Masa depan merupakan sebuah misteri yang tidak bisa kita prediksi. Meskipun begitu, setidaknya kita harus mempersiapkan diri lebih baik. Nah, dalam keuangan, salah satu hal yang bisa kita persiapkan untuk masa depan adalah dana darurat.

Dana darurat adalah sesuatu yang harus disiapkan sedini mungkin dan menjadi pondasi awal apabila kamu ingin memiliki pondasi keuangan yang baik. Namun banyak lupa menyiapkan dana darurat karena kurangnya pemahaman tentang apa itu dana darurat.

Karena itu, mari kita bahas apa sebenarnya itu dana darurat dan kenapa kamu wajib untuk mempersiapkannya melalui artikel di bawah ini yang bakal membahasnya secara lengkap. Simak terus sampai akhir, ya!


Table of Content


Apa Itu Dana Darurat?

Dana darurat adalah dana fungsional yang kamu persiapkan untuk menghadapi keadaan di masa depan. Dana darurat wajib bersifat likuid, artinya dapat dicairkan dengan cepat dan mudah jika sesuatu yang genting terjadi.

Dana darurat berbeda dengan tabungan. Lazimnya kita sudah tahu kenapa kita harus menabung. Seperti untuk membeli mobil baru, membangun rumah, dan lain-lain. Sedangkan dana darurat tidak memiliki tujuan.

Dana darurat disiapkan untuk menghadapi sesuatu yang tidak bisa diprediksi. Misal dana darurat untuk membayar tagihan medis di rumah sakit. Tentu kita tidak akan tahu pasti kapan kita akan sakit, kan?

Sebelum lanjut, yuk simak video ini agar kamu lebih paham tentang dana darurat

Pentingnya Dana Darurat Saat Pandemi

Pada bulan Maret 2020 lalu, pandemi Covid-19 mulai menyerang Indonesia. Tak pandang bulu, semua sektor terdampak virus ini, terutama ekonomi. Bisnis merugi, PHK dimana-dimana, daya beli menurun, dan ekonomi makro mulai mengalami resesi.

Siapa yang bertahan? Salah satunya mereka yang sudah menyiapkan dana darurat sejak dini. Dana darurat adalah dana yang disiapkan untuk masa depan seandainya ada kejadian yang mendesak dan tidak bisa ditebak.

5 Manfaat Dana Darurat

Untuk menjamin keuangan di masa depan, salah satu yang bisa kamu lakukan adalah dengan menyiapkan dana darurat. Dana ini bermanfaat bukan hanya untuk menghindari masalah, tapi juga menangkap peluang.

Berikut ini beberapa manfaat dari dana darurat:

1. Tidak Khawatir Saat Sakit

Kesehatan merupakan salah satu masalah paling tidak bisa diprediksi. Tak jarang ada kasus orang yang sebelumnya sehat tiba-tiba sakit. Nah, maka dari itu kamu harus jauh-jauh hari menyiapkan dana untuk hal ini.

Mungkin kamu sudah menyiapkan asuransi, namun terkadang tagihan medis berkata lain. Ada saja tagihan lain yang harus kamu bayar. Dengan mempunyai dana darurat, kamu bisa mengatasi hal tersebut.

Selain itu, dana darurat juga bisa membuat mental kamu tenang saat sakit. Sudah menjadi rahasia umum jika stress bisa membuat sebuah penyakit menjadi lebih parah.

2. Memperbaiki Aset yang Rusak

Aset pribadi yang kamu miliki seperti mobil, laptop, atau bahkan handphone sangat rentan mengalami kerusakan.. Dengan adanya dana darurat, kamu sudah siap untuk membayar biaya perbaikannya yang terkadang butuh nominal besar.

Menyiapkan dana darurat untuk hal-hal seperti ini sangat penting biaya perawatan tidak terduga dari aset yang kita miliki sering kali menyebabkan masalah terhadap kestabilan keuangan kita.

karena itu, kita butuh dana darurat untuk menghadapi pengeluaran tidak terduga seperti ini.

3. Tak Terlalu Pusing Saat Kehilangan Pekerjaan

Tak ada yang menjamin jika kamu bisa terus bekerja di sebuah perusahaan. Meski performa kamu selalu bagus, jika ekonomi sedang tidak baik-baik saja, status pekerjaanmu bakal terancam.

Hal ini terjadi saat pandemi 2019 terjadi, dimana perusahaan mau tidak mau harus melakukan PHK secara massal. Kondisi ini akan menjadi lebih baik seandainya kamu punya dana darurat. Kamu masih bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari meskipun sudah kehilangan pekerjaan.

4. Terhindar dari Utang

Utang tidak selamanya buruk jika dilakukan untuk kegiatan produktif. Sayangnya, banyak orang indonesia yang berutang hanya untuk kegiatan konsumtif.

Untuk terhindar dari utang, kamu bisa menyiapkan dana darurat sejak dini. Dengan adanya dana darurat, kamu tidak perlu meminjang uang kepada pihak lain saat berhadapan dengan situasi genting.

Hal ini sangat penting, karena banyak sekali orang yang harus berhutang saat kondisi darurat karena mereka tidak memiliki persiapan yang cukup untuk menghadapi kondisi tersebut.

Apabila kamu memiliki dana darurat, maka kamu bisa meredam dampak finansial jangka panjang yang timbul dari kondisi tidak terduga tersebut.

5. Menangkap Peluang

Bukan hanya menghindari nasib buruk di masa depan, tapi dana darurat juga akan bermanfaat untuk menambah kekayaanmu. Misalnya jika ada seorang teman mengajak kamu berbisnis dan butuh suntikan dana. Jika kamu punya dana darurat, kamu bisa mengiyakan tawaran tersebut tanpa perlu berutang ataupun mengusik tabungan.

Persiapan dana darurat ini juga akan sangat berpengaruh terhadap investasi jangka panjang yang akan kamu lakukan. Apabila kamu tidak memiliki darurat, maka kamu terpaksa harus mencairkan instrumen investasi yang kamu miliki yang terkadang dalam posisi yang tidak baik sehingga kamu harus mengalami kerugian.

karena itu, kamu butuh menyiapkan dana darurat sebelum memulai program investasi jangka panjang yang akan kamu lakukan.

Cara Menghitung Dana Darurat yang Ideal

Banyak orang menyamakan dana darurat dengan tabungan. Faktanya, kedua hal tersebut sangatlah berbeda. Dana darurat disiapkan untuk menghadapi keadaan genting di masa depan. Cara menghitung dana darurat tergantung oleh penghasilan serta beban yang harus dihadapi seseorang.

Sebagai contoh, jika kamu belum menikah, secara ideal kamu harus menyiapkan dana darurat untuk bisa menutup pengeluaran selama 4 sampai 12 bulan kedepan.

Misalkan penghasilan kamu adalah Rp 8 Juta dengan pengeluaran per bulan sebesar Rp 4 Juta. Maka dana darurat yang bisa kamu persiapkan adalah Rp 16 Juta sampai Rp 96 Juta. Artinya, minimal kamu punya saldo sebesar Rp 16 juta di ATM.

Besarnya dana tersebut  berbeda jika kamu sudah menikah. Untuk kasus sudah menikah, kamu wajib menyediakan dana darurat sebesar 6 sampai 12 bulan dari pengeluaran.

Jika kamu punya penghasilan Rp 8 Juta dengan pengeluaran sebesar Rp 4 Juta per bulan, maka dana darurat kamu adalah Rp 48 Juta sampai Rp 96 juta bulan. Artinya kamu harus punya dana likuid sebesar Rp 48 Juta.

Meskipun begitu, jika hitungan tersebut dirasa terlalu berat, maka kamu bisa mulai menyisihkan 10% dari penghasilan setiap bulannya. Setelah itu target 10% bisa terpenuhi, di bulan selanjutnya kamu bisa menyisihkan dana sebesar 20% sampai 30% per bulan.

Pada dasarnya, tidak ada patokan baku dari berapa jumlah dana darurat yang harus kita siapkan karena setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda dan kondisi yang muncul di masa mendatang pun sering kali sulit untuk diprediksi.

Karena itu, kita tetap harus menambah persediaan dana darurat kita seiring dengan meningkatnya jumlah permintaan dana kita dari waktu ke waktu.

Lebih Lengkapnya, kamu bisa simak video di bawah ini ya....

Yuk simak bagaimana cara menghitung dana darurat yang optimal untuk kondisi keuangan yag optimal

Tips Menyiapkan Dana Darurat

Menyiapkan dana darurat memang tidak mudah, namun masih mustahil kamu lakukan jika punya komitmen yang kuat. Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk menyiapkan dana darurat:

  • Kelola dan catat pengeluaran dan penghasilan setiap bulannya. Dengan begitu, kamu bisa memperhitungkan berapa besar dana darurat yang dibutuhkan.
  • Buatlah target dana darurat dan tentukan berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk bisa mewujudkannya
  • Hindari utang yang konsumtif dan sisihkan dana tersebut untuk kamu alokasikan ke pos dana darurat
  • Sisihkan pengeluaran yang tidak terlalu penting dan alihkan ke dana darurat
  • Simpan dana darurat dalam instrumen investasi dengan risiko rendah agar uang yang kamu simpan bisa berkembang nilainya mengikuti peningkatan inflasi dari tahun ke tahun.

Kalau kamu mau paham lebih lanjut tentang dana darurat yuk simak video pembahasan lebih detail tentang dana darurat dalam video di bawah ini:

Cara menyiapkan dana darurat yang ideal untuk rencana keuangan yang lebih optimal

Nah, itulah artikel lengkap tentang dana darurat. Mulai dari pengertian, manfaat, cara menghitung, sampai tips menyiapkannya.

Berbicara tentang soal persiapan keuangan, kamu bisa juga tidak boleh lupa menyiapkan rencana investasi untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang anda.

Kamu bisa mulai dengan berinvestasi di LandX. Dengan modal mula1 1 juta saja, kamu sudah bisa memiliki saham perusahaan UMKM hebat di Indonesia sekaligus mendapatkan dividen dari keuntungan yang dihasilkan bisnis tersebut.

LandX membantu anda menemukan bisnis terbaik dengan potensi keuntungan jangka panjang sehingga kamu semakin mudah memilih bisnis terbaik untuk investasi

karena itu...

Tunggu apalagi, yuk patungan bisnis menguntungkan di LandX !

Bagaimana? Kamu lebih suka bisnis dengan buyback guarantee atau yang bisa disimpan dalam jangka panjang? Apapun pilihan kamu.. Yuk Patungan  dengan Keuntungan Menjanjikan Bareng LandX

Mau Berbagai info Terbaru Terkait Investasi? Yuk Follow @landx.id di Instagram


Baca Juga:


#YukPatunganBisnis    #LandX.id    #landx         #landx.id    #InvestasiBisnis  #SecuritiesCrowdfunding   #EquityCrowdfunding    #InvestasiMenguntungkan     #Urundana    #BisnisPatungan    #InvestasiUsaha

Writer: Galih