Mengelola keuangan dengan berinvestasi merupakan salah satu cara untuk mengembangkan uang yang anda miliki agar terus berkembang dan tidak mengalami penurunan nilai di masa mendatang.

Investasi kini memiliki instrumen yang kian beragam dan bisa dilakukan dengan lebih mudah melalui sistem online.

Reksa dana dan saham merupakan dua istrumen investasi yang paling populer di kalangan masyarakat belakangan ini karena dinilai bisa memberikan keuntungan dalam jangka panjang melalui return yang dihasilkan oleh investasi dalam jangka panjang.

Akan tetapi, masyarakat masih sering keliru dan sehingga belum paham perbedaan reksa dana dan saham. Karena itu mari kita bahas lebih lanjut apa perbedaan reksa dana dan saham agar anda semakin paham cara mengelola keuangan lewat investasi.


Table of Content


Instrumen Investasi Reksa Dana dan Saham

Dilihat dari sisi bentuk instrumen yang digunakan, reksa dana dan saham memiliki perbedaan dari bentuk instrumen yang digunakan.

Dalam reksa dana, instrumen yang digunakan akan beragam mulai dari obligasi, deposito dan termasuk saham yang akan dikombinasikan dan diatur oleh seorang manajer investasi agar bisa memberikan keuntungan yang maksimal.

Artinya reksa dana bisa menggunakan beberapa jenis instrumen sekaligus tergantung bagaimana keputusan dari manajer investasi.

Sedangkan saham, mengacu pada bagian akan sebuah perusahaan atau bisnis yang telah diberikan dana. Dalam saham investor akan mendapatkan keuntungan berupa dividen dan capital gain.

Dividen merupakan pembagian keuntungan yang akan diberikan di akhir periode yang sudah dijanjikan yang besarannya disesuaikan dengan besar kepemilikan saham anda akan sebuah perusahaan.

Sedangkan capital gain merupakan keuntungan yang didapatkan dengan dari selisih harga beli awal dan harga jual saham di pasar sekunder.

Periode Investasi

Jangka waktu atau periode investasi merupakan hal penting yang harus anda perhatikan saat akan memilih instrumen investasi. Reksa dana dan saham memiliki periode investasi yang berbeda-beda tergantung dengan jenis reksa dana yang akan kamu pilih.

Reksa dana biasanya periode investasi beragam sesuai dengan produk reksa dana yang akan anda beli. Periode investasi yang ditawarkan manajer investasi pun beragam sehingga cocok untuk investasi jangka panjang dan jangka pendek menyesuaikan tujuan investasi anda.

Untuk jangka pendek anda bisa mulai berinvestasi ke dalam reksa dana pasar uang yang cenderung memiliki periode yang lebih pendek yaitu kurang dari 2 tahun. Sedangkan untuk jangka panjang ada berbagai pilihan reksa dana lain dalam periode 5-10 tahun.

Dalam investasi saham, periode investasi biasanya dilakukan dalam jangka panjang dengan periode 5-10 tahun tergantung jenis saham dipilih berdasarkan analisis yang anda lakukan.

Akan tetapi saham juga bisa menjadi instrumen yang diperjualbelikan dalam jangka pendek tergantung dengan keputusan investasi anda.

Risiko dan Return Dalam Investasi

Perbedaan mendasar lain antara reksa dana dan saham adalah tingkat risiko dan return yang ditimbulkan dari instrumen ini.

Reksa dana bisa dibilang instrumen investasi dengan risiko yang lebih kecil dibandingkan saham karena dana yang akan keluarkan akan dikelola oleh manajer investasi berpengalaman dan berizin.

Berinvestasi melalui reksa dana berarti dana anda akan dikelola oleh manajer investasi yang akan menentukan instrumen mana saja yang akan dibeli untuk membantu mengembangkan dana anda.

Saham merupakan jenis investasi dengan risiko cukup tinggi karena fluktuasi pasar saham yang sulit untuk diprediksi.

Akan tetapi risiko tinggi ini juga diikuti potensi keuntungan yang besar pula. Memilih berinvestasi di pasar saham artinya anda siap melakukan berbagai analisis untuk menentukan saham mana yang sesuai dengan tujuan investasi anda.

Dalam saham, modal awal yang harus anda keluarkan akan berbeda-beda tergantung jenis saham yang akan anda beli. Untuk berinvestasi saham anda harus membeli minimal 1 lot yang berisikan 100 lembar saham.

Anda bisa mulai menyesuaikan saham yang akan anda beli dengan modal investasi yang akan anda keluarkan dengan melihat harga saham di pasar modal. Sementara itu, reksa dana merupakan investasi yang bisa anda mulai dengan modal yang kecil yaitu dengan minimal 100 ribu anda sudah bisa membeli reksa dana.

Kalau anda sudah paham perbedaannya, sekarang saatnya anda mulai berinvestasi di pasar modal baik itu lewat saham maupun reksa dana.

Salurkan Investasi Anda Melalui Berbagai Bisnis Potensial Melalui Aplikasi LandX


Baca Juga:


Supaya Selalu Update Info Seputar Investasi Yuk Follow Instagram Kami @landx.id

‌#LandX.id #landx.id #InvestasiBisnis #EquityCrowdfunding #InvestasiMenguntungkan #Urundana #BisnisPatungan #InvestasiUsaha