Hangrybisnis dengan konsep cloud kitchen bisa dikatakan salah satu konsep bisnis yang paling potensial dan cocok dengan kondisi pandemi di mana segala sesuatu serba virtual termasuk urusan makanan.

Konsep virtual restaurant menjadi semakin potensial karena berbagai pembatasan yang membuat layanan pada bisnis F&B berfokus pada delivery atau take away.

Hangry merupakan salah pionir yang mengembangkan konsep virtual restaurant di Indonesia dengan beberapa brand makanan dan minuman yang mereka kembangkan di bawahnya. Selain itu, saat ini Hangry Indonesia telah memiliki 47 cabang dan akan terus melakukan ekspansi dalam beberapa waktu ke depan.

Konsep ini cloud kitchen dengan multi-brand tentu saja membuat bisnis menjadi lebih optimal karena satu lokasi bisa manfaatkan beberapa brand sekaligus.

Selain itu, bisnis ini juga bisa meminimalisir biaya karena tidak perlu menyediakan layanan dine-in atau makan di tempat.

Karena itu, yuk kita bahas lebih dalam tentang Hangry dan bagaimana potensi bisnis ini dalam jangka panjang.

Hangry di Indonesia

Hangry merupakan bisnis F&B dengan konsep virtual restaurant yang mengoptimalkan sistem pemesanan melalui sistem aplikasi. Hangry sendiri memiliki beberapa brand yang mereka kembangkan sehingga Hangry menjadi one-stop-solution untuk konsumen yang sedang makanan dan minuman.

Konsep ini tentu saja sangat menarik terutama karena kemudahan pemesanan melalui aplikasi dan sistem delivery yang membuat konsumen tetap bisa menikmati berbagai menu yang ditawarkan walaupun hanya diam di rumah. Karena itu,

Sejak September 2019 dan mulai beroperasi pada November 2019, Hangry telah memiliki 47 cabang dan terus berkembang dalam beberapa waktu ke depan. Hal ini membuktikan bahwa bisnis F&B dengan konsep ini tetap terus berkembang walaupun di tengah masa pandemi.

Konsep virtual restaurant sendiri sebetulnya menjadi salah satu konsep yang banyak diadopsi oleh banyak bisnis F&B selama masa pandemi untuk mengoptimalkan bisnis mereka sehingga bisa terus bertahan di tengah masa pandemi.

Selain meminimalisir biaya, konsep virtual restaurant juga membuat bisnis F&B dapat lebih fokus pada proses produksi dan inovasi agar bisa terus menjaga kualitas makanan yang akan ditawarkan kepada konsumen.

Selain pemesanan via aplikasi milik sendiri yaitu Hangry App, Hangry juga melayani pemesanan melalui berbagai platform food delivery populer seperti GrabFood, GoFood, dan Shopee Food agar dapat mencakup konsumen yang lebih luas lagi.

Selanjutnya, mari kita bahas berbagai brand yang dikembangkan oleh Hangry.

Konsep Multi-Brand Virtual Restaurant yang Dikembangkan Hangry

Selama proses pengembangan bisnisnya, Hungry telah berhasil mengembangkan beberapa brand makanan dan minuman. Brand makanan dan minuman ini dibangun dengan mengedepankan kualitas produk dan ciri khas dari masing-masing brand yang mereka kembangkan. Lebih lengkapnya, yuk kita bahas satu persatu.

1. Moon Chicken

Moon Chicken merupakan salah satu brand makanan yang dikembangkan dalam virtual restaurant milik Hangry. Moon Chicken merupakan brand berfokus pada berbagai sajian ayam goreng khas Korea yang biasa dinikmati untuk camilan.

Moon-chiken-by-Hangry-merupakan-salah-satu-produk-andalan-Hangry

Karena itu, Moon Chicken menawarkan olahan ayam goreng dengan berbagai rasa yang sangat cocok untuk dijadikan sebagai cemilan dengan berbagai varian rasa yang menarik.

2. San Gyu

Berikutnya, Hangry juga memiliki brand San Gyu yang menawarkan makanan dengan  konsep rice bowl yang dikombinasikan dengan daging sapi dan katsu. Selain itu, San Gyu juga memiliki beberapa pilihan kombinasi saus yang bisa disesuaikan dengan selera pelanggan.

San-Gyu-by-Hangry-salah-satu-brand-yang-dikembangkan-oleh-hangry-1

San Gyu sendiri memiliki banyak pilihan menu yang terus dikembangkan agar konsumen bisa terus mendapatkan cita rasa baru di San Gyu by Hangry.

3. Ayam Koplo

Apabila dua brand sebelumnya merupakan makanan dengan konsep yang berasal dari luar, Ayam Koplo merupakan makanan dengan cita rasa yang sangat dekat masyarakat Indonesia. Ayam Koplo adalah salah satu brand yang dikembangkan oleh Hangry yang menawarkan olahan ayam geprek yang diolah dengan cita rasa khas Indonesia.

franchise-ayam-koplo-by-hangry-dikembangkan-untuk-pilihan-menu-khas-nusantara-di-hangry

Karena itu, menu ayam geprek yang ditawarkan dikombinasikan dengan sambal matah yang tersedia dalam beberapa level.

4. Dari Pada

Selain berbagai menu makanan, Hangry juga mengembangkan brand minuman untuk melengkapi bisnis mereka. Dari Pada by Hangry merupakan brand yang berfokus pada pengembangan berbagai minuman seperti kopi, teh, coklat, dan Yakult.

kopi-dari-pada-merupakan-brand-yang-dikembangkan-hangry-yang-menyediakan-berbagai-pilihan-minuman-

Dengan adanya Dari Pada maka Hangry menjadi bisnis virtual restaurant yang menawarkan paket lengkap bagi konsumen mulai dari makanan hingga minuman.

Gimana? Bisnis ini memiliki potensi perkembangan yang sangat menarik bukan.

Apabila anda tertarik ingin memiliki bisnis ini dengan modal kecil, maka anda bisa ikut patungan bisnis melalui equity crowdfunding sehingga anda bisa menjadi mempunyai bagian kepemilikan di berbagai cabang bisnis Hangry.

Kalau kamu tertarik, hanya dengan 1 jutaan kamu sudah bisa ikut patungan membangun cabang terbaru dari Hangry dan akan mendapatkan keuntungan berupa dividen berdasarkan keuntungan yang dihasilkan dari bisnis tersebut. Karena itu, tunggu apalagi…

Yuk Miliki Bisnis Hangry Hanya dengan Modal 1 Jutaan di LandX

Jangan Lupa Follow Instagram Kita Ya untuk Berbagai Info Terbaru Seputar Bisnis dan Investasi

#LandX.id    #landx.id #YukPatunganBisnis    #InvestasiBisnis    #SecuritiesCrowdfunding  #EquityCrowdfunding    #InvestasiMenguntungkan    #Urundana    #BisnisPatungan    #InvestasiUsaha


Baca Juga: