Investor Penerbit
menu-mobile

Pentingnya Skill Komunikasi yang Baik untuk Masa Depan Menjanjikan

26 May 2022

|

6 Min Read

|

Author: Nadya A. Faatihah
4 Alasan Pentingnya Skill Komunikasi dan Cara Meningkatkannya

Skill komunikasi tidak terbatas pada kemampuan bicara saja. Jika ingin sukses memasuki dunia profesional, pahami pentingnya memiliki skill komunikasi yang baik dan cara terbaik untuk mengasahnya.

Dengan memiliki skill komunikasi yang baik, tentu kamu bisa beraktivitas dengan baik juga dalam situasi formal maupun non formal. Karena itu, skill ini penting untuk dikuasai siapa pun, apalagi untuk kamu yang akan memasuki dunia kerja. Apakah kamu merasa masih perlu mengasah kemampuan ini? Jika iya, baca artikel ini untuk tahu mengapa komunikasi itu penting bagi mahasiswa dan tips meningkatkan skill komunikasi dengan baik.

4 Alasan Pentingnya Skill Komunikasi

Tahukah kamu kalau skill komunikasi yang baik adalah keterampilan paling dasar yang harus kamu persiapkan sebelum memasuki dunia kerja? Entah itu untuk kamu yang tertarik untuk menjadi karyawan atau pun kamu yang ingin membangun bisnis sebagai pengusaha, entrepreneur, atau pebisnis. Berikut ini adalah alasan pentingnya menguasai skill komunikasi. 

1. Fondasi untuk Kerja Sama

Sebagai pekerja atau pun pemilik bisnis, terbangunnya kerja sama yang baik adalah faktor utama untuk menjamin sebuah manajemen berjalan dengan lancar. Dengan memiliki kemampuan komunikasi yang baik, kamu bisa lebih mengenal dan mengembangkan hubungan yang kuat antara rekan kerja, kolega bisnis, atasan, atau pun calon klien perusahaan. 

Hubungan profesional yang didasari oleh dimilikinya skill komunikasi yang baik tentunya akan menghasilkan pekerjaan yang baik pula. Skill komunikasi ini yang akan menjamin terbangunnya kerja sama tim, keterbukaan akan evaluasi dan peningkatan kinerja, serta kesempatan untuk memperoleh ruang untuk perkembangan karier yang lebih baik.

2. Mengasah Rasa Empati

Memiliki rasa empati sangat diperlukan untuk menjalin hubungan komunikasi yang baik. Kamu tidak bisa memiliki skill komunikasi yang baik tanpa diiringi dengan kemampuan untuk berempati. Peka terhadap perasaan orang lain yang bekerja sama denganmu dapat lebih membantu kamu untuk membangun hubungan yang berarti di tempat kerja. 

Ketika kamu merasa kesulitan dalam pekerjaan, tentu kamu ingin memiliki ruang di mana kamu merasa aman untuk mengomunikasikan kesulitanmu. Begitu pun dengan rekan kerjamu, mereka perlu dimengerti juga agar pekerjaan dapat berjalan dengan baik. Karena itu, mengasah skill komunikasi juga penting untuk membantu kamu mengasah kemampuan berempati dengan kondisi orang lain.

3. Membantu Pengembangan Diri dan Karier

Dalam membangun bisnis atau pun bekerja di sebuah perusahaan, pekerjaanmu tidak mungkin bisa selesai tanpa bantuan orang lain. Entah bantuan itu dalam bentuk arahan, tips, masukan, atau pun kritik yang membangun. Semua bentuk bantuan ini tidak akan bisa disampaikan tanpa adanya skill komunikasi yang baik.

Jika kamu menggunakan pendekatan yang salah dalam mengomunikasikan kritikmu kepada orang lain, bisa saja hubungan kerja yang baik akan terganggu. Sama halnya dengan jika kamu dikritik oleh orang lain dengan penyampaian yang seolah tidak menghargai kinerjamu, alih-alih ingin memperbaiki diri, kamu pastinya hanya merasa sakit hati. Karena itu, skill komunikasi perlu diasah agar kamu bisa mengomunikasikan ide, opini, atau kritikmu dengan profesional sehingga lawan bicaramu merasa dihargai, bukan dijatuhkan.

4. Mengembangkan Skill Penting Lainnya

Skill komunikasi yang dibutuhkan dalam dunia kerja ini tidak terbatas pada kemampuan berbicara dengan baik saja. Jika ditelaah lebih lanjut, skill komunikasi yang dikembangan dengan baik dapat menghasilkan skill-skill lain yang sangat dibutuhkan dalam kelancaran menyelesaikan pekerjaan atau membangun bisnis.

Mulai dari skill menulis dan presentasi, keterampilan untuk persuasi, literasi digital, kemampuan berpikir kritis, hingga problem solving. Semua keterampilan tersebut membutuhkan skill komunikasi sebagai fondasinya.

Cara Meningkatkan Skill Komunikasi

Dalam terjadinya komunikasi yang baik, terdapat tiga faktor utama yaitu sang komunikator, pesan yang disampaikan, dan penerima pesan tersebut. Pada dasarnya, komunikasi ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu komunikasi verbal dan non-verbal. 

Untuk sepenuhnya memiliki skill komunikasi yang baik, tentu kamu perlu mengasah keduanya secara bersamaan. Berikut adalah tips untuk meningkatkan skill komunikasi untuk membangun karier yang menjanjikan.

1. Belajar Public Speaking  

Siapa saja bisa melatih keberaniannya untuk berbicara di hadapan orang banyak. Namun, tidak semua orang bisa memahami pentingnya memiliki keterampilan untuk menyampaikan pesan secara efektif, menarik, dan memberi dampak di hadapan orang banyak. Inilah yang dimaksud dengan belajar skill public speaking. 

Melalui public speaking, kamu akan belajar memahami target audience seperti apa yang akan menerima pesan yang akan kamu sampaikan. Kamu akan melakukan riset tentang karakter dan preferensi audiens, cara terbaik menampilkan diri di hadapan audiens tersebut, serta suasana yang cocok dihadirkan untuk audiens tersebut. 

2. Memahami Cara Meregulasi Emosi

Komunikasi yang baik sangat penting bagi semua orang. Dalam menyampaikan sebuah pesan, tentu unsur emosi perlu dimasukkan ke dalamnya karena jika tidak, maka pesan yang dikomunikasikan bisa terkesan tidak tulus. Namun, menaruh emosi berlebihan dalam mengomunikasikan sesuatu di lingkup profesional tentu bukan hal yang baik.

Ketika emosi negatif atau pun emosi positif dituangkan secara berlebihan ketika mengomunikasikan hal penting, bisa saja pesan tidak tersampaikan dengan baik. Misalnya suatu ketika, kamu merasa sangat senang karena kinerja divisimu berhasil melebihi target, sementara divisi lain dipermalukan di depan umum karena kinerjanya buruk. 

Sebagai seorang yang memiliki skill komunikasi yang baik, kamu harus bisa menunjukkan rasa senang yang cukup atas pencapaian tim kamu, namun bisa berempati juga dengan divisi lain dengan memberikan dorongan support untuk tim tersebut. Bersikap bijak dalam mengomunikasikan emosimu ketika di latar profesional inilah yang bisa dicapai dengan belajar meregulasi emosi.

3. Mengenal Bahasa Tubuh

Gestur atau bahasa tubuh merupakan unsur dasar dalam komunikasi non-verbal. Ketika seseorang secara lisan berkata bahwa ia sedang senang, namun pundaknya membungkuk dan ekspresi wajahnya memperlihatkan kesedihan, tentu kamu tahu bahwa orang tersebut tidak betul-betul merasa senang.

Dalam mempersiapkan memasuki dunia profesional, memahami komunikasi non-verbal tentu sangat penting. Mulai dari tahap wawancara, onboarding, hingga akhirnya bekerja sama dengan rekan kerja. Memiliki kemampuan membaca dan mengomunikasikan bahasa tubuh yang baik sangat menentukan kelancaran prosesnya. 

Sama halnya jika kamu ingin membangun bisnis. Jika kamu ingin prosesmu berjalan lancar, kamu harus memiliki skill komunikasi non-verbal yang baik untuk bekerja sama dengan investor atau pun audiens yang akan menjadi target konsumen bisnismu.

4. Membangun Digital Presence

Zaman sekarang, komunikasi manusia tidak akan bisa lepas dari menjalin hubungan melalui ruang virtual. Karena itu, dalam mengasah skill komunikasi yang baik perlu dilatih dengan menampilkan digital presence melalui social media atau lebih dikenal dengan personal branding. 

Personal branding di dunia profesional ini artinya kamu dapat mengomunikasikan dengan baik minat dan tujuan karier, hobi atau aktivitas di waktu luang, hingga sikapmu dalam bertutur kata dan berinteraksi di ruang virtual. Hal ini dilakukan agar kamu dapat membangun koneksi dengan audiens yang relevan sesuai dengan rencana kariermu.

5. Memperluas Networking

Memperluas networking artinya menjalin hubungan dengan kolega yang bisa diajak untuk saling bertukar informasi, ide, dan peluang mengenai profesi, pengetahuan, dan pengalaman mengenai bidang tertentu, khususnya yang berhubungan dengan pekerjaan. 

Percaya atau tidak, memiliki relasi yang tepat akan mengantarkanmu ke karier impian secara profesional dengan lebih cepat. Dengan membangun networking, skill komunikasi akan terasah dengan sendirinya.

Kamu bisa mulai menjalin networking dengan dosen atau alumni, mengikuti kegiatan organisasi atau komunitas yang relevan dengan rencana kariermu, serta mencari relasi baru dengan ikut webinar atau bootcamp. Hal ini akan sangat membantu untuk kamu yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. 

Kamu akan belajar banyak hal dari relasi tersebut, mulai dari kesempatan untuk konsultasi karier, saran untuk evaluasi kemampuan diri, hingga belajar meningkatkan rasa percaya diri. Membangun hubungan baik ini akan memberikan wawasan baru yang sangat berguna untuk mencapai kesuksesan sebagai karyawan atau pemilik usaha.

Itu dia penjelasan lengkap tentang pentingnya memiliki skill komunikasi yang baik untuk kamu yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Terlepas apakah rencana kariermu ingin menjadi karyawan atau membangun bisnis, skill komunikasi yang baik adalah salah satu aspek utama untuk memperlancar prosesmu meraih karier ideal impianmu.

Ingin Berbisnis Sejak Dini? Temukan Peluang Investasi Hanya Dengan 1 Juta Melalui LandX!

Bagaimana? Kamu lebih suka bisnis dengan buyback guarantee atau yang bisa disimpan dalam jangka panjang? Apapun pilihan kamu.. Yuk Patungan  dengan Keuntungan Menjanjikan Bareng LandX

Baca Juga