Saat ini, berinvestasi di pasar modal adalah salah satu pilihan investasi yang banyak diminati masyarakat. Hal ini terlihat dari bagaimana pandemi tidak menyurutkan minat investor untuk memulai investasi ke dalam pasar modal.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat bahwa pada Februari 2021 tercatat 4,5 juta investor di pasar modal yang artinya mengalami kenaikan sebanyak hingga 16% dibandingkan akhir tahun 2020. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjadi investor di pasar modal.

Peningkatan ini juga terkait dengan perkembangan sistem digital yang membuka akses investasi secara online sehingga akses investor ke pasar modal menjadi lebih mudah. Kemajuan sistem digital ini tentu saja membuat pasar modal dapat akses oleh investor dalam cakupan yang lebih besar dari sebelumnya.

Kemudahan inilah yang membuat semakin banyak orang tertarik menjadi investor di pasar modal. Tapi sebelum terjun ke pasar modal, yuk simak dulu berbagai hal penting yang harus anda pahami saat memasuki pasar modal.

Table of Content


Apa Itu Pasar Modal?

Sebagai investor di pasar modal sudahkan anda paham apa itu pasar modal atau capital market?

Pasar modal adalah pasar yang mempertemukan antara pihak yang membutuhkan dana atau emiten dengan investor atau pemilik dana. Pasar modal adalah wadah bagi perusahaan dan pemerintahan untuk mendapatkan dana dalam jangka panjang dengan menjual berbagai produk investasi seperti saham, obligasi, atau reksa dana untuk kebutuhan dana mereka.

Pasar modal mengeluarkan berbagai produk investasi seperti obligasi atau surat utang, saham (equity), reksa dana dan beberapa instrumen lainnya. Investasi di pasar modal melibatkan beberapa pihak lain seperti underwriter, agen penjualan, dan pialang.

Pihak yang Terlibat di Pasar Modal

Agar anda lebih paham terkait pasar modal anda harus paham siapa saja pihak yang terlibat dalam pasar modal, karena itu mari kita bahas lebih lanjut:

1. Emiten, merupakan istilah yang digunakan untuk pihak swasta atau pemerintahan telah melakukan penawaran suatu efek kepada masyarakat umum untuk mendapatkan dana atau modal tambahan untuk mendukung kegiatan mereka.

2. Investor, adalah pihak yang memiliki modal dan bersedia menanamkan modal mereka ke dalam emiten yang membutuhkan dana melalui berbagai efek yang ditawarkan di pasar modal.

3. Underwriter, merupakan istilah yang sering dipakai untuk penjamin emisi atau lembaga yang bertanggung jawab untuk menjamin saham/obligasi yang ditawarkan terjual sesuai dengan periode tertentu sehingga dapat mengumpulkan dana sesuai dengan yang dibutuhkan oleh emiten.

4. Agen penjualan, agen penjualan merupakan pihak membantu menjual efek dari perusahaan yang akan “Go Public” tanpa ada perjanjian kontrak dari emiten yang mengeluarkan efek.

5.Pialang, pialang adalah pihak yang akan menjadi perantara yang mempertemukan antara investor dan emiten yang membutuhkan dana.

Artikel Terkait:

Instrumen Investasi Pasar Modal

Setelah anda paham apa yang dimaksud pasar modal sekarang anda perlu paham produk investasi apa saja yang ditawarkan oleh pasar modal.

1. Saham

Instrumen ini merupakan produk yang sangat familiar dan dikenal oleh banyak orang. Saham adalah surat bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan yang telah melakukan penawaran efek ke dalam pasar modal. Artinya, saat anda membeli sebuah saham perusahaan, anda memiliki bagian kepemilikan terhadap perusahaan tersebut. Dengan menjadi pemilik saham anda memiliki hak untuk mendapatkan keuntungan berupa dividen yang akan diberikan sesuai dengan saham yang anda miliki.

2. Reksa Dana

Reksa dana merupakan instrumen yang cukup populer digunakan investor apalagi investor pemula. Dalam sistem investasi dengan reksa dana, modal yang anda miliki akan dikelola oleh manajer investasi terpercaya yang sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga anda dapat mempercayakan dana yang anda miliki untuk dikelola oleh mereka. Reksa dana dalam pasar modal tersedia dalam berbagai jenis yang bisa anda sesuaikan dengan profil risiko yang anda miliki.

3. Obligasi

Obligasi dapat dikategorikan sebagai surat berharga berupa surat utang yang dapat diperjualbelikan di pasar modal. Surat utang adalah surat pernyataan hutang yang dikeluarkan oleh perusahaan atau pemerintahan. Dalam obligasi, investor akan mendapatkan keuntungan berupa bunga dari pinjaman yang telah dilakukan pada akhir periode. Selain itu obligasi ini juga dapat dipindahtangankan dari satu investor ke investor lain.

4. Derivatif

Investasi ini merupakan jenis yang kurang familiar di kalangan masyarakat. Derivatif adalah surat berharga turunan dari saham atau obligasi. Pada dasarnya derivatif adalah kontrak perjanjian antara dua orang atau lebih terkait dengan penjualan dan pembelian aset atau komoditas tertentu. Kini instrumen ini sudah tersedia di BEI sebagai produk keuangan dalam berbagai varian seperti saham, obligasi, mata uang, indeks saham dan berbagai instrumen lainnya.

Keunggulan Berinvestasi di Pasar Modal

Kemudahan Pencairan Dana

Dana yang anda masukkan ke dalam pasar modal dapat dengan cepat anda cairkan dengan menjual aset yang anda miliki di pasar modal. Hal ini akan memudahkan anda mencairkan dana anda saat anda membutuhkan.

Bisa Dimulai dengan Dana Kecil

Orang seringkali memikirkan bahwa investasi pasar modal harus dimulai dengan modal besar. Padahal investasi ke pasar modal dapat anda mulai dengan modal kecil mulai dari 100 ribu. Hal ini karena pasar modal memiliki berbagai varian produk keuangan yang bisa anda sesuaikan dengan budget yang anda miliki.

Varian Produk Investasi yang Beragam

Pasar modal memiliki berbagai jenis produk yang bisa disesuaikan dengan budget dan profil risiko anda sehingga anda memiliki berbagai pilihan investasi yang bisa anda lakukan. Dengan begitu sebagai investor pemula anda memiliki kesempatan untuk berinvestasi ke dalam berbagai macam instrumen mulai dari yang berisiko tinggi hingga rendah.

Nilai Investasi yang Terus berkembang

Dengan investasi ke dalam pasar modal, dana yang anda miliki berpotensi untuk mengalami kenaikan nilai beberapa kali lipat seiring berjalanya waktu. Hal ini merupakan keunggulan investasi dibandingkan menabung karena potensi kenaikan modal yang anda dimiliki dalam jangka panjang.

Mulai Berinvestasi

Setelah anda paham pasar modal anda harus mulai mengatur bagaimana konsisten meningkatkan portofolio yang anda miliki. Akan tetapi, dalam investasi anda perlu melakukan diversifikasi sebagai mitigasi risiko dan optimalisasi keuntungan investasi anda. Investasi bisnis dengan sistem urun dana atau equity crowdfunding mungkin bisa jadi pilihan untuk diversifikasi investasi anda.

Equity crowdfunding yang konsepnya hampir sama dengan pasar modal namun dalam cakupan bisnis yang lebih kecil sehingga mempermudah analisis yang anda lakukan. Selain itu, sistem equity crowdfunding juga memberikan anda kesempatan investasi bisnis dengan modal kecil yang sangat cocok untuk pemula.

LandX merupakan platform equity crowdfunding yang memberikan anda kesempatan untuk melakukan investasi di berbagai bisnis potensial dari berbagai sektor.

Yuk Mulai Investasi Bisnis Hanya dengan 1 Jutaan di LandX

Supaya Tetap Update Berbagai Info Terbaru Seputar Investasi Yuk Follow Instagram Kami di @landx.id

#LandX.id    #landx.id    #YukPatunganBisnis    #InvestasiBisnis    #SecuritiesCrowdfunding    #EquityCrowdfunding    #InvestasiMenguntungkan    #Urundana    #BisnisPatungan    #InvestasiUsaha

Baca Juga: