menu-button
Cara Investasi di Securities Crowdfunding Investasi Keuangan Bisnis

Rasio Likuiditas: Pentingnya Memahami Rasio Likuiditas Saat Investasi

Wednesday, 2 Feb 2022

Read in 4 minutes

Memahami berbagai jenis rasio likuiditas serta cara menghitungnya agar proses investasi menjadi lebih mudah

Dalam berinvestasi, kamu harus paham berbagai jenis rasio keuangan untuk membantu proses investasi kamu menjadi lebih mudah. Rasio likuiditas adalah salah satu jenis rasio yang harus kamu pahami dengan baik agar kamu bisa membuat keputusan investasi yang lebih optimal di masa mendatang. Yuk simak artikel ini sampai habis supaya kamu paham apa itu rasio likuiditas dan cara menghitung berbagai jenis rasio likuiditas......

Apakah manfaat rasio likuiditas dalam investasi? Berikut penjelasan bagaimana rasio likuiditas dapat membantu anda mengambil keputusan investasi yang lebih baik.

Likuiditas adalah kemampuan perusahaan dalam memenuhi semua kewajiban mereka yang menunjukkan bagaimana posisi keuangan suatu perusahaan. Likuiditas biasa diukur dengan rasio keuangan yang disebut rasio likuiditas.

Jadi, pengertian rasio likuiditas bisa diartikan sebagai berikut:

Rasio likuiditas adalah salah satu rasio sangat penting untuk anda pahami apabila anda melakukan analisis suatu perusahaan berdasarkan laporan keuangannya. Rasio likuiditas merupakan rasio yang menunjukkan kapabilitas perusahaan dalam memenuhi berbagai kewajiban jangka pendeknya seperti hutang yang akan jatuh jempo dalam waktu dekat.

Rasio likuiditas adalah rasio yang membantu kita melihat bagaimana kemampuan perusahaan dalam mengelola dana yang mereka miliki untuk memenuhi berbagai kewajiban jangka pendek mereka.

Sedangkan bagi kreditor, rasio likuiditas menjadi pertimbangan saat akan meminjamkan dana, kreditor tentu saja akan lebih percaya meminjamkan dana mereka kepada perusahaan dengan likuiditas tinggi.

Sebagai investor anda tentu perlu memahami hal ini untuk melihat bagaimana kondisi likuiditas dari suatu perusahaan dan bagaimana perencanaan kas jangka pendek yang dimiliki suatu perusahaan.

Rasio likuiditas sendiri terdiri dari beberapa jenis yang penting untuk anda ketahui, karena itu mari kita bahas satu per satu.

Mengenal Berbagai Jenis Rasio Likuiditas

Rasio likuiditas terdiri dari beberapa jenis rasio yang penting untuk kamu pahami terutama jika kamu ingin menganalisis suatu perusahaan atau bisnis tempat kamu akan berinvestasi. Karena itu, yuk cek satu-satu berbagai jenis rasio likuiditas dan rumus menghitungnya.

1. Rasio Lancar (Current Ratio)

Current ratio atau rasio lancar merupakan rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek mereka dengan aset lancar yang dimiliki perusahaan.

Artinya current ratio adalah rasio yang menggambarkan ketersediaan aset lancar untuk membayar berbagai kebutuhan jangka pendek yang harus dibayarkan. Karena itu, rasio ini dihitung dengan perbandingan aset lancar dengan kewajiban lancar atau current liabilities yang harus dibayar. Berikut rumus rasio lancar yang bisa kamu gunakan:

Rumus Rasio Lancar = Aset Lancar / Kewajiban Lancar

Current ratio yang baik adalah yang bernilai di bawah 1, dimana menunjukkan bahwa aset tidak yang dimiliki tidak mampu memenuhi hutang sehingga artinya perusahaan memiliki tingkat likuiditas yang kurang. Idealnya perusahaan memiliki rasio melebihi 3 yang menunjukkan bahwa mereka memiliki likuiditas yang baik.

Jadi sekarang kamu paham bukan apa itu rasio lancar yang menggambarkan bagaimana kemampuan perusahaan membayar kewajiban lancar mereka dengan aset lancar yang mereka miliki.

2. Rasio Sangat Lancar (Quick Ratio atau Acid Test Ratio)

Rasio lebih detail dibandingkan current ratio karena hanya berfokus pada aset yang benar-benar lancar dan mudah untuk dicairkan menjadi uang. Oleh sebab itu dalam rasio ini persediaan tidak dihitung sebagai bagian dari aset. Karena itu, berikut rumus quick ratio atau acid test ratio

Rumus Quick Ratio = (Aset Lancar - Persediaan) / Kewajiban Lancar

Hampir sama dengan rasio sebelumnya, apabila memiliki angka yang melebihi 1 maka perusahaan dapat dikatakan memiliki likuiditas yang cukup baik sehingga mampu membayar berbagai kewajiban jangka pendek dengan aset lancar yang mereka miliki.

3. Rasio Kas (Cash Ratio)

Hampir sama dengan dua rasio sebelumnya, rasio ini menggambarkan bagaimana kemampuan perusahaan untuk memenuhi berbagai kewajiban jangka pendek atau current liabilities tapi mengacu pada kas atau setara kas yang dimiliki oleh perusahaan. Oleh sebab itu, rumush cash ratio ini dihitung dengan membandingkan jumlah yang dimiliki perusahaan dengan kewajiban lancar yang harus segera mereka penuhi. Berikut rumus cash rasio yang bisa kamu gunakan:

Rumus Cash Ratio = Kas atau Setara Kas / Kewajiban Lancar

Semakin tinggi nilai rasio ini, maka perusahaan memiliki likuiditas yang semakin baik. Oleh sebab itu rasio ini menunjukkan apakah perusahaan memiliki kas yang cukup untuk memenuhi berbagai kebutuhan jangka pendek yang harus segera mereka penuhi.

Menggunakan Rasio Likuiditas dalam Investasi

Kini anda semakin paham bukan bagaimana memilih perusahaan atau bisnis terbaik untuk investasi berdasarkan laporan keuangan mereka. Memahami berbagai rasio keuangan akan membantu anda mengambil keputusan investasi yang lebih baik sehingga bisa memberikan anda keuntungan.

Kini tentu anda semakin paham kriteria bisnis dan investasi seperti apa yang cocok dan menguntungkan anda dalam jangka panjang.

Salah satu instrumen investasi yang wajib anda coba adalah investasi bisnis melalui skema equity crowdfunding. Sistem ini membuat anda bisa melakukan investasi bisnis yang menguntungkan dalam jangka panjang dengan modal kecil. Karena itu…

Yuk Investasi Bisnis di LandX dengan Berbagai Pilihan Bisnis Potensial untuk Investasi Anda

Yuk mulai patungan bisnis menguntungkan jangka panja g bersama LandX


Mau Tau Lebih Banyak Seputar Instrumen Investasi? Yuk Follow Instagram Kami @landx.id


Baca Juga:

Baca Juga