Investor Penerbit
menu-mobile

Jenis dan Cara Menghitung Return on Investment (ROI) untuk Investor

25 August 2022

|

6 Min Read

|

Author: Abdul Wahhab

Yuk simak jenis-jenis ROI dan cara menghitung return dalam investasi yang bisa memberikan anda keuntungan jangka panjang.

Return on Investment (ROI) adalah rasio untuk menunjukkan besar pengembalian (return) atau keuntungan dari investasi yang dilakukan investor oleh investor. Melalui ROI, investor jadi tau seberapa besar keuntungan dari setiap penanaman modal mereka .

Oleh sebab itu, ROI menjadi salah satu indikator penilaian utama bagi investor dalam menentukan instrumen investasi terbaik untuk jangka panjang mereka.

Apabila kamu investor pemula yang baru terjun ke dunia investasi, ROI merupakan salah satu komponen penting untuk kamu perhatikan karena kita harus paham bahwa return dan risiko adalah dua hal berkaitan sehingga kamu harus bisa mempertimbangkan hal tersebut dengan baik.

Akan tetapi, banyak orang tidak paham secara jelas apa itu return on investment (ROI) sehingga mereka tidak paham apa itu ROI analisis yang merupakan bagian penting dalam proses investasi kita.

Karena itu, yuk kita bahasa apa itu Return on Investment (ROI) dan kenapa analisis ROI sangat penting sebelum mulai berinvestasi.

Apa Itu ROI (Return on Investment)

Apabila kamu masuk ke dalam dunia investasi, kamu pasti akan sering mendengar istilah ROI atau return on investment yang menjadi salah satu rasio penting yang harus diperhitungkan dengan baik saat memulai investasi.

Cara menghitung keuntungan investasi dengan ROI adalah salah satu indikator dari rasio profitabilitas yang menjadi acuan untuk perusahaan mengambil berbagai keputusan dengan melihat berapa besar pengembalian atau keuntungan yang bisa mereka dapatkan dari investasi yang mereka lakukan.

Nilai ROI dipengaruhi oleh komponen lain seperti tingkat keuntungan dihasilkan dan bagaimana tingkat perputaran aset sebuah perusahaan atau bisnis. Karena itu, investor harus paham dengan baik bagaimana cara kerja dari suatu sistem bisnis atau investasi serta bagaimana cara suatu instrumen menghasilkan keuntungan.

Return on investment adalah tolak ukur kemampuan sebuah perusahaan atau bisnis dalam menghasilkan keuntungan dengan semua aktiva yang dimiliki. Oleh sebab itu, ROI juga menjadi salah satu tolak ukur peforma suatu perusahaan.

ROI ini juga bisa dilihat dengan berapa laba bersih yang dihasilkan dari total aktiva yang dimiliki oleh perusahaan. Dalam investasi, return on investment bisa anda jadikan patokan untuk melihat berapa keuntungan dari investasi anda lakukan.

Analisis Risk and Return dengan melihat ROI

Apabila kamu berinvestasi ke dalam bisnis, analisis terhadap ROI menjadi hal yang sangat krusial. Hal ini karena dengan menghitung investasi menggunakan metode ini dapat menunjukkan bagaimana prospek jangka panjang dari bisnis tersebut.

Selain itu, kamu bisa melalukan analilis risk and return dengan melihat ROI. Dengan mengidentifikasi perkiraan keuntungan dari investasi, Anda akan menganalisa laporan keuangan, naik-turunnya kondisi bisnis, serta kemungkinan peerumbuhan atau bahkan risiko rugi dari biaya investasi yang Anda keluarkan.

Saat investasi bisnis Anda biasanya bisa melihat besar perkiraan return on investment melalui prospektus sehingga anda bisa menghitung sendiri potensi keuntungan dari investasi yang akan anda dapatkan.

Karena itu, yuk bahas lebih lanjut soal perhitungan Investor dalam berinvestasi dengan mempelajari bagaimana menghitung ROI karena hal ini akan membantu keputusan investasi yang anda lakukan.

Cara Menghitung ROI (Return On Investment)

Menghitung ROI akan membuat anda bisa lebih mudah membandingkan efisiensi dari pilihan investasi yang anda lakukan karena setiap instrumen investasi memiliki tingkat return yang berbeda-beda. Salah satu cara menghitung ROI adalah dengan membandingkan besar keuntungan yang didapatkan dengan besar investasi awal yang anda dapatkan, atau lebih simpelnya dengan rumus seperti di bawah ini:

Rumus Menghitung ROI:

Rumus menghitung ROI yang penting untuk kamu pahami dengan baik baik

Akan tetapi anda harus ingat bahwa ROI tidak faktor tunggal yang harus anda pikirkan dalam investasi karena kamu juga harus paham bahwa potensi keuntungan besar juga diikuti dengan risiko besar pula.

Oleh sebab itu, selain melakukan analisis terhadap ROI kamu juga perlu melakukan analisis dengan berbagai rasio keuangan lain agar bisa melihat bagaimana prospek jangka panjang dari instrumen tempat kamu berinvestasi.

Pentingnya Analisis ROI

Dalam investasi, kamu harus paham bahwa risk dan return merupakan dua hal yang saling berkaitan satu sama lain sehingga kamu harus paham bahwa di balik return tinggi terdapat juga risiko besar juga.

Oleh sebab itu, sebagai investor kamu tidak boleh tergiur untung besar semata tanpa memikirkan risiko-risiko yang harus kamu hadapi di masa mendatang. Hal ini sering kali dilupakan para investor, terutama investor pemula yang biasanya mudah tergiur dengan janji-janji return tinggi dalam waktu singkat.

Jenis Return on Investment dalam Investasi

Karena berbicara terkait return, maka tentu kita harus paham dulu berbagai jenis return atau pengembalian dalam investasi.

Apabila kamu berinvestasi melalui instrumen investasi melalui saham maka salah satu return adalah dividen, maka dari itu ROI akan dihitung berdasarkan berapa besar dividen yang bisa dihasilkan oleh setiap lembar saham yang kamu pegang.

Selain dividen, return saham juga bisa berupa capital gain yang dihitung dari selisih antara harga jual dan harga beli dari saham yang kamu miliki. Apabila ingin menghitung ROI, maka kamu perlu membandingkan gain yang kamu dapat dengan jumlah investasi yang kamu keluarkan.

Instrumen investasi seperti obligasi dan deposito merupakan jenis yang memberikan return berupa bunga/ interest yang sudah dijelaskan di awal sehingga gambaran dalam perhitungan ROI nya sudah dijelaskan sejak awal.

Berapa Return on Investment Terbaik?

Dalam menentukan nilai return terbaik anda tidak bisa berpatokan hanya pada besaran angka yang ditawarkan oleh investasi yang anda lakukan. Anda perlu melihat faktor lain seperti profil risiko dari investasi dan periode pengembalian dari investasi yang anda lakukan.

Karena itu saat melihat potensi ROI yang tinggi anda tidak langsung tergiur tanpa paham risiko yang mungkin anda hadapi dalam beberapa periode ke depan.

Apakah ROI Adalah Pertimbangan Utama?

Dalam memilih investasi, orang memang sering menjadikan Return on Investment (ROI) sebagai acuan utama mereka. Akan tetapi, kamu harus ingat dengan konsep “high risk high return” sehingga dalam setiap return tinggi yang ditawarkan ada risiko besar juga yang harus berani untuk anda hadapi.

Karena itu, ROI seharusnya tidak menjadi satu-satunya faktor yang harus kamu perhatikan saat berinvestasi. Saat mencari instrumen investasi terbaik kamu perlu memikirkan lagi bagaimana profil risiko dan tujuan finansial seperti apa yang ingin kamu capai.

Selain itu, dalam memilih instrumen investasi jangka panjang kamu harus bisa melihat jauh ke depan agar kamu bisa memproyeksikan bagaimana potensi suatu instrumen investasi di masa mendatang.

Investasi dengan ROI Tinggi

Investasi bisnis merupakan investasi dengan potensi yang ROI yang bisa dibilang cukup tinggi. Namun tentu anda harus tetap pintar memilih mana bisnis yang bisa memberikan anda keuntungan besar dalam jangka panjang.

Anda bisa memilih sektor bisnis yang memiliki potensi pasar yang luas sehingga bisa memberikan return yang tinggi. Anda bisa mulai dengan equity crowdfunding yang bisa membuat anda bisa memulai investasi bisnis dengan modal kecil dan return yang tinggi.

Kesimpulan

Setelah paham apa itu ROI, ke depan anda harus bisa lebih bijak memilih investasi berdasarkan return on investment yang ditawarkan.

Akan tetapi anda juga harus berhati-hati menggunakan rasio ini dalam memilih investasi karena ada berbagai faktor pertimbangan lain yang perlu dianalisis saat membangun aset investasi anda.

Karena Itu, Yuk Investasi Bisnis Terbaik dengan Return Tinggi Bersama LandX

miliki bisnis modal kecil cuma dengan 1 jutaan dapat 4 cabang

Baca Juga