Investor Penerbit
menu-mobile

Suku Bunga Acuan Naik Jadi 5,25%, Ini Dampaknya Bagi Masyarakat

22 November 2022

|

5 Min Read

|

Author: Umar Tusin
Alasan kenaikan suku bunga

Kenaikan suku bunga acuan akan berdampak positif dan negatif bagi masyarakat. Apa saja dampak naik turun suku bunga di Indonesia? Yuk lihat penjelasannya melalui artikel berikut ini.

Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 50 basis points (bps) dari 4,75% menjadi 5,25%. Demikian pula suku bunga Deposit Facility sebesar 50 bps menjadi 4,50%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 50 bps menjadi 6,00%. Keputusan suku bunga Indonesia terbaru tersebut menjadi kenaikan suku bunga Indonesia keempat kalinya secara beruntun sejak bulan Agustus 2022. 

Lalu, apa penyebab suku bunga acuan naik lagi? Untuk mengetahui alasannya, simak penjelasannya berikut!

Alasan Kenaikan Suku Bunga

Kenapa suku bunga naik? Kenaikan suku bunga Indonesia Q4 disebabkan oleh beberapa faktor ekonomi dalam negeri dan luar negeri. Berikut adalah penjelasan mengenai alasan kenaikan suku bunga.

1. Mengontrol Laju Inflasi

Suku bunga 2022 kembali naik untuk merespon laju inflasi yang terlalu tinggi. Inflasi di Indonesia pada bulan Oktober 2022 mencapai 5,71%  (secara tahunan/ year on year). Meski angka tersebut turun dari bulan sebelumnya yaitu 5,95%, angka inflasi masih di luar target sasaran inflasi bank sentral Indonesia pada 2023 yang hanya di angka 2-4% saja.

“Keputusan kenaikan suku bunga merupakan langkah lanjutan untuk menurunkan ekspektasi inflasi yang masih tinggi dan memastikan inflasi inti kembali ke sasaran ​​3±1%​ lebih awal,” ujar  Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, dalam konferensi pers virtual, Kamis (17/10).

2. Memperkuat Nilai Tukar Rupiah

Penyesuaian suku bunga juga ditujukan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah menguatnya dolar AS, tingginya ketidakpastian pasar keuangan global, dan meningkatnya permintaan ekonomi domestik yang tetap kuat.

3. Strategi Menarik Investor

Bank Indonesia akan terus menjual dan membeli SBN di pasar sekunder untuk memperkuat transmisi kenaikan suku bunga. Hal tersebut juga dilakukan untuk meningkatkan daya tarik imbal hasil SBN dan diharapkan mengundang aliran modal asing (investor asing). Investor asing yang meningkat tentu akan memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah.

4. Efek The Funds Rate

Kebijakan bank sentral Amerika (The Fed) sangat berpengaruh bagi ekonomi global, termasuk Indonesia. Inflasi yang tinggi di Amerika membuat The Fed menaikan Federal Funds Rate (suku bunga Amerika) yang diperkirakan sampai awal 2023.

Naiknya suku bunga Amerika membuat mata uang dollar Amerika menguat sehingga memberikan tekanan nilai tukar di beberapa negara. Merespon tekanan tersebut, Bank Indonesia memperkuat kebijakan moneter untuk dengan menaikkan suku bunga acuan untuk menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Naik Turun Suku Bunga di Indonesia

Secara umum naiknya suku bunga ditujukan untuk menekan laju inflasi. Inflasi sendiri disebabkan oleh jumlah uang beredar terlalu tinggi sehingga mengakibatkan harga barang dan jasa menjadi naik. 

Namun jika uang yang beredar juga terlalu sedikit maka bisa mengakibatkan deflasi dan mengakibatkan perekonomian melambat. Oleh sebab itu, pemerintah melalui Bank Indonesia mengatur inflasi untuk menciptakan kondisi perekonomian yang stabil. 

Bagi masyarakat, naiknya suku bunga akan membuat pinjaman bank semakin mahal. Hal tersebut membuat pelaku usaha kesulitan mencari modal karena bunga kredit (pinjaman) akan semakin tinggi.

Karena sulitnya mencari modal, maka akan berdampak pada perusahaan yang kesulitan mengembangkan usahanya dan mendapat penghasilan yang maksimal. Hal tersebut menjadi efek domino yang menyebabkan perusahaan tidak mampu membayar upah karyawan atau merekrut karyawan baru. 

Pada sektor properti, kenaikan suku bunga juga berdampak negatif. Naiknya suku bunga akan membuat masyarakat enggan mengajukan kredit perumahan karena bunga yang tinggi. Sedangkan dampak positifnya, peningkatan suku bunga membuat harga barang dan jasa lebih terjangkau.

Suku Bunga Terhadap Investasi

Jika naiknya suku dianggap membuat pendapatan menurun dan berpotensi membuat arus kas perusahaan menurun, maka nilai saham perusahaan tersebut juga akan menurun. Penurunan arus kas membuat pertumbuhan perusahaan menurun sehingga investor enggan menanamkan modal di perusahaan tersebut.

Untuk instrumen obligasi terjadi hubungan terbalik dengan suku bunga. Saat suku bunga naik, harga obligasi turun (dan sebaliknya). Semakin lama jatuh tempo obligasi, semakin berfluktuasi sesuai dengan perubahan tingkat bunga. 

Namun, masih ada instrumen investasi yang mendapat keuntungan akibat dari kenaikan suku bunga. Salah satu yang paling diuntungkan adalah instrumen investasi deposito. Naiknya suku bunga akan menambah bunga deposito, sehingga investor akan lebih tertarik menaruh modalnya di deposito untuk mendapat keuntungan dari bunga yang tinggi.

Peluang Investasi Equity Crowdfunding

Selain untuk mendapatkan passive income, tujuan investasi adalah untuk menjaga nilai aset yang dimiliki. Mengingat inflasi dapat menurunkan nilai uang dengan cara menurunkan daya beli dan menaikkan harga barang, maka langkah cerdas kamu sebagai investor adalah meminimalkan dampak risiko inflasi, salah satunya yaitu dengan berinvestasi. Dalam melakukan investasi, hilangnya nilai uang akibat inflasi dapat dihindari dengan memilih instrumen yang berpotensi menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi daripada inflasi.

Saat ini, jenis instrumen investasi sudah sangat beragam. Investor juga sudah bisa membeli instrumen investasi dengan mudah dan cepat melalui smartphone. Selain instrumen investasi konvensional seperti emas, deposito, properti, dan obligasi, juga tersedia instrumen investasi dalam skema equity crowdfunding.

Equity crowdfunding adalah sistem urun dana yang dilakukan investor untuk mengembangkan suatu usaha atau bisnis. Investor yang melakukan urun dana akan mendapat saham kepemilikan dan berpotensi mendapat dividen dari perusahaan tersebut.

Lantas bagaimana cara investor urun dana? Investor bisa melakukan pembelian saham melalui platform equity crowdfunding. Platform equity crowdfunding akan menghubungkan para investor dengan berbagai pelaku usaha atau bisnis yang sedang membutuhkan modal.

Salah satu platform equity crowdfunding berizin OJK adalah LandX. Hingga saat ini, LandX sudah berhasil menyalurkan modal ke 44 emiten (perusahaan) dari 88.000 investor dari seluruh Indonesia. Sektor perusahaan yang sudah berhasil diberikan modal melalui LandX antara lain perhotelan (makanan dan minuman), properti, perhotelan, klinik kecantikan, dan perkapalan.

Jika kamu ragu berinvestasi ke suatu perusahaan, LandX sudah memberikan jawabannya melalui prospektus yang dapat diunduh di aplikasi. Prospektus tersebut akan memuat informasi profil perusahaan, skema bisnis, dan laporan keuangan. Dengan begitu kamu akan bisa meyakinakan diri untuk berinvestasi di perusahaan yang berpotensi cuan.

 

Ayo Investasi Saham Equity Crowdfunding di LandX!