Salah satu istilah penting yang sering muncul dalam investasi adalah volatilitas atau volatility. Volatilitas merupakan salah satu istilah yang akan sering dalam investasi terutama apabila anda berinvestasi melalui instrumen saham.

Sebagai investor penting bagi anda paham berbagai istilah dalam investasi agar langkah investasi yang anda ambil tidak salah dan merugikan anda.

Karena itu mari kita bahas apa itu volatilitas agar anda dapat mengambil keputusan investasi yang lebih baik lagi.

Table of Content

Volatilitas adalah tingkat fluktuasi harga dari sebuah saham atau sekuritas dalam waktu ke waktu sehingga sering juga disebut sebagai “market mood” karena berkaitan dengan naik turunnya harga sekuritas dalam kurun waktu tertentu.

Volatilitas bisa dijadikan sebagai acuan untuk menghitung peluang dan risiko dari suatu sekuritas.

Volatilitas juga bisa jadi acuan untuk melihat pergerakan suatu sekuritas, volatilitas yang tinggi menunjukkan bahwa pergerakan harga di pasar bergerak dengan cepat jika dibandingkan dengan pasar dengan volatilitas rendah.

Dalam trading forex volatilitas merupakan hal penting yang sangat diperhatikan karena keuntungan yang didapatkan investor berasal dari pergerakan pasar.

Akan hal ini tentu saja juga diikuti dengan risiko yang tinggi karena fluktuasi pasar.

Biar anda semakin paham, mari kita bahas beberapa jenis volatilitas

Jenis-Jenis Volatilitas

Volatilitas memiliki beberapa jenis yaitu:

  1. Volatilitas Historis (Historical Volatility): Volatilitas historis merupakan jumlah volatilitas yang dimiliki oleh sebuah efek dalam setahun terakhir. Jenis ini melihat bagaimana variasi harga saham dalam satu tahun terakhir. Apabila suatu saham memiliki harga yang variatif dalam setahun terakhir berarti saham tersebut memiliki nilai volatilitas yang tinggi.
  2. Volatilitas Pasar (Market Volatility): Volatilitas pasar merupakan kecepatan perubahan harga di pasar manapun termasuk di dalamnya pasar saham, komoditas dan valuta asing. Peningkatan volatilitas pasar biasanya menandakan bahwa kondisi sedang berada di dasar atau puncak pasar sudah dekat. Saat menghadapi kondisi ini investor akan mengambil keputusan sesuai dengan strategi investasi yang mereka miliki.
  3. Volatilitas Tersirat (Implied  Volatility): Jenis ini mengacu kepada pandangan trader terhadap volatilitas yang akan terjadi di masa mendatang. Hal ini mengacu tingkat permintaan dan penawaran dari sebuah saham yang digunakan untuk memprediksi naik turunnya sebuah saham di masa mendatang.
  4. Volatilitas Saham: Volatilitas saham menggunakan pengukuran yang disebut beta yang bisa menjelaskan kepada anda seberapa baik harga sebuah saham berkorelasi dengan Indeks Standard & Poor's 500. Jika harga saham bergerak sempurna sejalan dengan indeks maka nilai beta-nya akan 1 dan apabila lebih dari 1 artinya saham memiliki nilai yang tidak stabil sehingga mudah berubah dan begitu juga sebaliknya. Angka ini bisa menjadi salah satu acuan bagi investor untuk memilih saham untuk investasi mereka.

Penyebab Terjadinya Volatilitas

Volatilitas terjadi karena beberapa hal, berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya volatilitas:

Industri dan Sektor Bisnis

Perubahan dan munculnya tren baru menimbulkan volatilitas terhadap industri dan sektor bisnis tertentu. Misalnya saja digitalisasi yang membuat banyak bisnis menjadi berkembang pesat tapi juga menyebabkan sebagian bisnis mengalami penurunan hingga bangkrut. Hal-hal seperti akan seringkali terjadi sehingga anda sebagai investor harus bisa mengambil langkah yang tepat dalam menghadapi perubahan tersebut.

Kondisi Ekonomi dan Politik

Kondisi ekonomi dan politik dalam suatu negara akan sangat berpengaruh terhadap volatilitas dari efek. Hal ini karena pemerintah merupakan pihak yang mengatur berbagai kebijakan politik dan ekonomi sehingga setiap kebijakan ekonomi dan politik yang diambil akan mempengaruhi volatilitas dari sebuah saham.

Saat negara memiliki kondisi ekonomi dan politik yang stabil, maka nilai sekuritas juga akan ikut stabil. Oleh sebab itu anda harus bisa melihat sejauh mana dampak dari fenomena ekonomi dan politik terhadap perubahan nilai instrumen investasi.

Performa Perusahaan

Volatilitas juga berkaitan dengan bagaimana performa perusahaan sehingga perubahan harga saham sangat berkaitan dengan kinerja perusahaan. Saat produk-produk yang ditawarkan inovatif dan laku di pasar  maka harga akan naik karena banyak investor tertarik untuk membeli saham tersebut. Akan tetapi saat produk yang ditawarkan tidak sukses di pasar maka harga akan turun karena investor mulai ragu dengan kinerja perusahaan.

Kesimpulan

Setelah paham apa itu volatilitas, maka sekarang tentu saja anda jadi semakin mengerti tentang bagaimana memilih saham terbaik untuk investasi anda.

Tapi anda harus tahu bahwa setiap investasi memiliki risiko sehingga anda harus terus waspada dengan berbagai risiko yang muncul saat anda berinvestasi.

Namun, apakah anda tahu bahwa anda sistem investasi equity crowdfunding yang sistemnya hampir sama dengan investasi saham, tapi memberikan anda kesempatan untuk berinvestasi ke dalam bisnis privat. Kalau belum…

Yuk Mulai Investasi Bisnis Bersama LandX, Platform Equity Crowdfunding Terpercaya

LandX memberikan kesempatan untuk anda melakukan investasi bisnis dengan modal kecil ke dalam berbagai bisnis potensial yang ada di sekitar anda. Yuk Investasi Sekarang

Supaya Gak Ketinggalan Berbagai Informasi Seputar Investasi Lainnya, Yuk Follow @landx.id di Instagram

#LandX.id #landx.id #landx #InvestasiBisnis #EquityCrowdfunding #InvestasiMenguntungkan #Urundana #BisnisPatungan #InvestasiUsaha


Baca Juga: