Investor Penerbit
menu-mobile

ROE (Return on Equity) Adalah: Fungsi dan Cara Hitung Return on Equity

29 July 2021

|

4 Min Read

|

Author: Abdul Wahhab
Apa itu ROE adalah cara menghitung roe untuk mendukung proses investasi Anda

ROE (Return on Equity) adalah salah satu rasio yang digunakan untuk menganalisis kinerja perusahaan. Apa itu ROE adalah analisis fungsi ROE untuk mengukur prospek investasi dan bisnis. Cara analisis ROE adalah membandingkan laba bersih dan total modal.

Memahami apa itu ROE (Return on Equity) adalah hal yang sangat penting dilakukan. Hal ini karena ROE adalah rasio yang menghitung analisis untuk prospek investasi dan bisnis.

Pengertian ROE (Return on Equity) adalah rasio atas ekuitas yang membantu analisis performa suatu perusahaan. Karena itu, fungsi ROE sering dijadikan acuan dalam menilai kondisi keuangan dari suatu perusahaan.

Agar lebih paham, berikut pengertian Return on Equity, cara mencari ROE yang baik, serta cara hitung ROE dalam laporan keuangan untuk pertimbangan dalam berinvestasi.

Pengertian ROE (Return on Equity) Adalah?

ROE (Return on Equity) adalah rasio keuangan yang digunakan melihat bagaimana kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan atau laba bersih dari modal yang mereka miliki.

Umumnya, arti ROE dalam saham adalah tolak ukur bagi investor untuk melihat bagaimana kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan dari modal yang akan mereka tanamkan.

Oleh sebab itu, rasio ini bisa menunjukkan bagaimana kinerja perusahaan dalam mengelola modal yang mereka miliki sehingga menghasilkan keuntungan.

Sebagai salah satu rasio yang diperhatikan oleh investor, perusahaan dengan ROE yang bagus tentu saja lebih menarik bagi investor dibandingkan perusahaan dengan ROE yang rendah.

Akan tetapi perbandingan ini tentu saja akan valid apabila perbandingan antar industri dalam sektor yang sama. Berikutnya, mari kita bahas cara menghitung return on equity rumus*.*

Cara Menghitung Return on Equity (ROE)

Seperti namanya, ROE (Return on Equity) adalah perhitungan dengan membandingkan laba bersih setelah pajak dengan ekuitas yang dimiliki oleh suatu perusahaan.

Oleh sebab itu, cara mencari ROE dari suatu perusahaan sangat bergantung dengan berapa penghasilan perusahaan dan berapa modal yang dibutuhkan untuk menghasilkan keuntungan tersebut. Rumus ROE adalah sebagai berikut.

Cara-menghitung-ROE–Return-on-Equity—-Laba-bersih-setelah-pajak-ekuitas

Contoh ilustrasi cara menghitung return of investment (ROE) adalah sebagai berikut:

Perusahaan A membutuhkan modal awal sebanyak Rp10.000.000. Dalam satu tahun usahanya berjalan, Perusahaan A mendapatkan keuntungan bersih (keuntungan yang sudah dikurangi oleh biaya-biaya dan pajak) sebesar Rp 2.000.000,00.

Merujuk pada rumus cara hitung ROE, hasilnya adalah sebagai berikut:

ROE = Rp2.000.000 / Rp10.000.000 = 20 %

Artinya perusahaan A mampu menghasilkan nilai ROE sebanyak 20%. Untuk menentukan apakah nilai ini cukup baik atau tidak, Anda sebaiknya membandingkan dengan perusahaan lain dari sektor bisnis sejenis sehingga Anda bisa melihat apakah perusahaan ini lebih unggul dibandingkan pesaing mereka.

Lebih lengkapnya, berikut cara membandingkan ROE yang bagus

Cara Mencari ROE

Apabila Anda sedang menganalisis suatu bisnis atau perusahaan untuk berinvestasi, Anda bisa menggunakan angka ROE untuk melihat apakah perusahaan sudah menggunakan modal mereka secara efisien atau belum.

Karena itu, salah satu cara yang bisa anda lakukan adalah dengan membandingkan nilai ROE perusahaan dalam 5 tahun belakangan sebagai proyeksi untuk melihat bagaimana potensi perusahaan di masa mendatang berdasarkan kinerja mereka 5 tahun terakhir. Cara ini akan membantu anda melihat bagaimana pertumbuhan ROE perusahaan dari beberapa waktu belakangan.

Meski nilai standar ROE yang baik yaitu harus di atas nilai 8,32%, namun nilai ini tentu termasuk ke dalam perhitungan proyeksi bagi sebuah perusahaan, apalagi jika bisnis perusahaan tersebut baru akan berjalan.

Apabila Anda telah membandingkan dengan kinerja beberapa tahun terakhir, maka berikutnya anda perlu membandingkan nilai ROE antar perusahaan sejenis sehingga anda mendapatkan gambaran kinerja perusahaan dalam cakupan yang lebih luas.

ROE tentu saja sangat penting bagi investor agar bisa mendapatkan gambaran bagaimana kemampuan perusahaan dalam mengelola dana yang diinvestasikan kepada mereka.

Perusahaan dengan ROE yang tinggi tentu saja lebih menarik dibandingkan dengan perusahaan dengan ROE rendah.

Sebagai gambaran, berikut adalah contoh cara hitung ROE (Return of Equity) yang membandingkan dua perusahaan dan prospek investasinya di masa depan.

Perbandingan Cara Menghitung ROE (return on equity)

Pentingnya Analisis ROE dalam Investasi

Kini anda semakin paham bukan bagaimana memilih perusahaan atau bisnis terbaik untuk investasi berdasarkan berbagai indikator rasio keuangan. Memahami berbagai rasio keuangan akan membantu anda mengambil keputusan investasi yang lebih baik sehingga bisa memberikan anda keuntungan.

Kini tentu anda semakin paham kriteria bisnis dan investasi seperti apa yang cocok dan menguntungkan anda dalam jangka panjang.

Salah satu instrumen investasi yang wajib anda coba adalah investasi bisnis melalui skema equity crowdfunding. Sistem ini membuat anda bisa melakukan investasi bisnis yang menguntungkan dalam jangka panjang dengan modal kecil. Karena itu…

Yuk Investasi Bisnis di LandX dengan Berbagai Pilihan Bisnis Potensial untuk Investasi Anda

miliki bisnis modal kecil cuma dengan 1 jutaan dapat 4 cabang

Mau Terus Update Info Seputar Investasi? Yuk Follow Kami di Instagram @landx.id untuk Berbagai Info Terupdate Seputar Investasi

#LandX.id #landx.id #InvestasiBisnis #EquityCrowdfunding #SecuritiesCrowdfunding #InvestasiMenguntungkan #Urundana #BisnisPatungan #InvestasiUsaha

Baca Juga:

Baca Juga