Salah satu alasan kenapa anda harus berinvestasi adalah untuk menghindari uang yang anda miliki memiliki penurunan nilai karena tergerus inflasi. Akan tetapi, sudahkah anda paham apa yang itu laju inflasi dan bagaimana mengukur laju inflasi yang terjadi? Kalau belum, yuk simak artikel di bawah ini untuk bahasan lebih lanjut terkait laju inflasi.

Table of Content

Memahami Apa Itu Inflasi

Mudahnya, inflasi adalah kondisi di mana harga mengalami kenaikan secara terus menerus dalam suatu periode tertentu dan memiliki cakupan penyebaran yang luas.

Inflasi merupakan kondisi di mana kenaikan harga terjadi terjadi secara umum dengan cakupan yang luas, oleh sebab itu kenaikan satu atau dua jenis barang saja tidak bisa disebut sebagai inflasi kecuali barang tersebut menyebabkan kenaikan pada barang lainnya.

Inflasi menyebabkan kenaikan harga yang membuat turunnya nilai uang yang anda miliki. Oleh sebab itu inflasi juga disebut sebagai kondisi di mana nilai uang mengalami penurunan terhadap barang atau jasa secara umum.

Contoh pengaruh inflasi yang bisa anda lihat adalah di mana dengan jumlah yang sama 3 tahun lalu belum tentu bisa membeli barang yang sama pada saat ini.

Apabila anda melihat properti 3 tahun lalu dengan harga 1M lalu anda menabung untuk membeli properti tersebut selama 2 tahun, di tahun kedua uang 1M yang anda kumpulkan belum tentu bisa membeli properti tersebut.  

Badan Pusat Statistik (BPS) biasanya akan melakukan pelaporan terkait inflasi di Indonesia. Inflasi biasanya diukur menggunakan  Indeks Harga Konsumen (IHK) yang mengukur rata-rata perubahan harga dari suatu paket barang atau jasa digunakan rumah tangga dalam suatu periode waktu.

Untuk menentukan produk apa saja yang masuk dalam kategori IHK, BPS akan melakukan Survei Biaya Hidup (SBH) yang dilakukan di 82 kota di Indonesia.

Terjadinya inflasi tentu saja menurunkan daya  beli masyarakat akan sebuah barang/jasa karena turunnya nilai uang yang mereka miliki.

Oleh sebab itu, apabila terjadi inflasi pemerintah akan segera mengambil tindakan untuk menangani hal ini. Akan tetapi, anda tentu juga harus mengambil langkah yaitu berinvestasi agar nilai uang yang anda miliki menurun.

Cara Menghitung Laju Inflasi

Di Indonesia inflasi dihitung melalui Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk melihat rata-rata harga kebutuhan konsumen dalam periode tertentu. Saat saat harga produk dalam IHK terus naik maka hal ini bisa menjadi salah satu acuan bahwa sedang terjadi inflasi.

Untuk menentukan barang mana saja yang masuk dalam kategori IHK, BPS akan melakukan Survei Biaya Hidup (SBH) sehingga bisa menentukan produk mana saja yang akan dimasukkan ke dalam IHK, agar lebih jelas lagi, berikut beberapa indikator pengukuran laju inflasi yang digunakan pemerintah Indonesia:

  • Indeks Harga Konsumen (IHK): indeks yang menunjukkan harga rata-rata dari kebutuhan konsumen yang produknya ditentukan melalui SBH.
  • Indeks harga produsen: indeks yang menunjukkan harga rata-rata bahan baku yang akan digunakan untuk produksi.
  • Indeks harga komoditas: indeks yang menunjukkan bagaimana kondisi harga dari komoditas tertentu.
  • Indeks biaya hidup: indeks untuk melihat rata-rata biaya hidup masyarakat.

Apabila tersedia informasi salah satu dari indeks ini, maka anda bisa mengukur besar inflasi dengan menghitung selisih dari indeks, lalu dibagi dengan indeks harga terbaru dan dikalikan 100. Lebih mudahnya bisa anda lihat dengan rumus di bawah ini:

Menghitung Laju Inflasi

Setelah menghitung tingkat inflasi, anda jadi bisa tahu seberapa besar inflasi yang sudah terjadi dalam beberapa periode belakangan. Setelah paham bagaimana mengukur inflasi, selanjutnya mari kita bahas apa saja penyebab terjadinya inflasi.

Penyebab Terjadinya Inflasi

1. Peningkatan Permintaan atau Demand
Salah satu penyebab terjadinya inflasi adalah peningkatan permintaan akan suatu barang atau jasa secara menyeluruh. Hal ini bisa terjadi karena permintaan yang semakin meningkat atau karena keterbatasan stok yang tersedia. Lonjakan harga karena peningkatan permintaan ini kerap terjadi pada momen tertentu seperti mendekati lebaran idul fitri yang menyebabkan terjadinya peningkatan permintaan akan bahan pokok.

2. Peningkatan Biaya Produksi
Peningkatan biaya produk sering juga disebut dengan cost pull inflation di mana biaya produksi mengalami kenaikan yang disebabkan oleh beberapa hal seperti biaya bahan baku yang meningkat atau kelangkaan bahan baku. Peningkatan biaya produksi ini menyebabkan harga suatu barang atau jasa meningkat sehingga menyebabkan inflasi.

3. Peningkatan Jumlah Uang yang Beredar
Peningkatan jumlah uang yang beredar di masyarakat membuat uang yang beredar melebihi kebutuhan masyarakat sehingga menyebabkan inflasi. Kondisi di mana uang yang beredar terlalu banyak ini seringkali menjadi penyebab utama terjadinya inflasi yang mengganggu perekonomian suatu negara.

Menghadapi Laju Inflasi

Investasi merupakan salah satu cara yang bisa anda lakukan untuk menghindari uang yang anda miliki mengalami penurunan nilai karena inflasi. Melalui instrumen investasi yang tepat uang yang anda miliki akan terus berkembang sehingga nilainya tidak menurun seiring berjalannya waktu.

Dalam memilih investasi, anda harus melihat berapa besar return atau tingkat suku bunga yang ditawarkan agar anda bisa memilih instrumen investasi yang dengan return yang lebih besar tinggi dibandingkan tingkat inflasi rata-rata. Oleh sebab itu anda perlu memilih instrumen dengan return tinggi.

Investasi bisnis dengan skema equity crowdfunding bisa menjadi salah satu pilihan investasi yang bisa anda lakukan untuk menghadapi laju inflasi yang terjadi dari tahun ke tahun. Investasi bisnis bisa memberikan anda keuntungan berupa dividen dan capital gain sehingga uang yang anda miliki dapat terus berkembang seiring berjalannya waktu.

Apabila berinvestasi dengan sistem ini, anda harus menemukan platform terbaik yang bisa menyalurkan dana anda ke berbagai bisnis terbaik.

LandX merupakan salah satu platform equity crowdfunding terpercaya untuk investasi bisnis anda yang dengan berbagai pilihan berbagai bisnis potensial di sekitar anda.

Yuk Mulai Investasi Bisnis Jangka Panjang Bersama LandX

Yuk Follow @landx.id di Instagram untuk Berbagai Informasi Menarik Seputar Investasi Lainnya.

#LandX.id    #landx         #landx.id    #InvestasiBisnis    #EquityCrowdfunding    #InvestasiMenguntungkan    #Urundana    #BisnisPatungan    #InvestasiUsaha

Baca Juga: