Mau memulai investasi? Simak berbagai rasio keuangan yang bisa membantu anda.

Sebelum memilih investasi terbaik, anda tentu perlu melakukan analisis untuk memilih investasi dengan keuntungan terbaik. Apabila anda akan berinvestasi ke dalam saham, anda tentu perlu memastikan bahwa perusahaan yang anda danai memiliki kinerja yang baik sehingga berpotensi memberikan keuntungan untuk anda.

Oleh sebab itu, investor perlu paham rasio-rasio keuangan yang bisa membantu anda menemukan investasi terbaik berdasarkan laporan keuangan suatu perusahaan.

Memahami rasio keuangan akan membantu anda melakukan analisis laporan keuangan yang bisa membantu anda melihat bagaimana kinerja dan potensi dari perusahaan yang akan danai.

Sebagai investor yang cerdas, anda harus paham berbagai rasio keuangan yang bisa menjadi acuan anda dalam menilai laporan keuangan suatu perusahaan. Untuk itu, mari kita bahas lebih lanjut terkait rasio-rasio keuangan yang bisa membantu anda memilih investasi terbaik.

Table of Content

  1. Memahami Rasio-Rasio Keuangan
  2. Berbagai Jenis Rasio Keuangan
    2.1 Rasio Profitabilitas
    2.2 Rasio Likuiditas
    2.3 Rasio Solvabilitas
    2.4 Rasio Aktivitas
    - Rasio Nilai Pasar
    - Rasio Perputaran
  3. Kesimpulan

Rasio Keuangan Adalah..

Mendengar istilah rasio keuangan anda pasti berhubungan erat dengan berbagai laporan keuangan. Rasio keuangan adalah indikator yang untuk membantu anda menganalisa laporan keuangan suatu perusahaan sehingga anda bisa melihat bagaimana kondisi keuangan suatu perusahaan.

Memahami kondisi keuangan suatu perusahaan akan membantu anda melihat bagaimana potensi perkembangan suatu perusahaan sehingga bisa membantu anda memutuskan apakah akan menanamkan dana di perusahaan tersebut atau tidak.

Rasio keuangan membantu anda menginterpretasikan laporan keuangan sehingga semakin mudah untuk anda pahami. Analisis rasio keuangan juga membantu anda melihat bagaimana pencapaian suatu perusahaan dan prospek pergerakan bisnis dalam jangka panjang.

Rasio-rasio keuangan juga membantu visualisasi terkait dengan bagaimana tingkat kesehatan keuangan suatu perusahaan berdasarkan analisis rasio keuangan.

Untuk memahami lebih lanjut, mari kita bahas lebih lanjut jenis-jenis rasio keuangan yang membantu saat memilih investasi terbaik.

Jenis-Jenis Rasio Keuangan

Rasio Profitabilitas

Rasio profitabilitas merupakan rasio yang mengukur kemampuan dari suatu bisnis atau perusahaan untuk menghasilkan keuntungan. Rasio ini dinilai sangat penting dikarenakan mencerminkan bagaimana keberlangsungan perusahaan berdasarkan kemampuan mereka menghasilkan keuntungan.

Rasio profitabilitas sendiri memiliki beberapa jenis yaitu: GPM (Gross Profit Margin), OPM(Operating Profit Margin), NPM (Net Profit Margin), ROA (Return to Total Asset), ROE (Return On Equity). Untuk lebih lengkapnya mari kita bahas satu per satu.

1. GPM (Gross Profit Margin)

Rasio ini menunjukkan bagaimana kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba kotor dari setiap penjualan yang dilakukan. Oleh sebab itu, laba kotor dihitung menggunakan perbandingan dari laba kotor dengan penjualan perusahaan dalam periode yang sama. Dalam rasio ini, semakin besar angka yang didapatkan maka semakin baik kondisi keuangan suatu perusahaan.

Memahami cara menghitung gross profit margin

2. OPM (Operating Profit Margin)

Operating profit margin atau margin laba operasi merupakan gambaran laba bersih yang didapatkan suatu perusahaan sebelum pajak dan bunga dari pendapatan. Rasio ini memberikan gambaran bagaimana kemampuan perusahaan menekan berbagai biaya operasional agar mendapatkan keuntungan yang lebih optimal.

cara menghitung operating profit margin atau OPM

3. NPM (Net Profit Margin)

Rasio ini menggambarkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dalam suatu periode. Hal ini salah satu acuan melihat bagaimana kinerja perusahaan dalam menghasilkan keuntungan. Rasio ini sendiri diukur dengan perbandingan dari laba bersih setelah pajak dan penjualan bersih dalam periode yang sama.

cara Menghitung rasio keuangan Net Profit Margin (NPM)

4. ROA (Return to Total Asset)

Rasio ini akan membantu anda melihat kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan berdasarkan aset-aset yang mereka miliki. Dengan kata lain, rasio ini merupakan perbandingan laba yang didapatkan dengan total aktiva yang dimiliki.

Menghitung Return on Total Assets dalam rasio keuangan

5. ROE (Return On Equity)

ROE merupakan rasio yang sangat penting untuk diperhatikan oleh investor karena menjelaskan perusahaan menghasilkan keuntungan berdasarkan modal yang mereka terima dari para investor. Oleh sebab itu, semakin tingginya nilai ROE suatu perusahaan maka semakin baik kinerja perusahaan.

menghitung ROE (Return on Equity)

Rasio Likuiditas

Rasio ini menggambarkan bagaimana kemampuan perusahaan untuk membayar utang atau berbagai kewajiban yang harus mereka penuhi dalam waktu dekat yang bisa membantu anda menilai tingkat likuiditas dari perusahaan. Semakin tinggi kemampuan perusahaan untuk memenuhi kemampuannya maka perusahaan dinilai semakin likuid. Rasio ini memiliki dua komponen yaitu current ratio dan quick ratio.

1. Current Ratio

Current ratio merupakan rasio yang menggambarkan likuiditas perusahaan dengan membandingkan aset lancar yang dimiliki perusahaan dengan kewajiban lancar yang harus dipenuhi perusahaan. Semakin tinggi, maka semakin baik likuiditas dari suatu perusahaan.

Current Ratio = Current Assets / Current Liabilities

Menghitung current ratio untuk membantu investasi

2. Quick Ratio

Quick ratio merupakan rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban atau utang lancar dengan aktiva lancar yang menunjukkan bagaimana kemampuan perusahaan membayar berbagai kewajiban jangka pendek mereka. Semakin mendekati 100% atau 1:1 maka semakin baik likuiditas suatu perusahaan.

Memperhatikan quick ratio 

Rasio Solvabilitas

Rasio solvabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk menggambarkan kemampuan perusahaan dalam mengelola sumber dana perusahaan. Oleh sebab itu, rasio ini bisa menggambarkan bagaimana kemampuan dari perusahaan untuk melunasi utang jangka panjang dan pendek mereka apabila melakukan likuidasi. Rasio ini diukur beberapa indikator seperti Rasio Total Hutang terhadap Modal sendiri dan Total Hutang terhadap Total Asset.

1. Rasio Total Hutang terhadap Total Modal

Rasio total hutang terhadap modal menggambarkan kemampuan perusahaan untuk membayar utang dengan modal yang mereka miliki. Idealnya utang perusahaan tidak melebihi modal yang mereka miliki, oleh sebab itu semakin kecil hutang dibanding modal maka semakin baik.

rasio solvabilitas: rasio total hutang terhadap modal 

2. Rasio Total Hutang terhadap Total Asset

Rasio ini juga dikenal dengan total debt to assets ratio atau bisa disebut juga sebagai debt ratio. Rasio ini berguna untuk menunjukkan sejauh mana kemampuan total aset (total aktiva) untuk menutupi utang yang dimiliki oleh perusahaan. Apabila angka rasio semakin kecil, maka semakin baik (solvable) serta disukai oleh kreditor dan investor.

Rasio solvabilitas: rasio total hutang terhadap assets

Rasio Aktivitas

Rasio aktivitas merupakan salah satu bagian terpenting yang harus anda perhatikan karena menggambarkan bagaimana aktivitas perusahaan dalam berbagai kegiatan seperti penjualan dan pembelian. Rasio aktivitas sendiri memiliki dua bagian utama yaitu rasio nilai pasar dan perputaran

Rasio Nilai Pasar

Rasio ini merupakan rasio yang mengukur harga pasar relatif terhadap nilai buku suatu perusahaan. Rasio ini sendiri terdiri dari beberapa komponen yaitu: PER (Price Earning Ratio), Dividend Yield, Dividend Payout Ratio, dan PBV (Price to Book Value).

Artikel Terkait:

Rasio Perputaran

Rasio ini menunjukkan bagaimana kemampuan perusahaan dalam mengelola aset sehingga memberikan kas masuk bagi perusahaan. Rasio ini terdiri dari rasio perputaran persediaan, perputaran aktiva tetap, dan total asset turnover.

  • Rasio Perputaran Persediaan

Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengelola persediaan yang mereka miliki. Hal ini menunjukkan seberapa baik manajemen persediaan yang dilakukan oleh perusahaan  sehingga barang berputar dengan cepat dan tidak menumpuk di gudang.

Rasio Perputaran Persediaan = Penjualan / Rata-Rata Persediaan

menghitung rasio perputaran persediaan
  • Rasio Perputaran Aktiva Tetap

Rasio perputaran aktiva tetap merupakan rasio yang menunjukkan apakah aktiva dikelola dengan baik atau tidak sehingga bisa menghasilkan penjualan yang optimal. Rasio ini menunjukkan menggambarkan apakah aset dikelola dengan baik untuk mengoptimalkan keuntungan.

cara menghitung rasio perputaran aktiva tetap
  • Rasio Perputaran Total Aktiva

Rasio ini hampir sama dengan rasio sebelumnya yang mengukur efektivitas penggunaan penggunaan aset atau aktiva dalam menghasilkan penjualan. Akan tetapi, dalam rasio ini berfokus pada total aktiva yang dimiliki oleh perusahaan.

menghitung perputaran total aktiva

Kesimpulan

Nah gimana, anda kini semakin mengertikan bagaimana menganalisis laporan keuangan sebelum berinvestasi.

Tapi anda harus tahu bahwa setiap investasi memiliki risiko sehingga anda harus terus waspada dengan berbagai risiko yang muncul saat anda berinvestasi.

Namun, apakah anda tahu bahwa anda sistem investasi equity crowdfunding yang sistemnya hampir sama dengan investasi saham, tapi memberikan anda kesempatan untuk berinvestasi ke dalam bisnis privat. Kalau belum…

Yuk Mulai Investasi Bisnis Bersama LandX, Platform Equity Crowdfunding Terpercaya

LandX memberikan kesempatan untuk anda melakukan investasi bisnis dengan modal kecil ke dalam berbagai bisnis potensial yang ada di sekitar anda. Yuk Investasi Sekarang

Supaya Gak Ketinggalan Berbagai Informasi Seputar Investasi Lainnya, Yuk Follow @landx.id di Instagram

#LandX.id    #landx.id    #landx #InvestasiBisnis    #EquityCrowdfunding    #InvestasiMenguntungkan    #Urundana    #BisnisPatungan    #InvestasiUsah