menu-button
Cara Investasi di Securities Crowdfunding Investasi Keuangan Bisnis

Pasar Bebas Adalah: Memahami Arti dan Dampaknya Bagi Ekonomi Negara

Thursday, 23 Jun 2022

Read in 6 minutes

Author: Nadya A. Faatihah
Memahami Pasar Bebas dan dampaknya

Melalui sistem pasar bebas, seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi, dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar tanpa campur tangan pemerintah atau pihak lain. Sementara kebijakan pemerintah memiliki peran yang minim, bahkan tidak sama sekali dalam mengintervensi mekanisme ini.

Pasar bebas adalah kondisi di mana mekanisme pasar tidak terikat dengan kebijakan pemerintahan atau pun sistem ekonomi negara. Salah satu ciri-ciri pasar bebas adalah, ketika penawaran dan permintaan ditentukan oleh produsen dan konsumen. Sehingga, dampak pasar bebas adalah harga dan kuantitas barang dan jasa yang beredar di pasar terbentuk dengan sendirinya. 

Mari simak penjelasan lengkap tentang pasar bebas melalui penjelasan berikut ini!

Pengertian Pasar Bebas

Pasar bebas meyakini bahwa harga pasar yang tidak diintervensi oleh pemerintah adalah informasi paling akurat dan relevan dengan kondisi konsumen dan produsen. Dengan demikian, supply dan demand sepenuhnya berada di tangan masyarakat, tanpa melibatkan campur tangan pemerintah.

Produsen menetapkan harga atau penawaran dengan mempertimbangkan keuntungan yang akan didapat. Sementara itu, konsumen akan melakukan pembelian atau permintaan barang berdasarkan pertimbangan utilitas. Dalam kondisi adanya penawaran dan permintaan atas barang, maka pasarlah yang akan menentukan harga bagi produsen maupun konsumen, serta kuantitas barang yang akan beredar di pasar. Ini disebut dengan mekanisme pasar.

Namun, cara terbentuknya harga melalui mekanisme pasar juga bisa terpengaruh oleh kebijakan pemerintah. Dalam praktik pasar bebas, pemerintah minim perannya dalam mengintervensi mekanisme ini. Singkatnya, seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi, dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar tanpa campur tangan pemerintah atau pihak lain.

Fungsi Pasar Bebas

Fungsi pasar bebas adalah memberikan kebebasan kepada masyarakat dalam melakukan aktivitas ekonomi baik ekspor maupun impor. Praktik pasar bebas juga memberikan transparansi informasi berkaitan dengan kuantitas permintaan dan harga barang sesuai dengan kondisi yang ada di masyarakat. 

Selain itu, tujuan pasar bebas adalah memberikan kebebasan akses bagi siapa pun untuk menjadi pengusaha agar bisa memperoleh pendapatan yang lebih tinggi. Sehingga, peluang untuk mengembangkan keahlian produksi atau pun distribusi dapat semakin dimaksimalkan. 

Adanya perdagangan bebas tanpa batas di di dalam negeri akan membuat pendapatan negara semakin meningkat. Hal ini disebabkan dengan adanya pasar bebas. Penjual bisa mendapatkan akses ke pasar domestik dan internasional sehingga hal ini akan membuat nilai transaksi jual beli lebih besar. Dengan demikian, pendapatan negara juga bisa turun meningkat, kegiatan ekonomi terus berputar, dan akan tercipta stabilitas ekonomi.

Ciri-ciri Pasar Bebas

Ada beberapa kondisi yang bisa menunjukkan apakah suatu negara mempraktikkan pasar bebas atau tidak, berikut adalah ciri-ciri pasar bebas.

  • Semua sumber beserta alat produksi dapat bebas dimiliki dan diatur oleh semua pihak.
  • Terdapat pembagian kelas-kelas pekerja dan pemilik modal dalam sistem perekonomian.
  • Persaingan ketat antar perusahaan demi mencapai keuntungan sebanyak mungkin.
  • Campur tangan pemerintah dalam mekanisme pasar semakin dibatasi atau bahkan tidak ada sama sekali.
  • Para produsen bebas menentukan harga dan target pasar mereka.

Dampak Positif Pasar Bebas

Ekonom pro pasar bebas meyakini bahwa harga pasar yang tidak diintervensi oleh pemerintah adalah informasi paling akurat dan relevan dengan kondisi konsumen dan produsen. Singkatnya, ekonom pro pasar bebas meyakini bahwa praktik pasar bebas dapat memberikan informasi akurat bagi produsen atau konsumen. 

Misalnya, adanya kenaikan harga menjadi sinyal bagi produsen untuk meningkatkan produksi. Sementara bagi konsumen, kenaikan harga adalah sinyal untuk mengurangi permintaan. Jika terjadi kondisi sebaliknya, maka harga pasar akan berubah dengan sendirinya. Selain itu, dampak positif dari praktik pasar adalah sebagai berikut.

1. Memberi Informasi Jumlah Permintaan

Pasar bebas memberi informasi akurat tentang produk yang paling dibutuhkan konsumen. Dengan ini, produsen akan paham dengan sendirinya kapan dan bagaimana kondisi yang tepat untuk meningkatkan kuantitas barang atau jasa yang dijual sehingga bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal.

2. Peluang Kondisi Adil Bagi Produsen dan Konsumen

Tanpa intervensi pemerintah, kelebihan sistem pasar bebas adalah menghadirkan situasi di mana produsen bebas memilih jenis barang dan berbagai faktor proses produksi yang akan dijalankan. Diiringi dengan kebebasan produsen, konsumen juga bebas memilih barang yang ingin dikonsumsi. 

Melalui permintaan dan penawaran, mekanisme pasar akan menentukan titik temu harga yang pantas bagi kedua belah pihak. Dengan ini, peluang untuk tercapainya kondisi harga yang adil bagi produsen dan konsumen bisa terjadi.

3. Pemacu Pengembangan Usaha

Terdapat faktor yang bisa memengaruhi permintaan dan penawaran. Mulai dari pertambahan jumlah penduduk, angka pendapatan penduduk, hingga faktor lain seperti perkembangan teknologi. Faktor ini tentu menyebabkan selalu adanya perubahan dalam kebutuhan konsumen yang secara beriringan akan memengaruhi penawaran barang atau jasa dari produsen.

Dengan adanya pasar bebas, maka kondisi pasar yang terus berubah sehingga hal ini akan menjadi pemacu pengembangan usaha produsen. Misalnya upaya untuk meningkatkan sumber daya, kualitas produk, atau pun pelayanan untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan konsumen.

Dampak Negatif Dari Pasar Bebas

Meskipun nampaknya sistem pasar bebas adalah cara untuk mencapai kondisi ekonomi dengan persaingan ideal, sistem ini juga memiliki kelemahan. Berikut adalah penjelasannya.

1. Kebebasan yang Tidak Terbatas

Kelemahan sistem pasar bebas adalah kebebasan kegiatan ekonomi yang tidak ada batasnya. Kondisi ini dapat merugikan golongan yang lemah dan kaum minoritas, misalnya karena akses sumber daya dan modal pengusaha besar lebih banyak, maka kegiatan ekonomi pun dapat mendominasi bahkan mematikan usaha kecil.

Kemudian, kondisi ini memungkinkan ketimpangan ekonomi karena golongan mayoritas secara struktural menindas golongan minoritas.

2. Risiko Monopoli Pasar

Sistem pasar bebas menghadirkan kondisi di mana harga dan jumlah barang yang diperjualbelikan ditentukan oleh permintaan pembeli dan penawaran penjual. Disertai dengan kebebasan tak terbatas, hal ini memungkinkan adanya perusahaan raksasa yang memonopoli produksi dan sirkulasi penjualan barang. 

Misalnya pasar bebas di Amerika memungkinkan beberapa perusahaan raksasa menjadi produsen berbagai barang untuk hampir seluruh industri. Perusahaan raksasa ini punya kekuasaan yang sangat besar di pasar, sehingga mereka menentukan harga, jenis, serta jumlah barang yang akan ditawarkan. Perusahaan ini juga punya kendali penuh untuk membatasi atau mengurangi produksi untuk memperoleh keuntungan yang maksimum.

3. Tidak Stabilnya Kegiatan Ekonomi

Mekanisme pasar bebas menyebabkan kegiatan perekonomian selalu fluktuatif. Terdapat periode tertentu produsen mengalami keuntungan yang sangat tinggi, tetapi bisa secara mendadak mengalami kemerosotan yang sangat besar.

Hal ini dapat mempengaruhi masyarakat secara langsung. Dampaknya yaitu, merosotnya kurs mata uang, terjadinya pemutusan hubungan kerja, hingga terjadinya inflasi yang tidak terkontrol. 

Akibat Pasar Bebas di Indonesia

Sistem pasar bebas tentunya akan memberikan dampak bagi berbagai negara yang ikut serta dalam kegiatannya, seperti impor dan juga ekspor. Bagi Negara Indonesia yang terlibat dalam kegiatan pasar bebas melalui organisasi seperti ASEAN Economic Community, sistem pasar bebas dapat memberikan dampak positif dan negatif. Berikut adalah beberapa di antaranya.

  1. Banyaknya produk impor yang masuk dapat meningkatkan persaingan bagi produk dan industri dalam negeri. 
  2. Kegiatan ekspor dapat mengancam stabilitas bahan baku bagi kegiatan produksi dalam negeri
  3. Terbukanya peluang peningkatan kegiatan ekspor dapat membantu pendapatan nasional Indonesia.
  4. Mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tidak hanya dalam bentuk modal, namun juga dalam bentuk ilmu pengetahuan dan teknologi.
  5. Menghidupkan sektor pariwisata sehingga menambah jumlah wisatawan ke Indonesia.

Dari informasi di atas, Anda bisa memahami bahwa sistem pasar bebas memiliki dampak baik dan buruk yang dapat memengaruhi peluang kestabilan ekonomi secara mikro atau pun makro. Bukan tanpa alasan, ketika negara turut serta dalam praktik pasar bebas, pastinya keputusan ini dapat mempengaruhi keseluruhan kondisi ekonomi. Tidak hanya mempengaruhi harga barang, namun juga pada proses terbentuknya mekanisme di pasar modal yang akan memengaruhi pebisnis, investor, dan akhirnya masyarakat secara luas. 

Ingin Mulai Berinvestasi Dengan Modal 1 Juta? Temukan Bisnis Dengan Prospek Menjanjikan di LandX Sekarang Juga!

miliki bisnis modal kecil cuma dengan 1 jutaan dapat 4 cabang

Baca Juga