Investor Penerbit
menu-mobile

Dana Pensiun: Merencanakan Dana Pensiun yang Optimal untuk Hari Tua

4 August 2022

|

10 Min Read

|

Author: Abdul Wahhab

Pengertian dana pensiun adalah dana yang kita siapkan untuk kebutuhan nanti di usia tidak produktif. Yuk, cari tahu lebih lanjut cara menghitung dana pensiun yang ideal.

Setiap orang pasti bermimpi untuk dapat menghabiskan hari-hari tuanya dengan tenang. Namun, untuk mendapatkan ketenangan hari tua tersebut ada banyak hal yang perlu dipersiapkan sedari muda.

Salah satu yang sangat penting kamu siapkan adalah investasi yang cukup untuk memenuhi dana pensiun kamu di hari tua nanti.

Pengertian dana pensiun adalah dana yang disiapkan seseorang agar memiliki masa tua yang sejahtera dan sesuai dengan kebutuhan.

Di masa muda mungkin kamu adalah seorang pekerja keras dan sangat produktif. Namun, tidak ada yang bisa menjamin bahwa kamu akan bisa tetap produktif di hari tua. Bahkan mungkin saja kamu terhalang melakukan kegiatan karena faktor kesehatan atau usia sehingga kamu butuh menyiapkan dana pensiun yang cukup untuk mendukung kehidupan kita di hari tua.

Ditambah lagi dengan faktor inflasi yang terus naik dari tahun ke tahun maka biaya kesehatan dan kebutuhan sehari-hari tentu akan lebih besar dari hari ini.

Dengan kondisi masa tua yang sudah tidak produktif, ditambah biaya kebutuhan yang tetap keluar dan semakin meningkat, maka perencanaan keuangan dan investasi untuk hari tua sangat perlu dilakukan.

Oleh karena itu, mari kita bahas fungsi dana pensiun, cara menghitung dana pensiun, dan investasi ideal di masa tua.


Apa Itu Dana Pensiun

Sebelum membahas lebih lanjut tentang dana pensiun, pertama-tama mari kita bahas dulu apa itu dana pensiun.

Dalam Kamus Besar bahasa Indonesia (KBBI), dana pensiun adalah dana yang keuangannya diperoleh dari iuran tetap para peserta ditambah penghasilan perusahaan yang disisihkan. Para peserta ini berhak memperoleh bagian keuntungan itu setelah pensiun.

Apabila kamu seorang pegawai yang bekerja pada suatu perusahaan, dana pensiun adalah dana yang berasal dari iuran yang dibayarkan oleh karyawan melalui potongan gaji mereka setiap bulan dan nantinya akan cair pada saat mereka pensiun.

Akan tetapi, dana pensiun tidak hanya terbatas pada karyawan saja karena pada dasarnya pengertian dana pensiun adalah dana yang kita siapkan untuk masa tua di mana kita tidak dapat bekerja secara produktif lagi sehingga kita menggunakan dana ini memenuhi kebutuhan kita.

Oleh sebab itu, dana pensiun adalah dana yang disiapkan seseorang agar memiliki masa tua yang sejahtera dan sesuai dengan kebutuhan. Mencakup perhitungan untuk kebutuhan kesehatan maupun rencana liburan.

Kenapa Dana Pensiun Penting?

Apa fungsi dana pensiun? Mengapa dana pensiun penting? Kamu mungkin menanyakan fungsi dana pensiun.

Pada dasarnya, fungsi dana pensiun adalah utamanya untuk menjaga finansial kita tetap stabil walaupun di usia yang sudah tidak produktif lagi. Selain itu, dana pensiun juga bisa berfungsi sebagai modal usaha untuk membantu mendukung kehidupan hari tua.

Rata-rata usia pensiun di Indonesia ialah 55 tahun, sementara angka harapan hidup orang Indonesia rata-rata mencapai usia 70 tahun. Artinya, setidaknya kita akan menjalani masa tua pasca pensiun selama kurang lebih 15 tahun.

Namun, faktanya tidak semua orang bisa menikmati hidup yang cukup sejahtera di masa pensiun. Hasil survei Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) menyatakan bahwa hanya 9% masyarakat Indonesia yang dapat hidup sejahtera pasca pensiun. Banyak yang mengakui bahwa mereka mengalami kesulitan di masa tua karena kurangnya perencanaan dan skema pensiun.

Meski telah memasuki usia pensiun dan sudah tidak cukup produktif, sebagian besar masyarakat terpaksa harus kembali bekerja untuk memenuhi kebutuhannya. Tidak jarang juga yang dibiayai anggota keluarga seperti anak atau saudara untuk mencukupi kebutuhan di masa tua.

Oleh karena itu, penting untuk memiliki perencanaan pensiun seperti menyusun investasi dana pensiun.

Investasi dan perencanaan keuangan yang baik sangat penting untuk menghadapi masa tua. Dengan investasi pensiun, kamu bisa menikmati ketenangan dan kesejahteraan masa pensiun tanpa perlu membebani keluarga.

Hal ini juga membantu generasi kita berikutnya terhindar dari titel sandwich generation karena kita sudah memiliki fondasi finansial yang cukup di hari tua sehingga mereka tidak perlu membiayai kebutuhan kita.

Karena itu, memiliki rencana dana pensiun yang optimal menjadi salah satu cara memutus rantai sandwich generation.

Menghitung Dana Pensiun yang Ideal

Ada banyak cara atau rumus dana pensiun yang sering digunakan untuk menentukan berapa dana pensiun ideal. Namun, rumus yang paling umum untuk menghitung dana pensiun adalah The 4% Rule.

Apa itu the 4% rule? The 4% rule adalah aturan perhitungan dana pensiun yang dapat digunakan oleh calon pensiunan untuk memutuskan berapa banyak uang yang harus mereka tabung setiap tahun di usia produktif. 

Angka empat muncul dari perhitungan estimasi dari rata-rata return investasi tahun 1900-1990 yaitu 7% dikurangi rata-rata inflasi kala itu 3% oleh seorang financial planner, William Bengen.

CAra menghitung dana pensiun dengan rumus the 4% rule adalah mengalikan pengeluaran per bulan dengan 12 bulan, kemudian dibagi 4%.

Misalkan seseorang bernama Sarah memiliki pengeluaran per bulan 5 juta sehingga pengeluaran per tahun adalah 60 juta. Maka dana pensiun yang harus disiapkan Sarah adalah 60 juta dibagi 4% adalah 1.5 miliar.

Angka ini tentu sangat tergantung pada gaya hidup dan kebiasaan yang sangat bisa disesuaikan kembali.

Apabila kamu memutuskan untuk hidup secara lebih sederhana di masa pensiun, tentu pengeluaran dan biaya hidup pun akan menjadi lebih kecil. Karena itu, jumlah dana pensiun ini sangat fleksibel menyesuaikan bagaimana kita ingin hidup di hari tua.

Pilihan Tabungan untuk Hari Tua

Pertanyaan terbesarnya tentu adalah bagaimana kamu bisa memiliki uang sebanyak itu di masa pensiun, apakah memperbaiki tabungan pensiun cukup untuk dilakukan? Sesuai dengan namanya, dana pensiun artinya adalah dana yang perlu dipersiapkan sejak sebelum pensiun atau selama masih produktif bekerja.

Dana pensiun bisa dikumpulkan dengan banyak cara seperti tabungan pensiun, asuransi, maupun investasi. Namun, sumber pendapatan yang paling ideal untuk tabungan pensiun ialah penghasilan pasif (passive income) atau investasi pendapatan tetap.

Selain tidak terlalu membebani pengeluaran atau biaya hidup bulanan, investasi merupakan sumber pundi-pundi yang fleksibel dan adaptif dengan faktor-faktor eksternal seperti inflasi atau kenaikan harga. Jika dijalani dengan perencanaan yang baik, pendapatan pasif dari investasi akan jauh lebih mencukupi kehidupan masa pensiun dibandingkan tabungan biasa.

Dana Pensiun Solusi Memutus Rantai Sandwich Generation

Istilah sandwich generation belakangan mulai santer dibicarakan, terutama di internet dan media sosial. Istilah ini merujuk pada satu generasi yang terhimpit secara finansial oleh generasi di atas dan di bawahnya.

Dalam arti lain, generasi yang dituntut untuk dapat mencukupi kebutuhan generasi di atasnya (orang tua/mertua) dan generasi di bawahnya (anak).

Secara demografi, generasi sandwich adalah orang dewasa dengan rentang usia 40-50 tahun yang terhimpit di antara orang tua berusia 65 tahun ke atas serta anak yang belum memiliki kemandirian finansial.

Generasi sandwich ini dianggap sebagai suatu siklus berantai yang terus berulang dengan pola yang hampir selalu serupa. Hal tersebut sangat erat kaitannya dengan pengelolaan finansial dan perencanaan masa pensiun yang buruk.

Perhatikan simulasi berikut ini:

Seorang ayah berusia 40-an harus mencukupi kebutuhan orang tuanya yang berusia 65 tahun, dan di waktu yang sama juga harus mencukupi kebutuhan anaknya yang masih dalam usia remaja. Tekanan dan kewajiban tersebut membuat sang ayah tidak sempat memikirkan atau melakukan perencanaan untuk hari tuanya sendiri.

Kelak ketika sudah tua, ia tidak memiliki tabungan atau investasi untuk menopang hidupnya sendiri sehingga ia akan bergantung kepada anaknya. Sang anak yang nantinya telah berkeluarga akhirnya harus mengulangi fase generasi sandwich tersebut seperti yang dulu dilakukan ayahnya dan seterusnya.

Oleh karena itu, perencanaan keuangan yang matang untuk hari tua menjadi sangat penting demi memutus siklus generasi sandwich, agar dapat mengurangi stres dan beban finansial bagi generasi mendatang.

Perencanaan Dana Pensiun yang Matang bagi Sandwich Generation

Jika kamu merasa bahwa saat ini sedang mengalami menjadi generasi sandwich, jangan khawatir. Tidak ada kata terlambat untuk mulai memperbaiki rencana keuangan hari tua.

Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan mulai saat ini untuk memperbaiki tabungan pensiun, di antaranya:

1. Menyusun Rencana Masa Pensiun

Meskipun kamu merasa saat ini beban finansial keluarga yang tengah dipikul sudah cukup berat namun, kamu tetap perlu mengupayakan rencana masa tua diri kamu nanti. Kamu bisa mulai dengan program tabungan pensiun dengan biaya yang paling minimal.

Seiring berjalannya waktu, terus tingkatkan dan perbaiki program tabungan pensiunan kamu. Jangan sampai ada uang yang terbuang sia-sia.

2. Persiapkan Dana Pendidikan Anak Sejak Dini

Dana pendidikan anak merupakan salah satu beban finansial tertinggi dalam keluarga. Biaya pokok yang setiap tahun semakin bertambah, ditambah dengan biaya-biaya tak terduga lainnya, membuat biaya pendidikan anak harus direncanakan matang-matang sejak dini. Walaupun kamu belum status menikah saat ini.

Perencanaan yang baik sejak awal tentu akan mengurangi beban pembiayaan pada saat anak mulai sekolah atau kuliah. Sehingga anggaran dapat dialokasikan untuk perencanaan masa pensiun kamu dan rantai generasi sandwich dapat terputus.

3. Gunakan Skema Life Cycle Investment

Life Cycle Investment merupakan sebuah skema atau strategi investasi yang dilakukan berdasarkan fase hidup. Tiap fase hidup memiliki strategi investasi yang berbeda-beda.

Contohnya yaitu masa muda adalah fase growth. Di masa ini, kamu sebaiknya mencoba investasi pada saham yang cenderung memiliki risiko serta keuntungan yang lebih tinggi. Kemudian, pada masa menjelang pensiun atau fase protection, kamu dianjurkan untuk mengalokasikan investasi pada obligasi yang memiliki risiko lebih rendah.

Terakhir, pada masa pensiun atau fase distribution, kamu tinggal menikmati hasil dari investasi yang telah dilakukan selama ini. Dengan begitu, di masa tua kamu dapat menjadi pensiunan yang independen sehingga dapat memberi kesempatan bagi anak-cucu kamu untuk membuat perencanaan finansial yang lebih baik lagi bagi masa tua mereka.

Investasi untuk Hari Tua

Ada banyak pilihan investasi yang bisa dilakukan untuk tabungan hari tua. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Deposito

Deposito adalah produk investasi bank yang paling mudah dipahami dan dijalankan, terutama untuk para pensiunan. Cara kerjanya cukup sederhana, kamu dapat menyetorkan sejumlah uang ke bank dan simpan dalam periode tertentu. Kemudian kamu akan mendapatkan bunga dari penyimpanan tersebut.

Kamu bisa menggunakan skema periode penyimpanan deposito jatuh tempo 12 bulan. Dengan begitu, kamu dapat menerima bunga deposito selama 1 tahun penyimpanan, lalu buat rencana pembiayaan bulanan dari bunga deposito tersebut.

2. Obligasi

Obligasi merupakan surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan swasta. Kamu bisa mendapatkan keuntungan dari pengembalian pokok dan bunga dari pembelian investasi obligasi tersebut.

Jenis investasi obligasi ini masih tergolong jarang digunakan oleh para pensiunan. Namun, jika kamu tertarik untuk berinvestasi di obligasi untuk masa tua, disarankan untuk mempelajari dan mengetahui istilah-isitilah dalam investasi obligasi serta sering berdiskusi dengan perencana keuangan.

3. P2P Lending

Peer to peer (P2P) lending merupakan salah satu jenis investasi yang ikut berkembang seiring dengan perkembangan teknologi finansial (fintech). Sistem kerjanya hampir mirip dengan surat utang atau obligasi. Namun perbedaannya adalah P2P lending biasanya tidak memerlukan jaminan, sehingga lebih cair dan fleksibel.

Perusahaan P2P Lending memanfaatkan teknologi untuk mempertemukan orang atau pengusaha yang sedang membutuhkan dana (borrower) dengan orang yang memiliki dana yang ingin diinvestasikan (lender atau investor). Investor akan mendapatkan keuntungan dari pengembalian dana pinjaman serta keuntungan dari investasi.

Salah satu cara untuk memaksimalkan keuntungan P2P Lending ialah cari pinjaman dengan jangka waktu yang pendek (1 bulan atau kurang). Kemudian, investasikan kembali hasil keuntungan yang didapatkan, biasanya dapat menggunakan fitur auto invest.

4. Saham

Di Indonesia, banyak perusahaan yang memperjual-belikan saham dengan sistem pembagian dividen (keuntungan) setiap tahunnya. Jenis investasi ini terbilang cocok untuk para pensiunan, sebab hanya dengan mengantongi beberapa surat saham saja, kamu akan mendapatkan pembagian dividen setiap tahunnya.

Ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan dalam memilih perusahaan yang sahamnya akan kamu beli, seperti tingkat pertumbuhan net profit dari tahun ke tahun, tingkat dividen yield, serta tingkat dividen payout ratio.

Salah satu jenis investasi saham berbasis dividen yang bisa dipilih adalah Equity Crowdfunding (ECF), atau secara lebih sederhana biasa disebut dengan ‘patungan bisnis’.

Melalui sistem ini, dana yang dibutuhkan untuk menjalankan atau mengembangkan suatu bisnis dapat dihimpun melalui lot saham yang dijual kepada para investor.

Meskipun hampir mirip dengan P2P Lending, ECF memiliki sistem yang cukup berbeda. ECF tidak menggunakan sistem surat utang, melainkan memberikan kepemilikan saham secara permanen kepada para investor yang telah ikut ‘patungan’ dalam suatu project usaha.

Nantinya, para investor akan menerima potensi keuntungan berupa pembagian dividen yang rutin diberikan setiap tahun.

Salah satu perusahaan ECF di Indonesia yang sudah berjalan sampai saat ini adalah LandX. LandX mempertemukan para investor dengan perusahaan atau pengusaha yang membutuhkan dana untuk pengembangan usahanya.

Di LandX kamu bisa membeli saham dari beragam jenis bidang usaha dengan harga saham mulai dari satu juta rupiah.

Yuk Siapkan Investasi Terbaik untuk Masa Depan Kamu Bareng LandX


miliki bisnis modal kecil cuma dengan 1 jutaan dapat 4 cabang

Baca Juga