Mutual fund merupakan salah satu pilihan investasi yang cocok untuk investor pemula yang masih memiliki keterbatasan pengetahuan terkait bagaimana manajemen risiko dan peluang keuntungan dari sebuah investasi yang akan dijalankan. Mutual fund dalam bahasa Indonesia disebut reksa dana, instrumen investasi  reksa dana atau mutual fund  merupakan salah satu instrumen investasi yang sering direkomendasikan untuk investor pemula yang tidak memiliki kemampuan dan waktu untuk mengatur investasi yang dilakukan. Mutual fund merupakan investasi dengan risiko rendah akan tetapi masih belum populer dan dipahami masyarakat luas. Karena itu, mari kita bahas lebih lanjut terkait mutual fund atau reksa dana.

Table of Content

Definisi Mutual Fund atau Reksa Dana

Reksa dana atau mutual fund adalah jenis investasi yang menghimpun dana investor yang selanjutnya akan diatur oleh manajer investasi untuk diinvestasikan ke berbagai portofolio efek atau sekuritas yang telah dipilih oleh manajer investasi yang akan mengalokasi dana para investor ke dalam berbagai instrumen investasi yang akan memberikan keuntungan kepada para pemilik dana. Reksa dana sendiri memiliki berbagai jenis yang bisa disesuaikan dengan tujuan investasi dari investor. Mutual fund memberikan kesempatan kesempatan investasi untuk investor kecil yang artinya bisa dimulai dengan modal kecil sehingga dapat mencakup masyarakat luas.

Investasi ini menjadi lebih mudah karena investasi anda akan ditangani oleh pihak manajer investasi yang sudah berpengalaman dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Manajer investasi merupakan pihak yang akan mengelola modal yang telah dihimpun dari masyarakat, manajer investasi memiliki tanggung jawab atas reksa dana yang mereka atur seperti kapan mengambil tindakan untuk menjual, membeli atau mempertahankan sebuah sekuritas.

Cara Kerja Mutual Fund atau Reksa Dana

Mutual fund pada dasarnya bekerja dengan adanya manajer investasi. Modal yang anda investasikan akan di-distribusikan ke dalam beberapa instrumen investasi yang telah dinilai memiliki potensi keuntungan kepada investor. Manajer investasi akan melakukan diversifikasi investasi ke dalam beberapa instrumen investasi untuk memperkecil risiko kerugian dari mutual fund yang dilakukan investor. Di era sekarang, reksa dana semakin mudah di akses melalui berbagai platform investasi online yang bisa di akses masyarakat luas. Reksa dana akan memberikan keuntungan kepada investor dalam bentuk dividen dan capital gain.

Jenis Mutual Fund

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi ke dalam mutual fund atau reksa dana anda harus paham terlebih jenis-jenis reksa dana yang tersedia di pasar modal. Berikut beberapa jenis reksa dana yang bisa anda pilih:

1. Reksa Dana Pasar Uang
Dalam reksa dana pasar uang, seluruh uang investor akan dimasukkan ke dalam instrumen-instrumen pasar uang seperti Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan surat utang atau obligasi. Reksa dana pasar uang bisa dibilang jenis yang paling aman dan jatuh tempo yang lumayan singkat yaitu kurang dari satu tahun. Risiko yang rendah ini juga diikuti potensi keuntungan yang cenderung rendah juga.

2. Reksa Dana Pendapatan Tetap
Reksa dana pendapatan tetap akan mendistribusikan sebagian besar dana atau minimal 80% dana investor ke dalam berbagai bentuk obligasi di pasar modal. Investor akan mendapatkan keuntungan dari interest atau bunga dari obligasi tersebut. Jenis ini memiliki potensi keuntungan atau return yang lebih besar dibandingkan reksa dana pasar uang, namun juga diikuti risiko lebih besar juga yang akan ditanggung investor.

3. Reksa Dana Saham
Jenis ini akan memasukkan sebagian besar dana yang dimiliki ke dalam pasar saham. Manajer investasi akan memasukkan dana anda ke dalam saham yang berpotensi memberikan keuntungan. Jenis ini bisa dikatakan memiliki potensi keuntungan yang besar dibandingkan dengan jenis reksa dana lain. Akan tetapi, investasi saham memiliki risiko yang tinggi juga karena kita tahu harga saham yang fluktuatif setiap tahunya mengikuti perkembangan ekonomi sehingga investasi ini cocok dilakukan untuk investor yang ingin melakukan investasi dalam jangka panjang.

4. Reksa Dana Terproteksi
Reksadana jenis ini akan memberikan anda jaminan 100% terhadap modal pokok investasi anda asalkan pencairan anda lakukan sesuai dengan disepakati saat memulai investasi. Jenis ini hampir sama dengan reksa dana pendapatan tetap yang memasukkan dana anda ke dalam obligasi, namun jenis ini memberikan proteksi 100% terhadap dana pokok yang diinvestasikan asalkan pencairan sesuai tempo yang disepakati.

5. Reksa Dana Campuran
Reksa dana ini menempatkan dana investor ke dalam beberapa instrumen investasi seperti obligasi, saham, dan deposito. Sistem ini akan membuat diversifikasi dari investasi yang anda lakukan sehingga berpotensi memberikan keuntungan yang lebih besar dan risiko yang lebih kecil dibandingkan hanya dalam satu instrumen.

Memilih Mutual Fund

Karena mutual fund memiliki jenis yang beragam, anda perlu mempertimbangkan berbagai hal agar anda memilih mutual fund yang sesuai dengan tujuan investasi yang ingin anda capai. Untuk itu berikut beberapa hal yang harus anda perhatikan saat memulai investasi di mutual fund.

Pilih Platform yang kredibel

Sebagai investor yang ingin memulai investasi di reksa dana, anda harus memperhatikan platform yang akan anda gunakan untuk melakukan transaksi reksa dana. Anda harus mencari platform yang sudah berizin dan diawasi OJK sehingga dana yang anda investasikan berada pada pihak yang sudah terpercaya dapat mengelola dana investasi anda.

Tentukan Tujuan Investasi

Dalam investasi, anda perlu memikirkan tujuan dari investasi yang anda lakukan. Anda bisa mulai dengan menentukan goal jangka panjang dan jangka pendek anda sehingga anda bisa mulai memilih reksa dana jenis apa yang cocok untuk tujuan investasi yang anda susun. Apabila anda bertujuan investasi jangka panjang anda bisa mulai dengan reksa dana saham yang potensi keuntungan besar dalam jangka panjang.

Memperhitungkan Profil Risiko

Anda perlu menghitung berapa besar risiko yang bisa anda tanggung saat melakukan investasi. Karena setiap investasi memiliki risiko dan potensi masing-masing sehingga anda perlu memperhitungkan seberapa besar risiko yang bisa anda tanggung sehingga anda bisa menemukan reksa dana yang tepat sesuai dengan risiko yang bisa anda tanggung.