Investor Penerbit
menu-mobile

Memahami Apa Itu Dana Darurat dan Jumlah Dana Darurat Ideal

1 August 2022

|

9 Min Read

|

Author: Abdul Wahhab

Dana darurat adalah dana yang disiapkan untuk kondisi berbagai kondisi tidak terduga sehingga dana darurat atau emergency fund ini tidak ditujukan untuk tujuan keuangan tertentu karena bersifat dana cadangan yang standby apalagi dibutuhkan di kondisi terdesak.

Masa depan merupakan sebuah misteri yang tidak bisa kita prediksi. Meskipun begitu, setidaknya kita harus mempersiapkan diri lebih baik. Nah, dalam keuangan, salah satu hal yang bisa kita persiapkan untuk masa depan adalah dana darurat.

Dana darurat adalah sesuatu yang harus disiapkan sedini mungkin dan menjadi pondasi awal apabila kamu ingin memiliki pondasi keuangan yang baik. Apa itu dana darurat? Manfaat dana darurat adalah kamu menjadi memiliki penyangga keuangan jika nanti terjadi hal sulit dan tak terduga.

Karena itu, mari kita bahas sebenarnya apa itu dana darurat dan kenapa kamu wajib untuk mempersiapkannya. Melalui artikel ini juga akan membahas manfaat dana darurat secara lengkap. Simak terus sampai akhir, ya!


Dana Darurat Adalah

Dana darurat adalah dana fungsional yang kamu persiapkan untuk menghadapi keadaan di masa depan. Dana darurat wajib bersifat likuid, artinya dapat dicairkan dengan cepat dan mudah jika sesuatu yang genting terjadi.

Dana darurat berbeda dengan tabungan. Lazimnya kita sudah tahu kenapa kita harus menabung. Seperti untuk membeli mobil baru, membangun rumah, dan lain-lain. Sedangkan dana darurat tidak memiliki tujuan.

Dana darurat disiapkan untuk menghadapi sesuatu yang tidak bisa diprediksi. Misal dana darurat untuk membayar tagihan medis di rumah sakit. Tentu kita tidak akan tahu pasti kapan kita akan sakit, kan?

Jadi kalau kamu masih bingung apa itu dana darurat, dana darurat adalah uang darurat yang harus kita siapkan untuk berbagai kondisi tidak terduga yang mungkin akan kita hadapi di masa mendatang. Dana darurat (emergency fund) tidak menjadi pertahanan terakhir kita apabila kita menghadapi hal tidak terduga.

Idealnya, kita melindungi diri kita dengan asuransi sebagai mitigasi agar kita memiliki backup apabila sesuatu buruk terjadi. Akan tetapi, tidak semua hal bisa dicover oleh asuransi sehingga kita butuh dana darurat untuk menghadapi kondisi tersebut.

Contohnya adalah saat pandemi tentu saja banyak orang finansialnya ikut terganggu, saat kondisi seperti inilah dana darurat berperan sebagai dana cadangan yang membantu finansial kita tetap stabil walaupun menghadapi kondisi tidak terduga seperti saat ini.

Sebelum lanjut, yuk simak video ini agar kamu lebih paham tentang dana darurat

Watch This Video

Pentingnya Dana Darurat Pribadi

Pada bulan Maret 2020 lalu, pandemi Covid-19 mulai menyerang Indonesia. Tak pandang bulu, semua sektor terdampak virus ini, terutama ekonomi. Bisnis merugi, PHK dimana-dimana, daya beli menurun, dan ekonomi makro mulai mengalami resesi.

Siapa yang bertahan? Salah satunya mereka yang sudah menyiapkan dana darurat sejak dini. Dana darurat adalah dana yang disiapkan untuk masa depan seandainya ada kejadian yang mendesak dan tidak bisa ditebak.

5 Manfaat Dana Darurat

Untuk menjamin keuangan di masa depan, salah satu yang bisa kamu lakukan adalah dengan menyiapkan dana darurat. Manfaat dana darurat adalah kamu menjadi memiliki penyangga keuangan jika nanti terjadi hal sulit dan tak terduga. Bukan hanya untuk menghindari masalah, manfaat dana darurat juga membantu kamu menangkap peluang usaha.

Karena itu, kamu harus selalu punya uang darurat yang kamu siapkan untuk berbagai hal tidak terduga di masa mendatang.

Berikut ini beberapa manfaat dana darurat yang perlu kamu ketahui:

1. Tidak Khawatir Saat Sakit

Kesehatan merupakan salah satu masalah paling tidak bisa diprediksi. Tak jarang ada kasus orang yang sebelumnya sehat tiba-tiba sakit. Nah, maka dari itu kamu harus jauh-jauh hari menyiapkan dana untuk hal ini.

Mungkin kamu sudah menyiapkan asuransi, namun terkadang tagihan medis berkata lain. Ada saja tagihan lain yang harus kamu bayar. Dengan mempunyai dana darurat, kamu bisa mengatasi hal tersebut.

Selain itu, dana darurat juga bisa membuat mental kamu tenang saat sakit. Sudah menjadi rahasia umum jika stress bisa membuat sebuah penyakit menjadi lebih parah.

2. Memperbaiki Aset yang Rusak

Aset pribadi yang kamu miliki seperti mobil, laptop, atau bahkan handphone sangat rentan mengalami kerusakan.. Dengan adanya dana darurat, kamu sudah siap untuk membayar biaya perbaikannya yang terkadang butuh nominal besar.

Menyiapkan dana darurat untuk hal-hal seperti ini sangat penting biaya perawatan tidak terduga dari aset yang kita miliki sering kali menyebabkan masalah terhadap kestabilan keuangan kita.

karena itu, kita butuh dana darurat untuk menghadapi pengeluaran tidak terduga seperti ini.

3. Tak Terlalu Pusing Saat Kehilangan Pekerjaan

Tak ada yang menjamin jika kamu bisa terus bekerja di sebuah perusahaan. Meski performa kamu selalu bagus, jika ekonomi sedang tidak baik-baik saja, status pekerjaanmu bakal terancam.

Hal ini terjadi saat pandemi 2019 terjadi, dimana perusahaan mau tidak mau harus melakukan PHK secara massal. Kondisi ini akan menjadi lebih baik seandainya kamu punya dana darurat. Kamu masih bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari meskipun sudah kehilangan pekerjaan.

4. Terhindar dari Utang

Utang tidak selamanya buruk jika dilakukan untuk kegiatan produktif. Sayangnya, banyak orang indonesia yang berutang hanya untuk kegiatan konsumtif.

Untuk terhindar dari utang, kamu bisa menyiapkan dana darurat sejak dini. Dengan adanya dana darurat, kamu tidak perlu meminjang uang kepada pihak lain saat berhadapan dengan situasi genting.

Hal ini sangat penting, karena banyak sekali orang yang harus berhutang saat kondisi darurat karena mereka tidak memiliki persiapan yang cukup untuk menghadapi kondisi tersebut.

Apabila kamu memiliki dana darurat, maka kamu bisa meredam dampak finansial jangka panjang yang timbul dari kondisi tidak terduga tersebut.

5. Menangkap Peluang

Bukan hanya menghindari nasib buruk di masa depan, tapi dana darurat juga akan bermanfaat untuk menambah kekayaanmu. Misalnya jika ada seorang teman mengajak kamu berbisnis dan butuh suntikan dana. Jika kamu punya dana darurat, kamu bisa mengiyakan tawaran tersebut tanpa perlu berutang ataupun mengusik tabungan.

Persiapan dana darurat ini juga akan sangat berpengaruh terhadap investasi jangka panjang yang akan kamu lakukan. Apabila kamu tidak memiliki darurat, maka kamu terpaksa harus mencairkan instrumen investasi yang kamu miliki yang terkadang dalam posisi yang tidak baik sehingga kamu harus mengalami kerugian. karena itu, kamu butuh menyiapkan dana darurat sebelum memulai program investasi jangka panjang yang akan kamu lakukan.

Cara Menghitung Dana Darurat Ideal

Banyak orang menyamakan dana darurat dengan tabungan. Faktanya, kedua hal tersebut sangatlah berbeda. Dana darurat disiapkan untuk menghadapi keadaan genting di masa depan. Cara menghitung dana darurat tergantung oleh penghasilan serta beban yang harus dihadapi seseorang.

lalu, dana darurat berapa kali gaji? Mari ktia simulasikan berapa besar dana darurat.

Salah satu cara menghitung menghitung besar dana darurat berapa kali gaji yaitu umumnya 4 hingga 12 kali gaji.

Sebagai contoh, jika kamu belum menikah, secara ideal kamu harus menyiapkan dana darurat untuk bisa menutup pengeluaran selama 4 sampai 12 bulan kedepan.

Misalkan penghasilan kamu adalah Rp 8 Juta dengan pengeluaran per bulan sebesar Rp 4 Juta. Maka dana darurat yang bisa kamu persiapkan adalah Rp 16 Juta sampai Rp 96 Juta. Artinya, minimal kamu punya saldo sebesar Rp 16 juta di ATM.

Besarnya dana tersebut berbeda jika kamu sudah menikah. Untuk kasus sudah menikah, kamu wajib menyediakan dana darurat sebesar 6 sampai 12 bulan dari pengeluaran.

Jika kamu punya penghasilan Rp 8 Juta dengan pengeluaran sebesar Rp 4 Juta per bulan, maka dana darurat kamu adalah Rp 48 Juta sampai Rp 96 juta bulan. Artinya kamu harus punya dana likuid sebesar Rp 48 Juta.

Meskipun begitu, jika hitungan tersebut dirasa terlalu berat, maka kamu bisa mulai menyisihkan 10% dari penghasilan setiap bulannya. Setelah itu target 10% bisa terpenuhi, di bulan selanjutnya kamu bisa menyisihkan dana sebesar 20% sampai 30% per bulan.

Pada dasarnya, tidak ada patokan baku dari berapa jumlah dana darurat yang harus kita siapkan karena setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda dan kondisi yang muncul di masa mendatang pun sering kali sulit untuk diprediksi.

Karena itu, kita tetap harus menambah persediaan dana darurat kita seiring dengan meningkatnya jumlah permintaan dana kita dari waktu ke waktu.

Lebih Lengkapnya, kamu bisa simak video di bawah ini ya….

Watch This Video

Instrumen Investasi untuk Dana Darurat

Apabila kamu sudah paham berapa besar dana darurat ideal, mari kita bahas dana darurat sebaiknya disimpan dimana.

Dana darurat atau emergency fund adalah dana yang kita siapkan untuk berbagai kondisi tidak terduga. Oleh sebab itu, kamu harus menyimpan dana darurat di tempat yang mudah di akses agar dapat dicairkan dengan cepat.

Lalu, tempat mudah diakses untuk dana darurat sebaiknya disimpan dimana?

Sebenarnya, idealnya kamu menyimpan dana darurat di dalam satu rekening bank terpisah agar dapat mudah dicairkan kapan saja ketika kamu butuh. Akan tetapi, apabila kamu memang akan memasukkan dana darurat kamu ke dalam instrumen investasi maka kamu harus memastikan bahwa instrumen investasi tersebut likuid dan tidak fluktuatif sehingga uang yang kamu miliki tidak mengalami penurunan.

Jadi, jawaban untuk dana darurat sebaiknya disimpan dimana adalah pada instrumen keuangan yang likuid atau mudah dicairkan.

Karena itu, sebaiknya dana darurat disimpan di instrumen Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) yang memiliki risiko penurunan rendah dan dapat mudah dicairkan apabila kamu sewaktu-waktu butuh dana tersebut.

Tips Menyiapkan Dana Darurat Ideal

Menyiapkan dana darurat memang tidak mudah, namun masih mustahil kamu lakukan jika punya komitmen yang kuat. Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk menyiapkan dana darurat:

  • Kelola dan catat pengeluaran dan penghasilan setiap bulannya. Dengan begitu, kamu bisa memperhitungkan berapa besar dana darurat yang dibutuhkan.
  • Buatlah target dana darurat dan tentukan berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk bisa mewujudkannya
  • Hindari utang yang konsumtif dan sisihkan dana tersebut untuk kamu alokasikan ke pos dana darurat
  • Sisihkan pengeluaran yang tidak terlalu penting dan alihkan ke dana darurat
  • Simpan dana darurat dalam instrumen investasi dengan risiko rendah agar uang yang kamu simpan bisa berkembang nilainya mengikuti peningkatan inflasi dari tahun ke tahun.

Kalau kamu mau paham lebih lanjut tentang dana darurat dan sebaiknya dana darurat disimpan dimana, yuk tonton dulu video di bawah ini:

Watch This Video

Nah, itulah artikel lengkap tentang dana darurat. Mulai dari pengertian, manfaat, cara menghitung, sampai tips menyiapkannya.

Berbicara tentang soal persiapan keuangan, kamu bisa juga tidak boleh lupa menyiapkan rencana investasi untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang anda.

Kamu bisa mulai dengan berinvestasi di LandX. Dengan modal mula1 1 juta saja, kamu sudah bisa memiliki saham perusahaan UMKM hebat di Indonesia sekaligus mendapatkan dividen dari keuntungan yang dihasilkan bisnis tersebut.

LandX membantu anda menemukan bisnis terbaik dengan potensi keuntungan jangka panjang sehingga kamu semakin mudah memilih bisnis terbaik untuk investasi

karena itu…

Tunggu apalagi, yuk patungan bisnis menguntungkan di LandX !

miliki bisnis modal kecil cuma dengan 1 jutaan dapat 4 cabang

Baca Juga