Perkembangan zaman membuat hunian jenis properti untuk hunian pun kini semakin beragam. Apabila dahulu kita hanya mengenal rumah tapak atau landed house, seiring berjalannya waktu kini muncul jenis hunian baru yaitu apartemen yang menjadi salah satu hunian favorit masyarakat modern saat ini.

Apartemen merupakan salah satu gaya hunian yang muncul sebagai solusi dari semakin terbatasnya ketersediaan lahan untuk hunian. Hal ini karena lahan yang dibangun apartemen bisa dihuni lebih banyak orang dibandingkan apabila dibangun rumah tapak atau landed house. Oleh sebab itu apartemen atau hunian vertikal menjadi solusi bagi orang yang berada di kota besar dengan lahan hunian yang semakin terbatas.

Akan tetapi, tidak semua orang suka tinggal di hunian jenis sehingga rumah tapak masih menjadi hunian favorit sebagian besar masyarakat.

Nah buat kamu yang masih bingung memutuskan mau rumah atau apartemen sebagai properti hunian atau investasi anda, yuk simak kelebihan dan kekurangan dari kedua properti ini.

Table of Content

Kelebihan dan Kekurangan Rumah (Landed House)

Pertama mari kita bahas kelebihan dari rumah dibandingkan apartemen terlebih dahulu.

Kelebihan Rumah (Landed House)

Jenis Kepemilikan Lahan

Apabila anda membeli rumah tapak atau landed house, maka anda secara otomatis akan memiliki tanah atau lahan tersebut. Hal ini merupakan salah satu alasan kenapa banyak orang memilih untuk membeli rumah dibandingkan apartemen. Oleh sebab itu, banyak orang lebih suka berinvestasi dengan membeli rumah.

Ketersediaan Lahan Terbuka

Ketersediaan lahan terbuka merupakan salah satu keunggulan yang anda dapatkan saat membeli rumah. Apabila anda membeli apartemen, maka lahan kepemilikan yang anda miliki akan cenderung lebih minim dibandingkan membeli rumah tapak. Apalagi bagi orang yang hobi berkebun dan bercocok tanam. Biasanya rumah tapak memiliki space terbuka lebih besar sehingga bisa anda gunakan untuk berbagai kegiatan  dan hobi.

Kemudahan Renovasi

Apabila anda membeli rumah tapak, maka anda bisa lebih leluasa dan mudah untuk merenovasi properti yang anda miliki. Hal ini merupakan hal yang sulit anda dapatkan apabila anda membeli apartemen karena keterbatasan ruang yang anda miliki. Selain itu, apabila anda ingin melakukan renovasi anda harus meminta izin manajemen gedung terlebih dahulu. Hal ini sangat penting terutama apabila anda sewaktu-waktu ingin mengalih fungsikan properti anda menjadi lokasi bisnis atau hal lain.

Lingkungan Sosial

Tinggal di rumah tapak membuat anda bisa bersosialisasi lebih mudah dengan tetangga dibandingkan tinggal di apartemen. Apabila anda suka bersosialisasi, maka hunian tapak lebih cocok untuk anda.

Nilai Properti

Rumah biasanya lebih mudah dijual dibandingkan apartemen karena saat ini permintaan akan rumah masih lebih tinggi dibandingkan apartemen. Selain itu, sertifikat rumah juga bisa anda gunakan sebagai sumber dana darurat apabila anda sewaktu-waktu membutuhkan uang.

Kekurangan Rumah (Landed House)

Ancaman Banjir

Salah satu pertimbangan pertimbangan penting sebelum membeli rumah adalah ancaman banjir yang sudah menjadi langganan di beberapa kawasan di Indonesia. Oleh sebab itu, mencari rumah yang berada di kawasan bebas banjir menjadi semakin sulit sehingga banyak orang lebih memilih tinggal di apartemen.

Harga yang Tinggi

Harga rumah tapak relatif lebih tinggi apabila dibandingkan dengan harga apartemen terutama untuk rumah tapak yang berada di kawasan strategis. Harga rumah untuk kawasan-kawasan strategis biasanya sudah sangat mahal sehingga sulit untuk dijangkau dan membuat orang memutuskan untuk tinggal di apartemen saja.

Isu Keamanan

Masalah keamanan memang menjadi perhatian khusus sebelum membeli rumah. Apalagi angka kriminalitas yang semakin tinggi dari waktu ke waktu membuat anda harus ekstra hati-hati dalam memilih rumah. Hal ini berbeda dengan apartemen yang lebih ketat sistem keamanannya.

Kelebihan dan Kekurangan Apartemen

Selanjutnya, mari kita bahas kelebihan dan kekurangan dari apartemen atau hunian vertikal.

Kelebihan Apartemen

Sistem Keamanan

Keamanan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong orang untuk lebih memilih apartemen daripada rumah. Apartemen biasanya memiliki sistem keamanan yang lebih ketat dan terpantau apalagi akses masuk apartemen biasanya lebih ketat dan terbatas. Hal ini membuat para penghuni menjadi lebih aman dan nyaman.

Fasilitas yang Lengkap

Apartemen biasanya memiliki konsep one stop living sehingga dilengkapi berbagai fasilitas untuk berbagai kegiatan konsumen. Biasanya apartemen dilengkapi dengan berbagai fasilitas bersama seperti kolam renang, gym, hingga pusat perbelanjaan. Hal ini membuat hidup para penghuninya menjadi lebih mudah.

Harga Relatif Lebih Terjangkau

Apabila dibandingkan dengan rumah, harga apartemen memang lebih terjangkau sehingga lebih diminati anak muda. Oleh sebab itu, banyak pasangan muda lebih memilih tinggal di apartemen karena dinilai lebih terjangkau. Hal ini menjadi solusi dari semakin terbatasnya lahan yang membuat harga rumah meningkat signifikan di kawasan-kawasan strategis seperti pusat kota.

Kekurangan Apartemen

Biaya Perawatan

Sebagai penghuni apartemen, anda berkewajiban untuk membayar berbagai biaya perawatan dan keamanan yang biayanya lumayan besar. Biaya ini mulai dari perawatan gedung, fasilitas, manajemen, dan biaya keamanan dari gedung apartemen. Oleh sebab itu, anda harus memikirkan biaya-biaya ini apabila ingin membeli apartemen.

Keterbatasan Lahan

Salah satu kelemahan dari hunian vertikal seperti apartemen adalah keterbatasan lahan yang anda miliki. Oleh sebab itu, keterbatasan lahan ini harus menjadi pertimbangan penting sebelum anda memutuskan membeli suatu apartemen.

Kepemilikan Unit

Kepemilikan dari apartemen biasanya dalam bentuk Hak Guna Bangunan (HGB) yang masa berlakunya beragam mulai dari 20 tahun. Setelah masa ini habis, maka pemilik harus memperpanjang sertifikat ini dan membutuhkan biaya lagi. Hal ini berbeda dengan membeli rumah tapak yang membuat anda otomatis memiliki tanah juga.

Rumah Vs Apartemen untuk Investasi

Setelah paham kelebihan dan kekurangan dari kedua jenis hunian ini tentu anda kini sudah bisa menentukan hunian mana yang cocok untuk anda. Selain itu, apabila properti ini akan dijadikan investasi maka anda sekarang anda sudah tahu mana yang bisa memberikan potensi keuntungan yang lebih besar.

Apabila anda ingin berinvestasi dengan rumah, maka anda bisa membuka properti sewaan atau merenovasi properti anda menjadi rumah kost. Namun, apabila anda memiliki apartemen, anda juga tetap bisa menyewakan properti yang anda miliki dengan jangka waktu beragam baik haria hingga tahunan. Hal ini kembali lagi kepada budget tujuan investasi yang anda inginkan.

Namun, apabila belum memiliki modal besar, anda bisa kok investasi properti modal kecil dengan skema equity crowdfunding. Skema ini memiliki potensi keuntungan yang cukup besar dengan modal kecil. Karena itu, tunggu apalagi…

Yuk Mulai Investasi Properti Modal Kecil Bersama LandX

LandX merupakan platform equity crowdfunding yang menyediakan berbagai pilihan properti dan bisnis untuk investasi jangka panjang yang menguntungkan.

Jangan Lupa!!! Follow Instagram Kami di @landx.id Supaya Kamu Semakin Update dengan Berbagai Info Terbaru Seputar Investasi dan Bisnis

#LandX.id    #landx.id    #landx  #InvestasiBisnis    #EquityCrowdfunding    #InvestasiMenguntungkan    #Urundana    #BisnisPatungan    #InvestasiUsaha

Baca Juga: