasi jangka panjang terlebih dahulu sebelum investasi jangka pendek atau trading untuk meminimalisir risiko. 

Investasi Jangka Pendek

Tujuan investasi jangka pendek adalah untuk mendapat cash flow dalam waktu relatif singkat. Karena instrumen investasi jangka pendek umunya bersifat likuiditas yang artinya mudah dicairkan menjadi uang kembali.

Biasanya, orang-orang akan mencairkan kembali investasinya menjadi uang tunai setelah 3 hingga 12 bulan. Investasi jangka pendek merupakan salah satu strategi bagi investor dalam memanfaatkan kenaikan suku bunga yang berubah-ubah.

Namun investasi jang pendek juga memiliki kelemahan seperti kamu harus meluangkan waktu untuk memantau pergerakan nilai instrumen investasi yang kamu beli, agar tidak rugi. Berikut instrumen investasi jangka pendek:

  • Reksa dana

Reksa dana adalah wadah menampung modal masyarakat yang ingin berinvestasi yang akan dikelola oleh badan bernama Manajer Investasi (MI). Jika kamu ingin berinvestasi namun takut dengan segala bentuk risiko, reksa dana dapat jadi pilihan bagi pemula.

  • Obligasi 

Obligasi adalah surat utang yang dapat dibeli dari perusahaan atau pemerintah yang menerbitkannnya. Tujuan investasi obligasi adalah untuk memperoleh keuntungan dalam bentuk bunga atau kupon sesuai jatuh tempo.

  • P2P lending 

P2P lending adalah tempat mempertemukan orang yang membutuhkan pinjaman uang dengan yang memberi pinjaman. Tujuan investasi P2P lending adalah kamu akan menyediakan modal untuk dipinjam. Lalu, kamu mendapat keuntungan berupa bunga. 

Kehadiran P2P sebagai bentuk menghapus rangkaian proses pinjam uang yang panjang dari sebuah lembaga keuangan konvensional seperti bank.

Menentukan Investasi Jangka Panjang

Sebanyak 72.5% anak muda Indonesia memutuskan berinvestasi demi masa depan, bukan unutk mendapat profit jangka pendek seperti laporanhasil survei perilaku investasi oleh Katadata Insight Center (KIC) tahun 2022 ini.

Instrumen investasi jangka panjang yang bisa kamu pilih diantaranya ada saham, emas, obligasi, properti, dan reksadana. Bagaimana cara memilih saham? Memilih saham investasi jangka panjang terbaik pastinya tidak jauh-jauh dari emiten-emiten berikut.

  • BBCA dari Bank BCA dapat kamu jadikan pilihan pertama karena selama 10 tahun terakhir menunjukkan kenaikan lebih dari 15%. 
    Modal yang dibutuhkan adalah Rp  3 jutaan per lot. Investasi pada saham BBCA merupakan bentuk growth investing yaitu fokus pada perusahaan yang memiliki kapitalisasi pasar yang besar.
  • BBRI  dari Bank milik pemerintah Indonesia yang tunjukkan kenaikan hingga 14% pada 10 tahun terakhir. Untuk kepemilikan juga lebih murah daripada BCA yaitu sebesar Rp 400 ribu per lot.
  • ICBP dari perusahaan consumer good yaitu Indofood dapat jadi pilihan selain banking. Dengan pertumbuhan hingga 12% pada 10 tahun terakhir, sahamnya dapat kamu miliki dengan modal mulai Rp 800 ribu per lot.

Bicara soal tujuan investasi jangka panjang, terkhusus saham akan sering berkaitan dengan emiten bank dan consumer good. Saham adalah surat berharga sebagai bentuk bukti kepemilikan investor pada sebuah perseroan terbatas atau perusahaan. 

Tujuan dari investasi pada saham adalah keuntungan yang berupa dividen rutin. Investor saham juga memiliki peluang mendapat profit dengan jual beli saham pada pasar saham atau disebut capital gain.

Mendapat Keuntungan Dividen dengan Investasi Crowdfunding

Selain investasi pada saham dan aset berharga lainnya, kamu juga dapat melakukan diversifikasi portofolio dengan investasi pada bisnis di platform crowdfunding. Crowdfunding adalah kegiatan menghimpun dana dari sejumlah orang untuk memodali bisnis potensial dan mendapat keuntungan berupa bagi hasil atau dividen.

Investasi crowdfunding umumnya adalah investasi jangka panjang atau lebih dari 1 tahun. Berinvestasi pada bisnis di sistem crowdfunding dapat jadikan kamu sebagai pemilik bisnis dan mendapat keuntungan dividen rutin sesuai perjanjian.

Kamu dapat memilih sendiri bisnis yang kamu ingin danai sesuai industri yang kamu yakin potensi di masa depannya menguntungkan. Seperti di platform crowdfunding LandX, terdapat bisnis dari industri F&B, lifestyle, maritim, jasa, hingga ritel untuk dimiliki dengan modal minim.

Yuk, investasi crowdfunding dan jadi pemilik bisnis di LandX!

miliki bisnis modal kecil cuma dengan 1 jutaan dapat 4 cabang

Baca Juga