Deposito dan Investasi bisnis merupakan instrumen investasi yang bisa digunakan oleh para investor pemula. Instrumen investasi yang semakin beragam terkadang membuat investor pemula kebingungan dalam memilih investasi awal mereka.

Memilih investasi tidaklah mudah apalagi bagi investor pemula yang baru saja terjun ke dalam dunia investasi. Sebagai investor pemula, tentu saja banyak hal yang harus diperhatikan sebelum memilih mana investasi yang sesuai dengan anda. Berbagai pertimbangan perlu diperhatikan dalam memilih investasi seperti keuntungan, risiko, perizinan dan latar belakang dari perusahaan yang menerbitkan produk investasi yang akan anda gunakan.

Artikel ini akan memberikan anda perbandingan antara investasi bisnis dan deposito untuk memudahkan anda dalam memilih instrumen investasi yang akan anda lakukan.


Table of Content


Deposito vs Investasi Bisnis

Dalam investasi anda harus mengingat prinsip “high risk high return” semakin besar resiko yang berani anda tanggung, maka semakin besar pula potensi keuntungan yang bisa didapatkan.

Deposito merupakan produk investasi yang memiliki resiko rendah karena modal yang anda tanamkan melalui bank akan terjamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan jaminan hingga 2 miliar sehingga memperkecil risiko yang akan anda terima. Nilai deposito yang anda simpan tidak akan terpengaruh oleh pergerakan pasar, hal ini akan memperkecil resiko anda tapi sekaligus memperkecil potensi keuntungan yang akan dapatkan.

Berbeda dengan deposito, investasi bisnis merupakan penempatan modal ke dalam bisnis yang dirasa memiliki potensi perkembangan yang menjanjikan dalam beberapa waktu kedepan. Investasi ini memiliki potensi kenaikan nilai di masa yang akan datang. Selain itu, investasi bisnis juga dapat memberikan anda passive income kepada anda melalui dividen dalam periode tertentu saat bisnis menghasilkan keuntungan.

Tapi sebelum anda menentukan pilihan, mari kita bahas secara lebih mendalam satu persatu.

Deposito

Deposito biasanya produk investasi yang sudah disiapkan oleh sebuah bank. Bunga yang diberikan dalam deposito pun biasanya sudah ditetapkan oleh bank sesuai dengan tenor dan nilai deposito yang akan anda tanamkan. Umumnya bunga yang diberikan di kisaran 4-7% yang biasanya mengacu kepada suku bunga yang ditentukan oleh Bank Indonesia (BI). Deposito memang investasi yang cenderung aman dan stabil, tapi perkembangan nilai uang yang bisa anda dapatkan pun bisa dibilang kecil. Contohnya, saat anda menyimpan dana sebesar 100 juta dengan tenor 5 tahun dan suku bunga 5% maka anda berpotensi mendapatkan keuntungan 5 juta hingga di akhir periode akan akan mendapatkan uang sebanyak 105 juta. Tapi hal ini belum bersih karena anda masih harus dikenai pajak. Tapi tiap instrumen tentu saja memiliki kekurangan masing-masing. Deposito sendiri banyak dipilih karena kemungkinan kerugian yang sangat kecil. Deposito sendiri memiliki beberapa jenis yang perlu anda ketahui yaitu :

Jenis Deposito

Deposito dikategorikan ke dalam tiga jenis yaitu Deposito Berjangka, Sertifikat Deposito, dan Deposito On-Call. Berikut penjelasan lebih detailnya :

  • Deposito Berjangka, Jenis ini sangat umum dan terkenal di kalangan masyarakat. Jenis ini merupakan tabungan berjangka yang akan anda bisa diambil di akhir periode deposito. Deposito ini bisa diterbitkan atas nama individu dan instansi yang uangnya hanya bisa diambil ketika jatuh tempo.

  • Sertifikat deposito, deposito juga bisa diterbitkan dalam bentuk sertifikat deposito yang tidak mengacu pada nama instansi atau individu tertentu sehingga dapat diperjualbelikan.

  • Deposito On Call, merupakan tabungan berjangka yang dilakukan dalam waktu singkat dengan minimal 7 hari dan paling lama hanya satu bulan. Deposito jenis ini dikhususkan untuk penyimpanan dana dalam jumlah yang besar.

Kelebihan dan Kekurangan dari Deposito

Tiap investasi memiliki kelebihan dan kekurangan tertentu, berikut kelebihan dan kekurangan dari deposito

Kelebihan: investasi dengan jangka waktu fleksibel dan risiko yang sangat kecil karena dana anda terjamin LPS sehingga investasi ini mudah dijalankan oleh banyak orang. Selain itu, sertifikat deposito juga bisa anda jadikan jaminan untuk kredit.

Kekurangan: deposito memiliki bunga yang kecil dibandingkan yang lain dan uang anda akan tertahan sampai dengan akhir periode. Selain itu bunga yang anda dapatkan juga dipotong oleh berbagai biaya seperti pajak dan administrasi.  

Investasi Bisnis

Berbeda dengan deposito, investasi merupakan instrumen investasi dengan tingkat return yang lebih besar apabila anda bisa memilih bisnis yang tepat untuk anda tanamkan modal. Investasi ini berpotensi memberikan hasil yang besar karena keuntungan dari investasi bisnis bisa anda dapatkan dari capital gain dan dividen yang akan dibagikan pada saat akhir periode saat bisnis mendapatkan keuntungan. Konsep ini hampir sama seperti kepemilikan saham, namun dalam investasi bisnis anda berkesempatan memiliki saham di perusahaan privat. Berbagai bisnis privat kini lebih mudah anda akses melalui investasi equity crowdfunding.

Untuk keuntungan sendiri, anda memiliki potensi keuntungan dari capital gain dan dividen, berikut penjelasannya.

  • Capital gain

Capital gain adalah keuntungan yang anda dapatkan dari selisih harga beli dan harga jual saham yang anda miliki. Capital gain biasanya terbentuk dari perdagangan di secondary market. Misalnya anda menanamkan modal pada harga 10000/ lot dan dalam beberapa bulan nilainya naik menjadi 12000/ lot, maka anda mendapatkan capital gain 2000/ lot mengikuti pergeseran di secondary market.

  • Dividen

Dividen merupakan bagian keuntungan yang akan dibagikan kepada para pemegang saham. Dividen berasal dari profit yang dihasilkan oleh perusahaan. Dividen akan diberikan setelah persetujuan dari pemegang modal dalam RUPS. jumlah dividen akan disesuaikan dengan besar saham yang anda miliki.

Namun demikian ada perusahaan juga terkadang tidak membagikan dividen walau memperoleh laba, karena perusahaan  ingin menggunakan laba perusahaan untuk melakukan ekspansi atau pengembangan usaha. Biasanya hal ini disesuaikan dengan hasil RUPS

Risiko dalam Investasi Bisnis

Investasi tentu saja memiliki risiko, investasi bisnis juga demikian. Bisnis yang anda tanami modal tentu saja memiliki potensi kerugian sehingga anda ikut menanggung kerugian yang timbul. Terkadang bisnis anda juga mengalami naik turun sehingga nilai investasi anda ikut fluktuatif. Tetapi, hal ini tentu saja diikuti potensi keuntungan yang besar pula seperti kenaikan keuntungan yang anda dapatkan saat bisnis mendapatkan keuntungan besar.

Pilih Investasi yang Tepat

Setelah memahami deposito dan investasi bisnis, anda tentu sudah bisa melihat investasi yang tepat dan sesuai dengan persiapan finansial yang sudah anda lakukan. Apabila anda sudah menentukan instrumen yang pas menentukan platform yang tepat juga merupakan sesuatu yang krusial dan penting.

Apabila anda rasa cocok untuk mulai investasi bisnis, maka anda butuh memilih platform yang kredibel dan tepat.

LandX merupakan platform equity crowdfunding yang akan membantu anda dalam memulai investasi bisnis dengan modal kecil. LandX akan membantu menyalurkan investasi anda ke dalam berbagai bisnis potensial.

Baca Juga :