menu-button
Cara Investasi di Securities Crowdfunding Investasi Keuangan Bisnis

Perbedaan Lending dan Funding Sebagai Sistem Investasi | LandX

Thursday, 28 Apr 2022

Read in 5 minutes

Perbedaan funding dan lending dalam pendanaan dan investasi

Perbedaan Lending dan Funding Sebagai Sistem Investasi adalah sistem lending berarti Anda meminjamkan sejumlah uang sebagai bentuk investasi

Kebanyakan orang banyak mendengar tentang saham sebagai instrumen investasi. Tetapi ada beragam cara lain untuk menginvestasikan uang Anda seperti reksadana, protperti atau real estate, P2P, kripto atau mata uang digital, crowdfunding dan lainnya. 

Sebelumnya, Anda mungkin menemukan beberapa istilah yang terkait dengan investasi, tetapi mari kita tinjau kembali beberapa diantaranya:

  • Aset, adalah sumber daya dan harta kekayaan seseorang atau perusahaan yang berwujud maupun tidak berwujud. Adanya aset diharapkan dapat memberi keuntungan berupa kenaikan nilai atau menghasilkan uang lainnya.
  • Instrumen investasi adalah media yang digunakan untuk melindungi aset dengan cara menanamkan modal di dalamnya. Beberapa contoh instrumen investasi adalah saham, reksadana, kripto, emas, obligasi, crowdfunding, dan lainnya.
  • Portofolio investasi, adalah kumpulan aset investasi yang ditanamkan pada instrumen investasi. Jika Anda menanamkan pada lebih dari satu jenis instrumen, berarti Anda telah melakukan strategi diversifikasi portofolio investasi.
  • Fluktuatif adalah keadaan tidak pasti karena terlihat naik-turunnya harga. Dapat diaplikasikan pada saham.

Nah, karena telah memahami berbagai istilah dalam dunia investasi, berikut panduan referensi LandX tentang jenis investasi berdasarkan peminjaman (lending) dan pendanaan (funding).

LENDING OVERVIEW

Lending berarti menyalurkan dana, yang juga memiliki arti meminjamkan atau menghutangi. Investasi lending adalah meminjamkan sejumlah dana dengan harapan untuk dilunasi. Anda bertindak layaknya bank. 

Umumnya, investasi lending adalah investasi dengan risiko rendah dan imbalan rendah. Ini berarti mereka dianggap sebagai investasi yang lebih aman, dan Anda tidak menghasilkan banyak uang darinya.

Berikut beberapa bentuk investasi lending:

  • Obligasi

Obligasi adalah jenis investasi hutang. Ketika Anda membeli obligasi, Anda meminjamkan uang kepada suatu entitas (perusahaan atau pemerintah, misalnya). Mereka membayar Anda kembali selama jangka waktu tertentu dengan tingkat bunga tetap.

  • P2P

Investasi P2P lending adalah aktivitas menghubungkan langsung individu yang membutuhkan dana pinjaman kepada individu yang memiliki modal. Kehadiran fintech P2P (peer-to-peer) menghilangkan peran pihak ketiga, bank, sebagai pihak penengah.

Investasi P2P termasuk investasi risiko tinggi namun keuntungan bunga yang ditawarkan setara. Keuntungan bunga investasi P2P ada yang mencapai 20%. Namun, telitilah memilih platform penyedia P2P untuk mengatasi risiko gagal bayar peminjam dalam mengembalikan dana Anda.

Pilihlah layanan fintech P2P yang menyiapkan sistem scoring kredit yang kredibel sebagi proteksi terhadap dana yang Anda investasikan.

FUNDING OVERVIEW

Funding adalah kegiatan finansial yang memiliki tujuan menghimpun dana dari masyarakat. Investasi bentuk funding berarti uang Anda akan dihimpun pada suatu lembaga untuk disalurkan kepada entitas bisnis atau sebuah proyek.

Bentuk funding umumnya ada deposito, rekening tabungan, reksadana, hingga crowdfunding. Berikut penjelasannya:

  • Deposito

Deposito adalah uang yang ANda simpan dalam rekening dalam jangka waktu tertentu. Anda tidak dapat menariknya sewaktu-waktu sebelum jatuh tempo, umumnya 3, 6, 9, 12 bulan. 

Anda mungkin pernah melihat bank Anda menawarkan ini. Mereka adalah jenis rekening tabungan, tetapi mereka sedikit berbeda. Alih-alih mengambil uang Anda setiap saat, Anda berkomitmen untuk meninggalkannya di rekening untuk jangka waktu tertentu. 

Sebagai imbalannya, bank akan menawarkan tingkat bunga yang lebih tinggi berdasarkan berapa lama Anda meninggalkan uang Anda dalam rekening.

  • Rekening tabungan

Dana yang Anda setorkan pada bank merupakan bentuk funding “investasi”. Namun, bunga yang ditawarkan sangatlah kecil, jadi banyak yang menganggap rekening tabungan bukanlah investasi sejati.

Lebih kepada fungsi bahwa lembaga bank merupakan tempat menyimpan uang Anda. Dan mendapat akses pada berbagai fasilitas keuangan lainnya.

  • Reksadana

Reksadana adalah pola pengelolaan dana modal dari sejumlah pemilik modal atau investor untuk berinvestasi pada instrumen di pasar modal. 

Keuntungan investasi reksadana adalah Anda tidak perlu repot mengelola dan mengawasi langsung emiten saham yang dipilih. Keuntungan return yang diperoleh bersifat fluktuatif atau tidak tentu karena bergantung kondisi di pasar modal

  • Crowdfunding

Crowdfunding adalah kegiatan menghimpun dana dari sejumlah orang di internet untuk disalurkan sebagai modal bisnis. Bukti dana yang dihimpun dari investor dihitung dalam bentuk kepemilikan saham atau ekuitas. 

Keuntungan yang didapat ialah estimasi dividen yang berasal dari bagi hasil profit perusahaan yang didanai. Investasi crowdfunding merupakan bentuk investasi jangka panjang. 

Hal ini dikarenakan saham yang Anda miliki baru bisa diperjual-belikan kembali setelah bisnis yang terdanai penuh di crowdfunding terdaftar di lembaga KSEI setelah 1 tahun. Karena itu, investasi sistem crowdfunding dapat menjadi pilihan diversifikasi portofolio jangka panjang Anda. 

Perbedaan Sistem Investasi Lending dan Funding 

Sistem investasi lending adalah investasi dalam bentuk memberi pinjaman dengan keuntungan berupa pengembalian dana dan bunga. Sedangkan investasi pada bentuk funding adalah dana dapat tersimpan aman jangka panjang dan mendapat keuntungan berupa bunga dan atau dividen. 

Tidak ada sistem mana yang lebih baik atau lebih buruk. Setiap investasi dapat menghasilkan keuntungan namun juga membawa risiko. Anda bebas memilih ingin berinvestasi atau melakukan diversifikasi portofolio pada sistem investai lending dan funding sesuai risiko yang dapat Anda pahami.

DIVERSIFIKASI PORTOFOLIO PADA INVESTASI CROWDFUNDING

Strategi untuk memaksilkan keuntungan aset salah satunya ialah melakukan diversifiasi portofolio. Karena disarankan oleh berbagai investor berpengalaman untuk tidak menaruh dana di satu tempat. Hal ini untuk menghindari risiko terjadi dan dana lenyap.

Investasi pada crowdfunding dapt menjadi salah satu instrumem aset untuk melakukan diversifikasi portofolio. Anda dapat mendanai bisnis yang terlihat paling potensial dan menyetujui estimasi dividen yang ditawarkan sebagai keuntungan. 

Pada crowdfunding, bisnis mendapat modal pengembangan usaha dan Anda sebagai investor mendapat keuntungan bagi hasil dari profit bisnis setelah beroperasi. Keuntungan yang diterima pun rutin, umumnya adalah 3 bulan atau 6 bulan sesuai informasi saat penawaran.

Dengan crowdfunding, Anda dapat menjadi bagian pemilik bisnis dan mendapat keuntungan rutinnya. Cara investasi crowdfunding ialah dengan memilih platform atau aplikasi crowdfunding. 

Salah satunya ialah LandX yang merupakan penyelenggara crowdfunding terdepan di Indonesia. Anda dapat dengan mudan memiliki bisnis dan mendapatkan informasi potensi bisnis serta keuntungannya dalam satu aplikasi. Karena itu,

Yuk, Download Aplikasi LandX dan Investasi pada Bisnis Potensial!

miliki bisnis modal kecil cuma dengan 1 jutaan dapat 4 cabang

Baca Juga